Debut Penyutradaraan Reza Arap, Film ‘Harusnya Horor’ Sukses Pukau Ribuan Penggemar di Solo

Debut Penyutradaraan Reza Arap, Film 'Harusnya Horor' Sukses Pukau Ribuan Penggemar di Solo

Sekolapedia – 21 Agustus 2026 | Dunia perfilman Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran karya unik bertajuk harusnya horor, sebuah film komedi fantasi yang menawarkan premis segar dan tak biasa. Film ini menjadi sorotan tajam sejak masa gala perdana, terutama karena menjadi debut penyutradaraan dari kreator konten ternama, Reza Oktovian atau yang lebih dikenal sebagai Reza Arap. Menggabungkan elemen horor, komedi, hingga budaya populer, film ini berhasil menarik perhatian penonton dari berbagai kalangan.

Antusiasme Luar Biasa di Meet & Greet Solo

Kesuksesan film ini terlihat nyata dari sambutan hangat masyarakat di berbagai kota. Pada Kamis, 20 Agustus 2026, ribuan pengunjung memadati atrium utama The Park Mall Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo, untuk mengikuti acara Meet & Greet. Kehadiran sutradara Reza Arap beserta jajaran pemain seperti George Tierison (Jot), Yuka Theo, Teguh Prakoso (Tepe), dan Niko Junius menciptakan suasana yang sangat meriah.

Sebelum menyapa penggemar di atrium, tim produksi juga melakukan rangkaian Cinema Visit di Bioskop The Park XXI Solo. Niko Junius mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas sambutan luar biasa dari masyarakat Solo pada hari pertama penayangan film ini. Bagi Reza Arap, momen ini menjadi pengalaman yang sangat emosional sekaligus membanggakan dalam perjalanan kariernya di industri film.

Sinopsis: Kisah Hantu Wibu yang Gagal Menakuti

Film harusnya horor mengisahkan tentang Mas, seorang pria pekerja kantoran sekaligus penggemar berat anime (wibu) yang meninggal secara mendadak karena tersedak kopi saat sedang lembur. Kematiannya menyisakan satu penyesalan besar: ia belum sempat menonton episode terakhir dari anime favoritnya.

Di alam baka, Mas diberikan sebuah tugas berat untuk bisa memenuhi keinginannya tersebut. Ia harus menakut-nakuti 100 ribu manusia. Namun, masalah besar muncul karena Mas adalah sosok setan yang sangat minder dan sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk menakut-nakuti orang, bahkan ia sendiri merasa takut jika harus berhadapan dengan manusia. Demi mencapai target tersebut, Mas akhirnya bekerja sama dengan sekelompok content creator horor gadungan yang sedang mengalami krisis finansial. Kerja sama ini bertujuan untuk menciptakan konten horor paling viral di dunia maya, namun pada akhirnya Mas dihadapkan pada pilihan sulit antara ambisi pribadinya atau menyelamatkan keluarga yang pernah ia miliki.

Ulasan dan Kritik Film

Secara teknis, film berdurasi 106 menit ini menawarkan konsep yang sangat potensial. Namun, beberapa pengamat menilai bahwa transisi dari format konten digital ke layar lebar memiliki tantangan tersendiri. Beberapa bagian dalam film terasa seperti rangkaian sketsa komedi yang diperpanjang, sehingga ritme cerita terkadang terasa kurang konsisten dalam membangun ketegangan horor maupun kedalaman karakter.

Meskipun demikian, kekuatan utama film ini terletak pada premisnya yang segar dan kemampuannya menyentuh sisi kemanusiaan melalui tema persahabatan dan keluarga. harusnya horor berhasil membawa nuansa hiburan khas internet ke dalam struktur narasi film panjang dengan cara yang cukup menghibur.

Jadwal dan Lokasi Tayang di Surabaya

Bagi masyarakat di Surabaya, film ini sudah tersedia di berbagai jaringan bioskop ternama. Berikut adalah daftar bioskop di Surabaya yang menayangkan film harusnya horor:

  • Movimax Kaza City Mall
  • Transmart Ngagel XXI
  • Cinepolis City Of Tomorrow (CITO)
  • Grand City XXI
  • Lenmarc XXI
  • Pakuwon Food Junction XXI
  • CGV Marvell City
  • CGV Maspion Square
  • Transmart Rungkut XXI
  • Trans Icon Mall XXI
  • Tunjungan XXI
  • Pakuwon City XXI
  • Ciputra World XXI
  • Tunjungan 3 XXI
  • PTC XXI
  • CGV BG Junction
  • Tunjungan 5 XXI
  • Royal XXI
  • Delta
  • Galaxy XXI
  • Pakuwon Mall XXI Surabaya

Sebagai informasi tambahan, pada Jumat, 21 Agustus 2026, salah satu bioskop seperti CGV Marvell City menawarkan tiket reguler 2D dengan harga mulai dari Rp 26.000 hingga Rp 31.000, tergantung pada jam tayang yang dipilih. Penonton disarankan untuk memeriksa jadwal terbaru melalui aplikasi bioskop favorit sebelum berangkat.

Secara keseluruhan, film ini merupakan sebuah eksperimen menarik dalam menggabungkan budaya pop internet dengan sinema konvensional. Meskipun terdapat catatan pada ritme cerita, antusiasme tinggi dari penonton membuktikan bahwa tema unik yang diangkat mampu menyentuh hati masyarakat luas.

Post Comment