Sekolapedia – 22 Juli 2026 | Musisi kenamaan tanah air, Bebi Romeo, tengah diliputi rasa bersalah yang mendalam setelah insiden menegangkan yang menimpa putra bungsunya, Muhammad Bambang Arr Ray Bach, saat berlibur di Bali. Liburan keluarga yang seharusnya menjadi momen kebersamaan yang menyenangkan berubah menjadi mimpi buruk ketika sang anak nyaris tenggelam akibat terseret ombak pantai.
Beruntung, nyawa sang buah hati berhasil diselamatkan berkat pertolongan cepat dari seorang pria bertato yang melemparkan ban penolong ke arah bocah tersebut. Kendati demikian, trauma psikologis mendalam justru dirasakan oleh sang ayah. Bebi Romeo dikabarkan terus menyalahkan diri sendiri lantaran lalai dan tidak berada di sisi anaknya saat kejadian berlangsung.
Istri sang musisi, Meisya Siregar, mengungkapkan bahwa suaminya mengalami pukulan mental yang cukup berat. Menurut Meisya, Bebi Romeo bahkan belum sanggup melihat atau membagikan cerita mengenai insiden tersebut di media sosial karena merasa gagal menjalankan tanggung jawabnya sebagai orang tua.
“Bebi kayak mau nangis gitu, ‘Enggak usah, ntar dulu ya, aku masih belum kuat. Aku masih ngerasa jadi apa ya, bapak yang gagal lah, bodoh’ gitu,” ujar Meisya saat ditemui awak media di kawasan Tendean, Jakarta Selatan. Komunikasi antara ayah dan anak itu pun menjadi jauh lebih intens setelah kejadian nahas tersebut.
Dalam masa pemulihan emosional ini, Meisya memilih untuk memberikan ruang penuh kepada suaminya. Ia memahami bahwa setiap orang membutuhkan waktu yang berbeda untuk bisa memaafkan diri sendiri dari sebuah trauma masa lalu. Di sisi lain, kehidupan industri hiburan tanah air terus berjalan, di mana para musisi senior tetap aktif berkarya dan memberikan dukungan penuh terhadap berbagai kolaborasi seni terbaru.
Secara keseluruhan, peristiwa ini menjadi sebuah pengingat keras bagi para orang tua agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat menghabiskan waktu liburan di area perairan terbuka. Dukungan keluarga terdekat menjadi kunci utama agar Bebi Romeo dapat segera melewati fase berat ini dan kembali berdamai dengan diri sendiri.


Post Comment