Newcastle vs Liverpool Berakhir Imbang, Ini Statistik Pertandingan

Pertandingan Newcastle vs Liverpool berakhir imbang 2-2 dalam duel pekan pertama Premier League 2026/2027 di St James’ Park, Minggu, 23 Agustus 2026. Laga tersebut berlangsung sengit sejak menit awal hingga penghujung pertandingan. Newcastle dua kali memimpin, tetapi Liverpool mampu menyamakan kedudukan dan membawa pulang satu poin lewat gol penalti Dominik Szoboszlai pada menit ke-90+9.

Dari sisi statistik, Liverpool terlihat lebih dominan. The Reds mencatat 61 persen penguasaan bola, melepaskan 27 tembakan, serta menghasilkan tujuh tembakan tepat sasaran. Newcastle memiliki 39 persen penguasaan bola dengan 13 tembakan dan empat tembakan tepat sasaran. Data tersebut menunjukkan bahwa Liverpool lebih banyak mengontrol permainan, tetapi Newcastle tampil efektif dalam memanfaatkan peluang.

Hasil Newcastle 2-2 Liverpool juga memperlihatkan pertandingan dengan perbedaan pendekatan. Liverpool lebih banyak mengandalkan penguasaan bola dan pembangunan serangan, sedangkan Newcastle terlihat berbahaya melalui transisi cepat. Berikut ulasan lengkap jalannya pertandingan dan statistik Newcastle vs Liverpool.

Newcastle Unggul Cepat Lewat Anthony Elanga

Newcastle langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Matthias Jaissle tampil agresif dan berusaha memanfaatkan kesalahan Liverpool.

Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit kelima. Anthony Elanga berhasil mencetak gol setelah Newcastle melakukan serangan cepat. William Osula memberikan assist untuk gol tersebut setelah Liverpool kehilangan bola dalam proses membangun serangan.

Gol tersebut membuat Newcastle unggul 1-0 sekaligus memberikan keuntungan psikologis bagi tuan rumah.

Liverpool kemudian mencoba meningkatkan penguasaan bola. Namun, Newcastle tetap mampu memberikan ancaman melalui serangan balik.

Liverpool Lebih Dominan dalam Penguasaan Bola

Salah satu statistik paling menarik dari pertandingan ini adalah penguasaan bola.

Liverpool menguasai sekitar 61 persen bola, sedangkan Newcastle berada di angka 39 persen. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa Liverpool lebih banyak mengontrol jalannya pertandingan.

The Reds juga mencatat 377 umpan sukses dari 447 percobaan, atau sekitar 84 persen akurasi. Newcastle mencatat 229 umpan sukses dari 298 percobaan dengan akurasi sekitar 77 persen.

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa Liverpool lebih nyaman memainkan bola dan membangun serangan dari lini belakang.

Namun, penguasaan bola tersebut belum mampu langsung mengubah keadaan.

Newcastle Lebih Efektif dalam Transisi

Walaupun kalah dalam penguasaan bola, Newcastle menunjukkan efektivitas yang cukup baik ketika mendapatkan kesempatan menyerang.

The Magpies hanya melakukan 13 tembakan, tetapi mampu mencetak dua gol. Sebaliknya, Liverpool melepaskan 27 tembakan untuk menghasilkan dua gol.

Perbedaan ini menunjukkan karakter permainan kedua tim.

Newcastle lebih banyak menunggu kesempatan dan memanfaatkan ruang ketika Liverpool kehilangan bola. Liverpool, sementara itu, harus menghadapi pertahanan yang lebih rapat sehingga membutuhkan lebih banyak percobaan untuk menciptakan peluang.

Cody Gakpo Samakan Kedudukan

Liverpool akhirnya mendapatkan gol penyama pada menit ke-55.

Cody Gakpo melepaskan tembakan rendah dari luar kotak penalti yang berhasil masuk ke gawang Newcastle. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1.

Gol Gakpo menjadi titik penting bagi Liverpool. Setelah tertinggal sepanjang babak pertama, The Reds akhirnya berhasil memanfaatkan tekanan mereka.

Gakpo kemudian mendapatkan apresiasi dari pendukung Liverpool. Ia terpilih sebagai Player of the Match Liverpool melalui voting suporter.

Joe Willock Membawa Newcastle Unggul Lagi

Kedudukan 1-1 hanya bertahan sebentar.

Dua menit setelah Liverpool menyamakan kedudukan, Joe Willock berhasil mencetak gol untuk Newcastle. Ia membuat tuan rumah kembali unggul 2-1 pada menit ke-57.

Gol tersebut berasal dari serangan Newcastle yang memanfaatkan pergerakan Yoane Wissa. Wissa memberikan kontribusi penting dalam proses terciptanya gol Willock.

Newcastle kembali berada dalam posisi yang sangat menguntungkan.

