Sekolapedia – 20 Juli 2026 | Spekulasi mengenai hubungan persaudaraan Pangeran William dan Pangeran Harry kembali memanas seiring dengan kunjungan terbaru Duke of Sussex ke Inggris. Di tengah laporan yang menyebutkan adanya komunikasi antar saudara tersebut, sumber terdekat justru membantah keras, menegaskan bahwa royal brothers William Harry feud masih membekas dalam dan keduanya belum juga bertegur sapa. Keadaan ini semakin mempertebal misteri di balik keretakan hubungan yang telah berlangsung sejak Harry memutuskan mundur dari tugas kerajaan pada tahun 2020.
Kunjungan Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, ke Inggris baru-baru ini, yang sekaligus membawa serta kedua anak mereka, Pangeran Archie dan Putri Lilibet, untuk bertemu Raja Charles III dan Ratu Camilla di Highgrove House, sempat memicu harapan akan adanya reuni keluarga yang lebih luas. Pertemuan pribadi antara Harry dan ayahnya ini menjadi momen penting, mengingat telah lebih dari empat tahun mereka tidak bertemu dalam formasi lengkap keluarga Sussex. Namun, sorotan tertuju pada absennya Pangeran William dari pertemuan tersebut, yang semakin mengindikasikan kelanjutan dari royal brothers William Harry feud.
Beberapa laporan, mengutip teman-teman dekat Harry, mengklaim bahwa kedua pangeran tersebut sebenarnya masih berkomunikasi. Bahkan, ada yang menyebutkan bahwa kehadiran William di Highgrove akan menjadi sinyal luar biasa bagi rekonsiliasi. Pernyataan ini menyiratkan bahwa Harry serius ingin memperbaiki hubungan, dan masa depan kerajaan tidak hanya ditentukan oleh sang Raja, tetapi juga oleh kakaknya. Namun, klaim ini segera dibantah oleh publikasi terkemuka seperti HELLO!, yang menegaskan bahwa Pangeran William dan Pangeran Harry tidak dalam status saling berbicara. Hal ini menjadi penjelasan mengapa kedua bersaudara itu tidak terlihat bersama selama kunjungan tersebut.
Jarak emosional antara William dan Harry tampaknya semakin melebar setelah Harry merilis memoarnya yang kontroversial, ‘Spare’, pada tahun 2023, yang mengungkap banyak detail pribadi mengenai kehidupan kerajaan. Perilisan buku tersebut dianggap sebagai serangan pribadi terhadap orang-orang yang dilindungi William, sehingga semakin memperdalam jurang pemisah. Pengamat kerajaan bahkan menyebut tindakan Harry sebagai ‘menyalakan obor’ ke dalam kehidupan pribadi keluarga, sebuah metafora yang menggambarkan betapa dalamnya luka yang ditimbulkan.
Pangeran William dan istrinya, Kate Middleton, dilaporkan sudah ‘muak’ dengan apa yang mereka anggap sebagai ‘sirkus’ yang mengelilingi Pangeran Harry dan Meghan Markle. Pakar kerajaan Robert Jobson berpendapat bahwa William dan Kate memilih untuk menjaga jarak dan fokus pada tugas serta rencana masa depan mereka, termasuk pendidikan putra sulung mereka, Pangeran George. Mereka tampaknya tidak memiliki energi atau keinginan untuk terlibat dalam drama yang berkelanjutan.
Sejak Harry dan Meghan meninggalkan tugas kerajaan pada tahun 2020 dan pindah ke Amerika Serikat, hubungan kedua pangeran tersebut terus memburuk. Pertemuan terakhir mereka yang diketahui publik adalah saat penobatan ayah mereka pada Mei 2023. Meskipun dilaporkan sempat bertemu secara pribadi saat pemakaman paman mereka, Lord Robert Fellowes, pada Agustus 2024, konon mereka tidak berbicara atau duduk bersebelahan, yang semakin menggarisbawahi kelanjutan royal brothers William Harry feud.
Meskipun Pangeran Harry secara terbuka menyatakan keinginannya untuk berdamai dengan keluarganya, dengan mengatakan pada Mei 2025 bahwa ‘tidak ada gunanya terus-menerus bertengkar’, tampaknya upaya tersebut belum membuahkan hasil dari pihak William. Sumber internal menyebutkan bahwa William merasa ‘marah’ dengan keputusan ayahnya untuk bertemu Harry dan Meghan, bahkan ada klaim bahwa ia merasa ayahnya dimanipulasi. Sikap William yang cenderung dingin dan menjaga jarak ini menunjukkan bahwa proses penyembuhan luka lama membutuhkan waktu yang sangat panjang, dan rekonsiliasi penuh masih menjadi prospek yang jauh.
Kunjungan Harry ke Inggris kali ini, yang diakhiri dengan pertemuan keluarga di Highgrove, meskipun disambut baik oleh Raja Charles, tampaknya tidak mengubah sikap Pangeran William. Sang Pangeran Wales dilaporkan tidak menunjukkan minat untuk membuka kembali kontak, bahkan ketika Harry dikabarkan telah mencoba menjangkau sebelum kedatangannya. Hal ini meninggalkan kedua saudara tersebut dalam posisi yang sama seperti bertahun-tahun sebelumnya: renggang, penuh kecurigaan, dan tampaknya tidak dalam suasana untuk melakukan adegan rekonsiliasi yang sederhana. Royal brothers William Harry feud ini menjadi salah satu topik paling menarik sekaligus menyedihkan dalam dinamika keluarga kerajaan Inggris.



Post Comment