Sekolapedia – 12 Agustus 2026 | Laga pembuka Liga Portugal musim 2026/2027 menyajikan kejutan besar yang tidak disangka-sangka oleh para pendukung tuan rumah. Pertandingan benfica vs academico de viseu yang berlangsung di Estádio da Luz berakhir dengan skor imbang 2-2, sebuah hasil yang cukup mengecewakan bagi raksasa Portugal tersebut dalam upaya mereka memulai kampanye liga dengan kemenangan.
Pertandingan ini menjadi momen penting karena menandai debut Marco Silva sebagai pelatih baru Benfica. Meskipun tampil dominan di awal laga, Benfica gagal mengamankan tiga poin penuh saat menghadapi tim promosi, Academico de Viseu, yang tampil sangat disiplin dan pragmatis. Suasana di stadion juga terasa berbeda karena pertandingan harus digelar tanpa kehadiran penonton sebagai bentuk sanksi atas insiden penggunaan kembang api oleh pendukung klub pada laga sebelumnya.
Kilas Balik Jalannya Pertandingan
Benfica langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Keunggulan tim tuan rumah berhasil diraih pada menit ke-10 berkat aksi gemilang winger muda berbakat, Gianluca Prestianni. Pemain asal Argentina tersebut memberikan umpan panjang yang sangat akurat kepada Vangelis Pavlidis. Penyerang asal Yunani itu dengan tenang mengontrol bola menggunakan dada sebelum melepaskan tembakan yang gagal dibendung kiper lawan, membuat skor menjadi 1-0 untuk Benfica.
Prestianni terus menjadi ancaman utama sepanjang babak pertama. Namun, kegagalan Benfica untuk menggandakan keunggulan memberikan kesempatan bagi tim tamu untuk bangkit. Pada menit ke-55, Academico de Viseu berhasil menyamakan kedudukan melalui skema bola mati. Rúben Pereira sukses memanfaatkan situasi sepak pojok dengan sundulan tajam yang merobek jala gawang Benfica, mengubah skor menjadi 1-1.
Benfica sempat kembali memimpin pada menit ke-58. Melalui aksi individu yang memukau, Prestianni kembali menjadi aktor utama. Ia melewati pemain bertahan lawan di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan terukur yang memastikan skor menjadi 2-1. Namun, kegembiraan pendukung Benfica tidak bertahan lama. Di menit ke-68, André Clóvis yang merupakan pemain asal Brasil, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sepakan langsung memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan lapangan.
| Waktu (Menit) | Pencetak Gol | Tim | Skor |
|---|---|---|---|
| 10′ | Vangelis Pavlidis | Benfica | 1-0 |
| 55′ | Rúben Pereira | Academico de Viseu | 1-1 |
| 58′ | Gianluca Prestianni | Benfica | 2-1 |
| 68′ | André Clóvis | Academico de Viseu | 2-2 |
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Hasil imbang ini membuat Benfica harus puas berbagi angka dalam laga perdana mereka. Meskipun gagal menang, performa Gianluca Prestianni dalam laga benfica vs academico de viseu ini patut diacungi jempol karena kontribusinya berupa satu gol dan satu assist.
Analisis Kekuatan Kedua Tim
Bagi Academico de Viseu, hasil ini adalah pencapaian luar biasa. Sebagai tim yang baru saja promosi dari Liga Portugal 2, mereka menunjukkan bahwa strategi defensif yang diterapkan oleh pelatih Rui Ferreira mampu meredam agresivitas tim papan atas. Ketangguhan mental mereka dalam menghadapi tekanan di Estádio da Luz menjadi modal berharga untuk bersaing di divisi utama musim ini.
Di sisi lain, Benfica memiliki pekerjaan rumah besar untuk Marco Silva. Meskipun memiliki kekuatan lini serang yang mumpuni, konsistensi lini pertahanan menjadi catatan kritis. Benfica perlu segera mengevaluasi transisi permainan mereka agar tidak mudah ditembus oleh tim-tim yang bermain dengan skema serangan balik cepat. Fokus Benfica selanjutnya adalah mempersiapkan diri untuk laga tandang melawan Hearts dalam kompetisi Eropa, di mana mereka harus menjaga momentum meskipun hasil benfica vs academico de viseu tidak sesuai ekspektasi.
Secara keseluruhan, laga ini membuktikan bahwa di Liga Portugal, tidak ada pertandingan yang mudah. Kesenjangan kualitas antara tim raksasa dan tim promosi dapat dengan cepat terkikis oleh disiplin taktis dan semangat juang tinggi di lapangan hijau.



Post Comment