Misteri Kematian Mahasiswi Unisan di Gorontalo: Riwayat Penyakit Jantung dan Curhatan Terakhir Terungkap

Misteri Kematian Mahasiswi Unisan di Gorontalo: Riwayat Penyakit Jantung dan Curhatan Terakhir Terungkap

Sekolapedia – 26 Agustus 2026 | Dunia pendidikan di Gorontalo berduka atas kepergian mendadak seorang mahasiswi Universitas Ichsan (Unisan). Kabar mengejutkan datang saat Marsella Parioh alias Adel (20), mahasiswi asal Sulawesi Tengah, ditemukan tak bernyawa di kamar indekosnya. Dalam perkembangan terbaru, Riwayat penyakit mahasiswa Sulteng Marsella terungkap sebelum ditemukan meninggal di kos Gorontalo, yang memberikan petunjuk baru mengenai penyebab kematiannya.

Peristiwa memilukan ini bermula ketika pihak keluarga mulai merasa kehilangan kontak dengan korban sejak Senin, 24 Agustus 2026, sekitar pukul 11.00 WITA. Ketidakmampuan korban untuk merespons panggilan telepon yang biasanya langsung diangkat, memicu kekhawatiran mendalam bagi keluarga di kampung halaman.

Kronologi Penemuan Jenazah

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, penemuan jasad korban terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026, di sebuah kamar indekos di Jalan Kalimantan, Kelurahan Dulalowo Timur, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Kerabat korban, Liberty Yonathan Magelo atau yang akrab disapa Bili, mengungkapkan bahwa keluarga telah berupaya menghubungi korban berulang kali hingga malam hari, namun nihil respons.

Setelah upaya pencarian dan koordinasi dengan teman-teman korban di Gorontalo, pintu kamar indekos akhirnya didobrak. Saat ditemukan, kondisi tubuh Marsella dilaporkan sudah dalam keadaan kaku. Meski Riwayat penyakit mahasiswa Sulteng Marsella terungkap sebelum ditemukan meninggal di kos Gorontalo sebagai kemungkinan penyebab, pihak kepolisian masih melakukan prosedur medis standar untuk memastikan penyebab kematian yang sebenarnya.

Riwayat Kesehatan dan Curhatan Terakhir

Keluarga memberikan informasi krusial bahwa Marsella memiliki riwayat penyakit jantung. Meskipun demikian, kepolisian menyatakan bahwa dalam pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun keberadaan zat obat-obatan terlarang yang mencurigakan. Hal ini mengarahkan dugaan sementara pada kondisi kesehatan kronis yang diderita korban.

Selain faktor kesehatan, terselip kisah pilu mengenai kondisi psikologis korban sebelum wafat. Dalam sebuah percakapan saat ia pulang ke kampung halaman pada Juni 2026 lalu, Marsella sempat mencurahkan isi hatinya kepada kerabat dekatnya. Ia sempat mengungkapkan keinginan untuk berhenti kuliah karena merasa beban yang dijalani sangat berat.

“Mama, papa, saya sudah tidak mau kuliah. Kalau saya kuliah kayaknya belum selesai so meninggal,” tutur Bili menirukan ucapan korban saat itu. Curhatan tersebut menunjukkan adanya tekanan mental yang mungkin dirasakan oleh mahasiswi muda ini sebelum akhirnya ia memutuskan untuk kembali merantau ke Gorontalo pada bulan Juli demi melanjutkan studinya.

Hasil Pemeriksaan Kepolisian

Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh untuk menyinkronkan antara kondisi fisik korban dengan Riwayat penyakit mahasiswa Sulteng Marsella terungkap sebelum ditemukan meninggal di kos Gorontalo. Polisi berkomitmen untuk memberikan kejelasan mengenai penyebab pasti kematian agar tidak menimbulkan spekulasi liar di masyarakat.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi lingkungan kampus dan keluarga untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan fisik maupun mental mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perantauan. Kematian Adel menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar di Sulawesi Tengah, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika Unisan Gorontalo.

Secara ringkas, berikut adalah poin-poin penting terkait kasus ini:

  • Korban: Marsella Parioh (Adel), 20 tahun, mahasiswi Unisan.
  • Lokasi Kejadian: Kamar indekos di Kelurahan Dulalowo Timur, Kota Gorontalo.
  • Waktu Kejadian: Ditemukan pada Selasa, 25 Agustus 2026.
  • Indikasi Medis: Memiliki riwayat penyakit jantung.
  • Status Penyelidikan: Menunggu hasil pemeriksaan medis resmi dari kepolisian.

Meskipun Riwayat penyakit mahasiswa Sulteng Marsella terungkap sebelum ditemukan meninggal di kos Gorontalo memberikan gambaran awal, kepastian hukum dan medis tetap menjadi prioritas utama dalam mengungkap tabir kematian tragis mahasiswi ini.

Post Comment