Jalannya pertandingan Sassuolo vs Cesena dalam babak 32 besar Coppa Italia 2026/2027 berlangsung cukup menarik. Sassuolo tampil dominan sejak awal dan berhasil mengalahkan Cesena dengan skor telak 3-0 di MAPEI Stadium, Reggio Emilia, Senin 17 Agustus 2026 waktu setempat. Tiga gol Sassuolo dicetak oleh Cristian Volpato, Vasilije Adžić, dan Luca Lipani. (U.S. Sassuolo Calcio)
Pertandingan ini sekaligus menjadi debut kompetitif Alberto Aquilani sebagai pelatih Sassuolo. Sang pelatih berhasil membawa timnya meraih kemenangan meyakinkan dan memastikan tiket ke babak 16 besar Coppa Italia. Pada fase berikutnya, Sassuolo dijadwalkan menghadapi Frosinone. (U.S. Sassuolo Calcio)
Bagi Cesena, hasil tersebut menjadi akhir perjalanan mereka di Coppa Italia musim ini. Meskipun sempat memberikan perlawanan, tim tamu tidak mampu mengimbangi kualitas permainan Sassuolo sepanjang 90 menit.
Sassuolo vs Cesena Berlangsung dengan Tempo Tinggi
Sejak pertandingan dimulai, Sassuolo langsung berusaha mengambil kendali permainan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Aquilani terlihat lebih percaya diri dalam menguasai bola dan membangun serangan dari lini belakang.
Cesena mencoba merespons dengan menjaga pertahanan dan sesekali melakukan serangan balik. Namun, tekanan Sassuolo membuat tim tamu cukup kesulitan mengembangkan permainan.
Sassuolo tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan celah di pertahanan Cesena. Serangan yang dibangun tuan rumah akhirnya menghasilkan gol pembuka pada menit ke-13.
Menit ke-13, Cristian Volpato Buka Keunggulan
Momen penting pertama dalam jalannya pertandingan Sassuolo vs Cesena terjadi pada menit ke-13.
Cristian Volpato berhasil membawa Sassuolo unggul 1-0. Gol tersebut memberikan keuntungan besar bagi tuan rumah karena mereka dapat bermain dengan lebih tenang setelah mendapatkan keunggulan. (Sky Sport)
Gol cepat tersebut juga memaksa Cesena mengubah pendekatan. Jika sebelumnya mereka dapat lebih fokus menjaga pertahanan, setelah tertinggal mereka harus mulai mencari cara untuk mencetak gol penyama kedudukan.
Sassuolo kemudian terus menekan dan berusaha memanfaatkan ruang yang muncul di lini pertahanan Cesena.
Cesena Mencoba Bangkit
Setelah kebobolan, Cesena tidak langsung kehilangan semangat. Tim tamu berusaha keluar dari tekanan dan meningkatkan intensitas serangan.
Beberapa upaya dilakukan melalui sisi lapangan dan permainan langsung ke area pertahanan Sassuolo. Namun, penyelesaian akhir Cesena belum cukup efektif untuk mengubah kedudukan.
Sassuolo justru masih mampu mengontrol tempo. Tuan rumah tidak terburu-buru melakukan serangan, melainkan memainkan bola dengan sabar sambil menunggu celah.
Kondisi tersebut membuat Cesena semakin sulit mendapatkan momentum.
Sassuolo Menguasai Permainan
Salah satu aspek penting dari Sassuolo vs Cesena adalah dominasi tuan rumah dalam penguasaan bola.
Sassuolo mencatat sekitar 57,5 persen penguasaan bola, sedangkan Cesena berada di angka 42,5 persen. Tuan rumah juga melepaskan 18 tembakan, termasuk delapan yang mengarah ke gawang. Cesena menghasilkan sembilan tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran. (Reddit)
Statistik tersebut memperlihatkan bahwa Sassuolo lebih aktif dalam membangun serangan.
Meski Cesena memiliki beberapa peluang, Sassuolo mampu menjaga permainan tetap berada dalam kendali mereka.
Adžić Menggandakan Skor Sebelum Jeda
Menjelang babak pertama berakhir, Sassuolo kembali memberikan tekanan.
Pada menit 45+2, Vasilije Adžić berhasil mencetak gol kedua Sassuolo. Ia menyelesaikan rangkaian serangan yang dibangun timnya dan membawa tuan rumah unggul 2-0. (Antara News Yogyakarta)
Gol tersebut menjadi pukulan berat bagi Cesena.
Mencetak gol pada penghujung babak pertama sangat penting karena Sassuolo memasuki ruang ganti dengan keunggulan dua gol. Sebaliknya, Cesena harus menyusun strategi baru karena mereka membutuhkan setidaknya dua gol untuk menyamakan kedudukan.
