Sekolapedia – 21 Juli 2026 | Ribuan warga Jakarta memadati Taman Bendera Pusaka Barito, Jakarta Selatan, pada Minggu (19/7) malam hingga Senin (20/7) dini hari. Antusiasme masyarakat ini tersulut oleh gelaran nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina yang diinisiasi oleh unipin, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Acara ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan laga puncak kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah dalam mengoptimalkan ruang publik.
Perayaan ulang tahun ke-15 unipin menjadi momentum penting dalam penyelenggaraan acara ini. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang digital, keterlibatan mereka dalam kegiatan tatap muka di ruang terbuka sejalan dengan semangat ‘KONEKIN – Connect Your Game, Connect Your World’. Semangat ini bertujuan menghubungkan dunia digital dengan pengalaman nyata yang memberikan manfaat langsung bagi komunitas dan masyarakat luas.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta sekaligus Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Diky Soemarno, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan ruang publik yang aman, inklusif, dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga ruang interaksi yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan warga Jakarta untuk menikmati momen olahraga bersama.
Selain menyaksikan laga final yang dimenangkan oleh Spanyol dengan skor 1-0, masyarakat yang hadir juga dimanjakan dengan berbagai aktivitas interaktif. Sejumlah mitra seperti CRING!, eFootball, Google Play, Duolingo, Akatsuki Red Cloud, dan Jakmania turut meramaikan suasana. Tak ketinggalan, pemutaran film ‘Petualangan JeKaTe’ produksi Jakarta Film Commission juga ditampilkan sebagai wujud dukungan terhadap pengembangan Jakarta sebagai kota sinema yang memadukan elemen olahraga dan seni.
CEO unipin, Ashadi Ang, menegaskan bahwa olahraga memiliki kekuatan magis untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Melalui kolaborasi ini, pihaknya berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman yang menghibur sekaligus memperkuat jalinan kolaborasi antarpihak. Keberhasilan acara di Taman Barito ini menjadi bukti bahwa ruang publik di ibu kota memiliki potensi besar jika dikelola dengan pendekatan yang tepat dan melibatkan partisipasi aktif berbagai elemen.
Kehadiran acara ini juga menjadi antitesis di tengah perdebatan global mengenai pergeseran budaya menonton turnamen besar seperti Piala Dunia. Sementara dunia mulai mewacanakan peralihan hak siar ke platform streaming berbayar dengan biaya fantastis untuk edisi 2030 mendatang, kegiatan di Jakarta ini justru membuktikan bahwa sensasi menonton bersama di ruang terbuka tetap memiliki daya tarik yang tak tergantikan bagi masyarakat. Sinergi yang dibangun oleh unipin bersama Pemprov DKI telah berhasil menciptakan memori kolektif yang berharga bagi warga, sekaligus menghidupkan kembali fungsi sosial taman kota sebagai ruang interaksi yang hidup dan dinamis.
Secara keseluruhan, keberhasilan acara nonton bareng ini menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dalam pemanfaatan aset kota. Dengan menggabungkan dukungan sektor swasta, keterlibatan komunitas, dan fasilitasi pemerintah, ruang publik dapat bertransformasi menjadi pusat kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat kohesi sosial. Langkah kolaboratif seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk berbagai kegiatan lainnya di masa depan guna memastikan ruang publik di Jakarta tetap menjadi tempat yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Post Comment