Rekor Pertemuan Keseluruhan (H2H) Spanyol vs Belgia

Jika ditarik dari sejarah panjang pertemuan kedua tim, Timnas Spanyol (La Furia Roja) jauh lebih mendominasi dibandingkan Belgia (The Red Devils).

Dari total 23 pertemuan resmi di berbagai ajang (sejak duel pertama mereka di Olimpiade 1920), berikut ringkasan statistiknya:

SektorStatistik
Total Pertandingan23 Laga
Kemenangan Spanyol12 Kali
Kemenangan Belgia5 Kali
Hasil Imbang6 Kali
Produktivitas Gol Spanyol46 Gol
Produktivitas Gol Belgia22 Gol

Sejarah mencatat bahwa dominasi Spanyol atas Belgia mulai terbentuk kuat sejak era 1980-an. Setelah Belgia sempat mencuri kemenangan 2-1 di Piala Eropa 1980, mereka justru kesulitan menandingi kekuatan Spanyol di dekade-dekade berikutnya.

Dominasi Era Modern: Lima Pertemuan Terakhir

Ketangguhan La Furia Roja atas Belgia semakin terlihat jelas apabila kita melihat rekor di era modern. Dalam lima pertemuan terakhir, Spanyol menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan, mencetak total 13 gol dan hanya kebobolan 1 gol saja.

🔖 Baca juga:
Baterai iPhone Terbaru Dikabarkan Lebih Awet dari Pendahulunya

Berikut adalah daftar lima hasil pertemuan terakhir kedua tim:

  • 1 September 2016 (Uji Coba): Belgia 0-2 Spanyol (David Silva 34′, 62′ [P])
  • 5 September 2009 (Kualifikasi Piala Dunia): Spanyol 5-0 Belgia
  • 15 Oktober 2008 (Kualifikasi Piala Dunia): Belgia 1-2 Spanyol
  • 8 Oktober 2005 (Kualifikasi Piala Dunia): Belgia 0-2 Spanyol
  • 9 Oktober 2004 (Kualifikasi Piala Dunia): Spanyol 2-0 Belgia

Catatan: Pertemuan terakhir mereka di tahun 2016 menjadi panggung bagi David Silva yang memborong dua gol kemenangan Spanyol di Brussels. Sejak saat itu, kedua tim belum pernah bertemu lagi dalam laga kompetitif hingga takdir mempertemukan mereka di perempat final Piala Dunia 2026.

Jejak Rivalitas di Panggung Piala Dunia

Laga di Los Angeles nanti akan menjadi bentrokan ketiga bagi Spanyol dan Belgia di putaran final Piala Dunia. Menariknya, rekor khusus mereka di turnamen sepak bola terakbar ini masih berada di posisi seimbang (1-1).

1. Piala Dunia 1986 (Meksiko) – Babak Perempat Final

Ini adalah memori paling indah bagi publik sepak bola Belgia. Bermain di babak perempat final (sama seperti edisi 2026 ini), Belgia unggul lebih dulu lewat Jan Ceulemans sebelum disamakan oleh Juan Señor di menit ke-85. Setelah babak perpanjangan waktu tanpa gol, kiper legendaris Belgia, Jean-Marie Pfaff, menjadi pahlawan dengan menepis tendangan penalti Eloy. Belgia pun menang adu penalti 5-4 dan melenggang ke semifinal.

2. Piala Dunia 1990 (Italia) – Fase Grup

Empat tahun berselang, Spanyol berhasil menuntaskan dendam mereka di babak grup. Melalui gol penalti dari Míchel dan aksi Alberto Górriz, Spanyol membungkam Belgia dengan skor 2-1 (gol balasan Belgia dicetak Patrick Vervoort). Kemenangan ini membawa Spanyol keluar sebagai juara grup.

Analisis Kekuatan Terkini di Piala Dunia 2026

Kedua tim melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 dengan modal performa yang sangat impresif namun memiliki karakteristik permainan yang kontras. Laga ini akan menjadi duel antara pertahanan baja Spanyol melawan lini serang tajam Belgia.

Spanyol: Benteng Kokoh Tanpa Kebobolan

Skuad asuhan Luis de la Fuente melaju ke perempat final setelah menyingkirkan tetangga mereka, Portugal, dengan skor 1-0 di babak 16 besar lewat gol tunggal Mikel Merino.

  • Statistik Turnamen: 4 Menang, 1 Seri, 0 Kalah.
  • Pertahanan: Belum kebobolan satu gol pun (5 clean sheet beruntun).
  • Gaya Main: Mengandalkan kontrol ritme lini tengah melalui Rodri dan Pedri, dipadukan dengan kecepatan para pemain sayap muda seperti Lamine Yamal dan Nico Williams.

Belgia: Mesin Gol yang Sedang Panas

Di sisi lain, The Red Devils lolos ke perempat final setelah tampil beringas menggulung tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 di babak 16 besar.

  • Statistik Turnamen: 3 Menang, 2 Seri, 0 Kalah.
  • Lini Serang: Menjadi salah satu tim paling produktif di turnamen dengan torehan 13 gol (rata-rata 2,6 gol per pertandingan).
  • Gaya Main: Sangat berbahaya dalam skema serangan balik cepat memanfaatkan kreativitas Kevin De Bruyne serta daya dobrak Charles De Ketelaere dan Jérémy Doku di lini depan.

Kesimpulan & Prediksi Sebelum Pertandingan

Secara di atas kertas dan berdasarkan nilai historis, Spanyol memiliki keunggulan psikologis yang besar berkat dominasi H2H mutlak mereka selama beberapa dekade terakhir. Kokohnya tembok pertahanan Unai Simón dan kolega akan diuji secara maksimal oleh agresivitas gol Belgia.

Namun, Belgia punya sejarah manis meruntuhkan Spanyol di fase perempat final Piala Dunia (1986). Jika Kevin De Bruyne mampu menemukan celah di lini tengah Spanyol, bukan tidak mungkin The Red Devils akan memutus rekor buruk 40 tahun mereka atas La Furia Roja di turnamen resmi. Laga ini diprediksi akan berjalan sangat ketat dan berpotensi berlanjut hingga babak perpanjangan waktu.

penulis: Anisa Ramadani

Post Comment