Babak pertama pun berakhir dengan skor Sassuolo 2-0 Cesena.
Babak Kedua, Cesena Berusaha Mengejar
Memasuki babak kedua, Cesena mencoba tampil lebih agresif.
Tertinggal dua gol membuat tim tamu tidak memiliki banyak pilihan selain meningkatkan tekanan. Mereka berusaha lebih sering membawa bola ke area pertahanan Sassuolo.
Namun, Sassuolo tetap mampu mempertahankan organisasi permainan.
Tuan rumah tidak hanya bertahan, tetapi juga terus mencari kesempatan untuk mencetak gol ketiga. Ketika Cesena maju lebih banyak ke depan, ruang di belakang pertahanan mereka mulai terbuka.
Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan oleh Sassuolo.
Sassuolo Tetap Memegang Kendali
Meskipun Cesena mencoba memberikan tekanan, Sassuolo terlihat lebih nyaman dalam menjalankan strategi.
Dengan keunggulan 2-0, para pemain Sassuolo tidak perlu bermain terburu-buru. Mereka bisa mengatur tempo sekaligus menunggu kesempatan melakukan serangan.
Dari statistik operan, Sassuolo mencatat 517 umpan dengan 460 di antaranya akurat. Cesena mencatat 374 operan dan 322 operan akurat. (Reddit)
Angka tersebut memperlihatkan kemampuan Sassuolo dalam mempertahankan penguasaan bola.
Cesena memang beberapa kali mampu masuk ke area pertahanan lawan, tetapi kesulitan menghasilkan peluang yang benar-benar mengubah jalannya pertandingan.
Menit ke-75, Luca Lipani Cetak Gol Ketiga
Momen penentu berikutnya terjadi pada menit ke-75.
Luca Lipani mencetak gol ketiga Sassuolo dan mengubah skor menjadi 3-0. Gol tersebut praktis mengakhiri harapan Cesena untuk melakukan comeback. (U.S. Sassuolo Calcio)
Dengan waktu pertandingan yang tersisa sekitar 15 menit plus tambahan waktu, Cesena membutuhkan tiga gol untuk menyamakan kedudukan.
Sassuolo kemudian bermain lebih aman dan berusaha mempertahankan hasil.
Gol Lipani juga melengkapi penampilan produktif Sassuolo karena tiga pemain berbeda berhasil mencetak gol dalam pertandingan tersebut.
Cesena Gagal Mencetak Gol
Setelah Sassuolo unggul 3-0, Cesena masih berusaha menciptakan peluang.
Namun, pertahanan Sassuolo mampu menjaga konsentrasi hingga pertandingan berakhir.
Cesena tercatat memiliki lima tembakan tepat sasaran, tetapi tidak satu pun berhasil melewati penjaga gawang Sassuolo. Tuan rumah akhirnya mencatat clean sheet dalam laga tersebut. (Reddit)
Clean sheet menjadi salah satu catatan positif bagi Alberto Aquilani.
Tidak hanya mampu mencetak tiga gol, Sassuolo juga berhasil mempertahankan gawangnya tanpa kebobolan.
Menit-Menit Akhir Pertandingan
Memasuki 10 menit terakhir, Sassuolo semakin fokus menjaga keunggulan.
Cesena mencoba melakukan serangan, tetapi sulit menemukan celah.
Tuan rumah mampu mempertahankan struktur pertahanan sekaligus mengontrol bola ketika mendapatkan kesempatan.
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan memasuki masa injury time.
Wasit kemudian meniup peluit panjang setelah pertandingan berjalan hingga tambahan waktu babak kedua. Skor akhir tetap Sassuolo 3-0 Cesena. (Reddit)
Statistik Pertandingan Sassuolo vs Cesena
Berikut statistik utama pertandingan:
| Statistik | Sassuolo | Cesena |
|---|---|---|
| Skor | 3 | 0 |
| Penguasaan bola | 57,5% | 42,5% |
| Total tembakan | 18 | 9 |
| Tembakan tepat sasaran | 8 | 5 |
| Tendangan sudut | 4 | 5 |
| Operan | 517 | 374 |
| Operan akurat | 460 | 322 |
| Pelanggaran | 6 | 11 |
| Kartu kuning | 0 | 2 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
Data tersebut memperlihatkan bahwa Sassuolo lebih dominan dalam beberapa aspek utama. Mereka unggul dalam penguasaan bola, jumlah tembakan, dan akurasi distribusi bola. (Reddit)
Tiga Gol dari Tiga Pemain Berbeda
Salah satu hal menarik dari jalannya pertandingan Sassuolo vs Cesena adalah distribusi pencetak gol.