Liverpool Menciptakan Lebih Banyak Peluang

Setelah kembali tertinggal, Liverpool terus meningkatkan tekanan.

Statistik menunjukkan betapa dominannya The Reds dalam menciptakan peluang. Liverpool menghasilkan 27 tembakan, sementara Newcastle hanya 13.

Dari jumlah tersebut, Liverpool mencatat tujuh tembakan tepat sasaran dan Newcastle empat.

Liverpool juga menghasilkan 36 sentuhan di dalam kotak penalti Newcastle, lebih dari dua kali lipat jumlah Newcastle yang mencatat 16 sentuhan di kotak penalti Liverpool.

Angka tersebut menunjukkan bahwa Liverpool cukup sering masuk ke area berbahaya, tetapi penyelesaian akhir mereka belum cukup untuk menghasilkan kemenangan.

Expected Goals Liverpool Lebih Tinggi

Statistik expected goals atau xG juga memberikan gambaran menarik.

Liverpool mencatat xG sekitar 2,74, sedangkan Newcastle berada di angka 1,43.

Artinya, berdasarkan kualitas peluang yang tercipta, Liverpool sebenarnya menghasilkan kesempatan mencetak gol dengan nilai yang lebih tinggi.

Namun, Newcastle berhasil mencetak dua gol dari peluang yang mereka dapatkan.

Statistik xG tidak menentukan hasil pertandingan, tetapi dapat menjadi indikator bahwa Liverpool sebenarnya memiliki cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan.

Newcastle Punya Tiga Big Chances

Meski Liverpool lebih dominan secara keseluruhan, Newcastle juga mampu menciptakan peluang berkualitas.

Data pertandingan menunjukkan Newcastle menghasilkan tiga big chances, sementara Liverpool tercatat tidak menghasilkan big chance menurut statistik yang digunakan sumber tersebut. Kedua tim sama-sama memiliki dua big chances yang terlewatkan dalam catatan statistik lainnya.

Perbedaan klasifikasi statistik dapat terjadi karena metode penyedia data yang berbeda. Namun, secara umum terlihat bahwa Newcastle memiliki sejumlah peluang besar untuk memperbesar keunggulan.

Kegagalan memanfaatkan peluang tersebut akhirnya menjadi salah satu alasan Newcastle tidak mampu mengunci kemenangan.

Statistik Umpan Menunjukkan Dominasi Liverpool

Liverpool juga unggul cukup jauh dalam distribusi bola.

The Reds melakukan 447 percobaan umpan dengan 377 di antaranya berhasil. Newcastle melakukan 298 percobaan dengan 229 umpan sukses.

Liverpool juga mencatat 160 operan di sepertiga akhir lapangan, sedangkan Newcastle hanya 75.

Statistik tersebut memperlihatkan bahwa Liverpool lebih sering berada di area menyerang.

Namun, Newcastle mampu mempertahankan struktur pertahanan mereka dan mencari kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Liverpool Lebih Banyak Menguasai Area Penalti

Salah satu angka yang menarik adalah jumlah sentuhan di kotak penalti lawan.

Liverpool mencatat 36 touches in opposition box, sedangkan Newcastle hanya 16.

Perbedaan tersebut cukup besar dan memperlihatkan bahwa Liverpool lebih sering masuk ke area berbahaya.

Namun, Newcastle mampu mencetak gol lebih dulu dan kemudian kembali unggul setelah Gakpo menyamakan kedudukan.

Ini menunjukkan bahwa jumlah serangan tidak selalu menentukan hasil akhir.

Newcastle Lebih Banyak Melakukan Clearance

Dari aspek bertahan, Newcastle melakukan 42 clearance, sedangkan Liverpool hanya 20.

Angka tersebut menunjukkan Newcastle lebih sering berada dalam situasi yang membutuhkan tindakan defensif untuk mengamankan area pertahanan.

Liverpool yang menguasai bola lebih banyak membuat Newcastle harus bekerja keras untuk menghalau serangan.

Namun, strategi bertahan tersebut cukup efektif sampai menit-menit terakhir.

Dominik Szoboszlai Menjadi Penentu

Drama terbesar pertandingan terjadi pada masa tambahan waktu.

Liverpool mendapatkan penalti setelah Victor Muñoz terlibat insiden dengan Lewis Hall di dalam kotak penalti Newcastle. Dominik Szoboszlai kemudian maju sebagai eksekutor.

Ia berhasil mencetak gol pada menit ke-90+9 dan mengubah skor menjadi 2-2.

Gol tersebut membuat Liverpool selamat dari kekalahan.

Newcastle sebenarnya sudah sangat dekat dengan tiga poin, tetapi penalti pada penghujung laga membuat mereka harus puas berbagi angka.

Statistik Penalti dan Kedisiplinan

Pertandingan juga memperlihatkan tingkat intensitas yang cukup tinggi.

