Rickie Fowler Puji Royal Birkdale: “Lebih dari Sekadar Lapangan Golf, Ini Sebuah Tantangan Sejati!”

Rickie Fowler Puji Royal Birkdale: "Lebih dari Sekadar Lapangan Golf, Ini Sebuah Tantangan Sejati!"

Sekolapedia – 21 Juli 2026 | Bintang PGA Tour, Rickie Fowler, tak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap Royal Birkdale Golf Club di Southport, Inggris, yang akan menjadi tuan rumah The Open Championship pada tahun 2026. Pernyataan ini muncul setelah penampilan impresif Fowler di salah satu turnamen mayor tahun ini, di mana ia berhasil menorehkan skor 66 atau empat di bawah par pada putaran final, membawanya naik di papan peringkat.

Fowler, yang dikenal dengan gaya bermainnya yang unik dan kepribadiannya yang santai, memberikan pujian setinggi langit terhadap penataan lapangan dan bagaimana Royal Birkdale mampu memberikan tantangan yang adil namun memuaskan. “Saya pikir mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dengan lapangan golf dan penataannya minggu ini. Kita melihatnya menghargai permainan yang bagus,” ujar Fowler seusai pertandingan. Ia menambahkan, “Ada banyak ronde bagus dan beberapa skor rendah, tetapi bukan berarti lapangan ini bermain mudah.”

Menurutnya, setiap pukulan harus dilakukan dengan kualitas tinggi dan setiap putt harus dieksekusi dengan presisi. “Anda masih harus melakukan pukulan golf berkualitas, membuat putt. Berkali-kali ketika para pemain mencetak skor 62, 63, 64, masih ada banyak pemain yang mencetak skor di atas par,” jelasnya, menekankan bahwa tingkat kesulitan lapangan tetap terjaga meskipun ada beberapa skor spektakuler.

Penampilan Fowler di putaran final tersebut berpotensi menjadi finis 20 teratas pertamanya di sebuah turnamen mayor sejak The Open Championship tahun lalu. Ini juga menjadi finis 10 teratas pertamanya sejak menempati posisi kelima bersama di U.S. Open 2023. Pengalaman bermain di lapangan berkonsep links seperti Royal Birkdale selalu memberikan sensasi tersendiri bagi Rickie Fowler.

“Saya selalu suka bermain golf links karena pilihan yang Anda miliki dan berbagai jenis pukulan yang bisa Anda lakukan. Ya, saya pikir ini menyenangkan bagi saya minggu ini. Saya merasa banyak pemain lain yang jelas menikmatinya, setidaknya mereka yang masih bertahan bermain di akhir pekan ini,” ungkap Fowler. Ia menutup penampilannya di turnamen tersebut dengan finis di posisi 19 bersama.

🔖 Baca juga:
Efek River Plate: Bagaimana Akademi Raksasa Argentina Membentuk Mentalitas Enzo Fernández

Perlu dicatat, Royal Birkdale bukanlah lapangan yang asing dengan rekor skor. Pada tahun 2017, Branden Grace menjadi pemain pertama yang mencetak skor 62 di turnamen mayor di lapangan ini. Kejadian serupa baru-baru ini terulang, di mana Lucas Herbert dan Sam Burns menyamai rekor skor terendah di turnamen mayor pria dengan masing-masing mencetak 62 di The Open Championship yang juga digelar di Royal Birkdale. Momen ini mengingatkan pada pencapaian Xander Schauffele dan Rickie Fowler sendiri yang menyamai rekor di U.S. Open 2023.

Herbet, meskipun berhasil mencetak skor 62, mengungkapkan perasaan campur aduk. “Saya benar-benar kecewa, dan pada saat yang sama sangat bangga bisa mencatatkan nama saya dalam daftar pemain yang mencetak 62 di turnamen mayor,” katanya. Ia menggambarkan perasaannya seperti memegang dua emosi sekaligus, namun ia tidak memiliki penyesalan atas usaha terbaiknya.

Pengalaman dan apresiasi Rickie Fowler terhadap Royal Birkdale menegaskan statusnya sebagai salah satu pegolf yang menghargai tantangan dan sejarah dalam permainan golf. Keindahan dan kompleksitas lapangan links seperti Royal Birkdale memang selalu menawarkan cerita unik, baik bagi para pemain maupun para penggemar golf di seluruh dunia. Dengan semakin dekatnya The Open Championship 2026, antisipasi terhadap bagaimana Royal Birkdale akan menguji para pegolf terbaik dunia semakin membuncah.

Post Comment