×

Skor Spanyol vs Belgia Hari Ini: Rekap Lengkap Perempat Final Piala Dunia 2026

Skor Spanyol vs Belgia Hari Ini: Rekap Lengkap Perempat Final Piala Dunia 2026

Pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion SoFi, Inglewood, California, menyajikan tontonan berkelas tinggi yang mempertemukan dua raksasa Eropa. Lewat pertarungan ketat selama 90 menit penuh intensitas, Tim Nasional Spanyol akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 2-1 atas Belgia. Gol telat dari pemain pengganti, Mikel Merino, pada menit ke-88 menjadi penentu langkah armada La Furia Roja untuk melaju ke babak semifinal dan menantang Prancis.

Kemenangan ini sekaligus mempertegas dominasi historis Spanyol atas Belgia. Dari total 23 pertemuan sepanjang sejarah sepak bola kedua negara, Spanyol kini telah mengemas 13 kemenangan, lima kali imbang, dan hanya menelan lima kekalahan dari sang rival. Bagi Belgia, hasil minor ini harus menyudahi mimpi generasi mereka untuk membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.

Babak Pertama: Gol Fabián Ruiz dan Pecahnya Rekor Unai Simón

Sejak peluit pertama dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang menggunakan pakem andalan 4-2-3-1 garapan Luis de la Fuente. Dimotori kreativitas Dani Olmo dan kecepatan Lamine Yamal di lini depan, lini pertahanan Belgia dipaksa bekerja ekstra keras. Belgia sendiri mencoba bermain disiplin di lini belakang sembari sesekali mengintip peluang melalui transisi cepat Jérémy Doku dan Kevin De Bruyne.

Gelombang serangan tiada henti Spanyol akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-30. Berawal dari penetrasi tajam yang dilakukan oleh bek kanan Pedro Porro di sisi sayap, ia berhasil mengirimkan umpan tarik mendatar yang akurat ke dalam kotak penalti. Fabián Ruiz yang muncul dari lini kedua langsung melepaskan tembakan keras yang gagal dihalau oleh Thibaut Courtois. Papan skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol.

Gol tersebut sejatinya sempat membakar semangat Spanyol, terlebih kiper Unai Simón berhasil memecahkan rekor Piala Dunia legendaris milik Walter Zenga (517 menit) dengan mencatatkan 560 menit beruntun tanpa kebobolan di turnamen ini. Namun, sukacita barisan pertahanan Spanyol tidak bertahan lama.

🔖 Baca juga:
Analisis Kekuatan Spanyol Menghadapi Belgia

Menjelang akhir paruh pertama, tepatnya pada menit ke-41, Belgia berhasil menyamakan kedudukan melalui skema serangan yang rapi. Bek sayap Timothy Castagne mengirimkan umpan silang akurat ke jantung pertahanan Spanyol. Charles De Ketelaere memenangkan duel udara melawan bek muda Pau Cubarsí dan menanduk bola dengan tajam ke dalam gawang. Skor imbang 1-1 pun menutup jalannya paruh pertama pertandingan.

Babak Kedua: Drama Cedera Courtois dan Efek Instan Mikel Merino

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan kian sengit dan seimbang. Luis de la Fuente mencoba menyegarkan lini tengah Spanyol dengan memasukkan Pedri menggantikan sang pencetak gol pertama, Fabián Ruiz. Di sisi lain, pelatih Belgia, Rudi Garcia, merespons dengan memasukkan penyerang berbadan kekar Romelu Lukaku untuk meningkatkan daya dobrak skuadnya.

Petaka besar menimpa tim nasional Belgia pada menit ke-71. Penjaga gawang utama mereka, Thibaut Courtois, yang sebelumnya tampil kokoh di bawah mistar, mengalami cedera otot paha yang cukup parah setelah melakukan penyelamatan krusial. Bintang Real Madrid tersebut terpaksa ditarik keluar lapangan sambil menahan rasa sakit dan digantikan oleh kiper muda berusia 24 tahun, Senne Lammens. Kehilangan sosok pemimpin di lini pertahanan ini menjadi awal runtuhnya benteng kokoh Setan Merah.

Ketika laga sepertinya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu 2×15 menit, Luis de la Fuente melakukan pergantian pemain taktis yang jenius pada menit ke-85 dengan memasukkan Mikel Merino untuk menggantikan Dani Olmo. Hanya berselang tiga menit berada di atas lapangan hijau, gelandang asal klub Arsenal itu langsung menunjukkan magisnya.

Pada menit ke-88, Pau Cubarsí maju membantu lini ofensif dan melepaskan tembakan spekulasi jarak jauh yang sangat keras. Bola tajam tersebut gagal diamankan atau didekap dengan sempurna oleh kiper pengganti Belgia, Senne Lammens. Bola liar (rebound) bergulir tepat di hadapan Mikel Merino yang bergerak cepat menusuk ke depan. Dengan insting predatornya, Merino menyambar bola muntah tersebut untuk mengoyak jala gawang Belgia. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Spanyol.

Gol ini mengulangi kepahlawanan Merino di babak 16 besar saat ia juga mencetak gol telat penentu kemenangan ketika Spanyol menumbangkan Portugal. Di sisa masa injury time selama tujuh menit, Belgia berupaya mengurung area pertahanan Spanyol. Namun, kedisiplinan tingkat tinggi yang ditunjukkan oleh Aymeric Laporte dan kolega berhasil mematahkan setiap asa Belgia hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Statistik dan Susunan Pemain

Susunan Pemain Spanyol vs Belgia

  • Spanyol (4-2-3-1): Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabián Ruiz (Pedri 54′); Lamine Yamal, Dani Olmo (Mikel Merino 85′), Álex Baena (Ferran Torres 54′); Mikel Oyarzabal (Nico Williams 78′).
    • Pelatih: Luis de la Fuente.
  • Belgia (4-2-3-1): Thibaut Courtois (Senne Lammens 71′); Timothy Castagne, Nathan Ngoy, Brandon Mechele, Maxim De Cuyper (Joaquin Seys 61′); Nicolas Raskin, Hans Vanaken (Romelu Lukaku 60′); Jérémy Doku, Kevin De Bruyne (Alexis Saelemaekers 86′), Leandro Trossard (Axel Witsel 60′); Charles De Ketelaere.
    • Pelatih: Rudi Garcia.

Ringkasan Detail Laga

Atribut PertandinganDetail Informasi
Pencetak Gol SpanyolFabián Ruiz (30′), Mikel Merino (88′)
Pencetak Gol BelgiaCharles De Ketelaere (41′)
Kartu Kuning SpanyolPau Cubarsí (43′), Aymeric Laporte (90+3′)
Kartu Kuning BelgiaKevin De Bruyne (85′), Axel Witsel (90+5′)
Stadion / LokasiStadion SoFi, Inglewood, California
Status AkhirSpanyol Melaju ke Semifinal

Dengan hasil perempat final ini, Spanyol resmi memperpanjang napas mereka di turnamen sepak bola terakbar sejagat raya. Laga akbar sarat gengsi di babak semifinal sudah menunggu, di mana La Furia Roja akan bertarung mati-matian melawan Prancis demi mengamankan satu tempat di partai puncak Piala Dunia 2026.

penulis lar

Post Comment