Newcastle melakukan sekitar 16 pelanggaran, sedangkan Liverpool melakukan 15. Kedua tim juga mendapatkan kartu kuning, dengan jumlah Newcastle lebih banyak.

Newcastle tercatat menerima satu penalti dalam statistik pertandingan, yaitu penalti yang kemudian dikonversi Liverpool menjadi gol penyama.

Tidak ada kartu merah yang dikeluarkan dalam pertandingan tersebut.

Statistik Lengkap Newcastle vs Liverpool

Berikut rangkuman statistik utama pertandingan:

StatistikNewcastleLiverpool
Skor22
Penguasaan bola39%61%
Tembakan1327
Tepat sasaran47
xG1,432,74
Umpan sukses229377
Akurasi umpan77%84%
Corner26
Offside21
Touches di kotak penalti lawan1636
Clearance4220
Penyelamatan kiper53
Pelanggaran1615
Kartu kuning53
Kartu merah00

Data tersebut memperlihatkan bahwa Liverpool lebih unggul dalam sebagian besar indikator permainan, terutama penguasaan bola, jumlah tembakan, umpan, dan xG.

Efektivitas Newcastle Menjadi Kekuatan

Meskipun statistik menunjukkan Liverpool lebih dominan, Newcastle berhasil menunjukkan efektivitas yang membuat mereka mampu mencetak dua gol.

Anthony Elanga mencetak gol pada menit kelima, sementara Joe Willock kembali membawa Newcastle unggul pada menit ke-57.

Kedua gol tersebut menunjukkan bahwa Newcastle mampu memanfaatkan momen penting.

Jika Newcastle lebih efektif dalam menyelesaikan peluang lain, bukan tidak mungkin mereka bisa mencetak gol ketiga dan mengamankan kemenangan.

Liverpool Punya Mentalitas Kuat

Sementara itu, Liverpool mendapatkan satu poin berkat perjuangan sampai akhir.

The Reds tidak menyerah meskipun dua kali tertinggal. Gol Gakpo menjadi respons pertama, sedangkan penalti Szoboszlai menjadi penyelamat pada penghujung pertandingan.

Pelatih Liverpool Andoni Iraola juga menyoroti mentalitas timnya yang tetap berjuang sampai akhir. Hasil imbang memang bukan hasil ideal, tetapi kemampuan menghindari kekalahan menjadi sisi positif dari pertandingan tersebut.

Apa Arti Hasil Ini bagi Kedua Tim?

Bagi Newcastle, hasil 2-2 melawan Liverpool terasa mengecewakan karena mereka hampir mendapatkan tiga poin.

Namun, performa mereka di bawah pelatih baru Matthias Jaissle memberikan sejumlah tanda positif. Intensitas, keberanian melakukan serangan balik, dan kemampuan menghadapi tekanan Liverpool menjadi modal penting untuk pertandingan berikutnya.

Sementara bagi Liverpool, satu poin menjadi hasil yang cukup berharga mengingat mereka sempat tertinggal dua kali.

Akan tetapi, statistik pertandingan juga menunjukkan masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam mengubah dominasi penguasaan bola dan jumlah peluang menjadi kemenangan.

Kesimpulan

Newcastle vs Liverpool berakhir imbang 2-2 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis di St James’ Park. Newcastle mencetak gol melalui Anthony Elanga dan Joe Willock, sedangkan Liverpool membalas lewat Cody Gakpo dan Dominik Szoboszlai. Gol terakhir melalui penalti Szoboszlai pada menit ke-90+9 menjadi penentu hasil pertandingan.

Dari sisi statistik, Liverpool terlihat lebih dominan. The Reds mencatat 61 persen penguasaan bola, 27 tembakan, tujuh tembakan tepat sasaran, enam corner, serta xG sekitar 2,74. Newcastle mencatat 39 persen penguasaan bola, 13 tembakan, empat tembakan tepat sasaran, dua corner, dan xG sekitar 1,43.

Meski demikian, Newcastle menunjukkan efektivitas yang baik dan dua kali mampu memimpin pertandingan. Liverpool kemudian memperlihatkan mentalitas kuat dengan terus mengejar hingga menit terakhir.

Hasil Newcastle 2-2 Liverpool akhirnya menjadi pembuka musim yang penuh drama bagi kedua tim. Newcastle mendapatkan satu poin setelah hampir menang, sedangkan Liverpool pulang dengan hasil imbang yang terasa penting setelah terhindar dari kekalahan.

Kata kunci SEO: Newcastle vs Liverpool, Newcastle 2-2 Liverpool, statistik Newcastle vs Liverpool, statistik pertandingan Newcastle Liverpool, hasil Newcastle vs Liverpool, skor Newcastle Liverpool, penguasaan bola Newcastle Liverpool, shots Newcastle Liverpool, xG Newcastle Liverpool, Dominik Szoboszlai, Cody Gakpo, Anthony Elanga, Joe Willock, Premier League 2026/2027.

penulis : silva

Post Comment