Cristian Volpato membuka skor, Vasilije Adžić mencetak gol kedua, sedangkan Luca Lipani menyempurnakan kemenangan.
Artinya, Sassuolo tidak bergantung pada satu pemain untuk mencetak gol.
Kondisi ini tentu menjadi sinyal positif bagi Aquilani. Jika beberapa pemain mampu memberikan kontribusi dalam mencetak gol, Sassuolo memiliki lebih banyak variasi dalam membangun serangan.
Alberto Aquilani Raih Debut Positif
Pertandingan Sassuolo vs Cesena menjadi laga kompetitif pertama Alberto Aquilani sebagai pelatih Sassuolo.
Hasilnya sangat positif.
Sassuolo menang 3-0, mencetak tiga gol, menguasai pertandingan, dan tidak kebobolan. Media Italia juga menilai Sassuolo mampu mengontrol pertandingan sejak awal hingga akhir. (Napoli Magazine)
Meski demikian, Aquilani masih memiliki pekerjaan panjang.
Kemenangan atas Cesena merupakan langkah awal. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi ketika Sassuolo memasuki persaingan Serie A dan babak berikutnya Coppa Italia.
Jay Idzes Masih Menunggu Debut
Penggemar sepak bola Indonesia juga memperhatikan kehadiran Jay Idzes dalam skuad Sassuolo.
Bek Timnas Indonesia tersebut masuk daftar pemain untuk pertandingan ini, tetapi tidak diturunkan dan hanya berada di bangku cadangan. (Antara News Yogyakarta)
Dengan demikian, debut kompetitif Idzes bersama Sassuolo masih harus ditunggu.
Musim 2026/2027 masih sangat panjang sehingga masih terbuka kesempatan bagi Idzes untuk mendapatkan menit bermain.
Persaingan di lini belakang menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pemain Indonesia tersebut.
Cesena Tersingkir dari Coppa Italia
Kekalahan 0-3 membuat Cesena harus mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia musim ini.
Tim asuhan Alessandro Diamanti sebenarnya mencoba memberikan perlawanan, tetapi Sassuolo terlalu dominan dalam pertandingan.
Gol cepat Volpato membuat Cesena tertinggal sejak menit ke-13. Gol Adžić sebelum jeda kemudian memperbesar tekanan.
Ketika Lipani mencetak gol ketiga, peluang Cesena untuk bangkit semakin kecil.
Pada akhirnya, Sassuolo memastikan kemenangan dan Cesena harus menerima kenyataan tersingkir dari kompetisi.
Sassuolo Melaju ke Babak 16 Besar
Kemenangan atas Cesena memastikan Sassuolo melaju ke babak 16 besar Coppa Italia 2026/2027.
Lawan berikutnya adalah Frosinone, dengan pertandingan dijadwalkan berlangsung pada pekan 2 September di MAPEI Stadium. Waktu kick-off masih menunggu penetapan resmi. (U.S. Sassuolo Calcio)
Bagi Sassuolo, kemenangan ini menjadi modal penting sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Aquilani tentu berharap performa positif tersebut dapat dipertahankan ketika menghadapi lawan yang lebih berat.
Kesimpulan
Jalannya pertandingan Sassuolo vs Cesena berlangsung dalam kendali tuan rumah. Sassuolo membuka keunggulan melalui Cristian Volpato pada menit ke-13, kemudian Vasilije Adžić menggandakan skor pada menit 45+2. Luca Lipani akhirnya mencetak gol ketiga pada menit ke-75. (Sky Sport)
Pertandingan berakhir dengan skor Sassuolo 3-0 Cesena. Sassuolo tampil lebih dominan dengan 57,5 persen penguasaan bola dan 18 tembakan, sedangkan Cesena mencatat 42,5 persen penguasaan bola dan sembilan tembakan. (Reddit)
Kemenangan ini menjadi awal kompetitif yang sempurna bagi Alberto Aquilani di kursi pelatih Sassuolo. Tiga gol tanpa balasan juga menunjukkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Sementara itu, Cesena harus tersingkir dari Coppa Italia setelah gagal mencetak gol. Sassuolo kini melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar untuk menghadapi Frosinone.
Dengan demikian, jalannya Sassuolo vs Cesena dari babak pertama hingga akhir memperlihatkan dominasi Neroverdi yang mampu memanfaatkan peluang pada momen-momen penting. Hasil 3-0 sekaligus menjadi modal positif bagi Sassuolo untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
penulis : silva

Post Comment