Rekor Rating Pecah! Agent Kim Reactivated Makin Menggila di Slot Tayang Jumat Malam

Rekor Rating Pecah! Agent Kim Reactivated Makin Menggila di Slot Tayang Jumat Malam

Sekolapedia – 18 Juli 2026 | Jakarta – Drama Korea Agent Kim Reactivated kembali mencetak sejarah rating pemirsa di Korea Selatan. Serial aksi-thriller yang dibintangi oleh aktor papan atas So Ji-sub ini sukses menorehkan angka rating tertinggi sepanjang penayangannya pada hari Jumat malam, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu tontonan paling diminati.

Pertanyaan mengenai agent kim reactivated tayang jam berapa akhirnya terjawab dengan kesuksesan dramatisnya. Tayang setiap Jumat dan Sabtu di stasiun televisi SBS Korea Selatan, Agent Kim Reactivated membuktikan bahwa slot tayang Jumat malam yang biasanya memiliki rating lebih rendah, kini bisa mendulang kesuksesan luar biasa berkat drama ini. Catatan Nielsen Korea pada Jumat, 17 Juli 2026, menunjukkan episode terbaru berhasil meraih rating 21,9% secara nasional. Angka ini tidak hanya menjadi rekor pribadi untuk penayangan Jumat malam, tetapi juga melampaui perolehan episode yang tayang pada Sabtu beberapa pekan lalu.

Meskipun perolehan rating pada Sabtu malam secara umum lebih tinggi, pencapaian Agent Kim Reactivated pada Jumat malam tetaplah fenomenal. Data yang dihimpun menunjukkan tren kenaikan rating yang konsisten. Episode 1 mencatat 9,5%, melonjak drastis ke 18,8% pada episode 3, dan mencapai 20,5% pada episode 5. Sementara itu, episode yang tayang di Sabtu malam juga tak kalah gemilang, dengan episode 2 meraih 15,7%, episode 4 mencatat 21,6%, dan episode 6 mencapai 22,3%. Kenaikan rating yang berkelanjutan ini menegaskan daya tarik kuat drama yang diadaptasi dari webtoon populer ini.

Bagi penonton di Indonesia, agent kim reactivated tayang jam berapa bisa disaksikan secara legal melalui platform streaming Netflix. Drama ini tayang setiap Jumat dan Sabtu pukul 19.50 WIB, tak lama setelah penayangan resminya di Korea Selatan, lengkap dengan subtitle bahasa Indonesia. Penayangan perdana drama ini pada 26 Juni 2026 lalu telah menarik perhatian besar, dengan rating awal 15,7% yang langsung meroket di dua episode awal. Total 10 episode dijadwalkan akan mengakhiri kisah Manajer Kim pada 25 Juli 2026.

Lebih dari sekadar aksi menegangkan, Agent Kim Reactivated juga berhasil mengangkat isu sosial yang relevan, terutama perundungan (bullying) di sekolah. Drama ini dengan gamblang menunjukkan sisi gelap dari fenomena tersebut, menggambarkan bagaimana sistem yang seharusnya melindungi justru seringkali apatis atau bahkan berpihak pada pelaku yang memiliki kekuasaan. Kisah Kim Do Hyun (So Ji-sub), seorang mantan agen rahasia yang menyamar sebagai pegawai bank demi melindungi putrinya, Min Ji (Seo Su Min), menjadi cerminan frustrasi publik terhadap ketidakadilan.

🔖 Baca juga:
Nuggets vs Cavaliers: Analisis Pertarungan Strategi Antara Kekuatan Barat dan Timur

Karakter Kim Do Hyun sendiri menawarkan kompleksitas yang menarik. Di satu sisi, ia adalah ayah yang penyayang, namun di sisi lain, ia memiliki kemampuan tempur luar biasa yang terpaksa diaktifkan kembali demi menyelamatkan buah hatinya. Dualitas karakter ini, ditambah dengan chemistry kocaknya bersama mantan rekan agen rahasia, menjadi salah satu daya tarik utama. Penampilan So Ji-sub dalam drama ini juga menandai kembalinya sang aktor ke layar SBS setelah 13 tahun.

Fakta bahwa agent kim reactivated tayang jam berapa menjadi pertanyaan banyak orang menunjukkan tingginya minat publik. Drama ini tidak hanya memecahkan rekor rating pribadi, tetapi juga menjadi miniseri dengan rating tertinggi tahun 2026 di slot tayangnya. Angka rating demografis usia 20-49 tahun yang melonjak hingga 8,5 persen semakin membuktikan dominasinya di kalangan penonton muda.

Meskipun ada beberapa judul drama akhir pekan lain yang berpotensi menjadi pesaing, seperti The Husband (KBS2) dan The Apartment Job (JTBC), sepertinya sulit bagi mereka untuk mengejar pencapaian rating Agent Kim Reactivated hingga akhir penayangannya. Aksi brutal Manajer Kim dalam menghadapi para perundung dan bekingannya memberikan semacam katarsis bagi penonton, mewakili rasa frustrasi publik terhadap hukum yang seringkali gagal memberikan keadilan. Dengan demikian, drama ini membuktikan bahwa tontonan bergenre aksi pun bisa menjadi media kritik sosial yang brilian.

Post Comment