×

Pesta Pasar Modal: IHSG Melambung Tinggi Ditopang Lonjakan Saham Konglomerat dan Aksi Korporasi BUMN

Pesta Pasar Modal: IHSG Melambung Tinggi Ditopang Lonjakan Saham Konglomerat dan Aksi Korporasi BUMN

Sekolapedia – 23 Juli 2026 | Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan taringnya pada perdagangan Kamis, 23 Juli 2026. Pasar finansial domestik diselimuti sentimen positif yang mendorong IHSG ditutup melonjak signifikan sebesar 1,51% atau bertambah 95,68 poin ke level 6.430 pada sesi pertama perdagangan. Gelombang penguatan ini tidak lepas dari daya dorong masif yang diberikan oleh sejumlah emiten unggulan, khususnya dari kelompok konglomerat terkemuka di tanah air.

Kinerja cemerlang bursa dipimpin oleh deretan saham dari Grup Bakrie dan Grup Prajogo Pangestu yang mengalami lonjakan harga secara drastis. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi salah satu pusat perhatian investor setelah harga sahamnya meroket hingga 15,48% ke level Rp 194 per saham pada sesi pertama, sebelum akhirnya bergerak stabil di kisaran Rp 190 pada awal sesi kedua. Senior Market Analyst PT Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji, mengungkapkan bahwa lonjakan harga saham BUMI tidak lepas dari hadirnya Salim Group yang memberikan jangkar kredibilitas kuat.

“Kehadiran Salim Group mampu memulihkan tata kelola perusahaan secara menyeluruh serta membuka akses jaringan bisnis dan pembiayaan yang jauh lebih luas,” jelas Nafan. Ia menambahkan, struktur permodalan BUMI juga kian sehat berkat penyelesaian utang melalui skema private placement jumbo di masa lalu, sehingga arus kas operasional dapat difokuskan untuk ekspansi dan hilirisasi.

Selain BUMI, emiten Grup Bakrie lainnya seperti PT Darma Henwa Tbk (DEWA) turut melambung 10,45% ke level Rp 486. Sementara itu, kelompok usaha milik konglomerat Prajogo Pangestu juga tak mau ketinggalan; PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melejit 13,19% ke posisi Rp 815, diikuti oleh PT Petrosea Tbk (PTRO) yang naik 8,74%, serta PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang menguat 6,94%.

Dari kancah perbankan pelat merah, kabar besar datang dari konsolidasi aset Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Tiga bank besar yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) resmi merampungkan pengalihan anak usaha manajer investasi mereka kepada PT Danantara Asset Management (DAM). Langkah strategis ini menandai babak akhir konsolidasi bisnis pengelolaan aset BUMN yang diproyeksikan melahirkan perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia.

🔖 Baca juga:
Teknologi Gadget Hari Ini yang Layak Dipantau

Secara keseluruhan, pasar menyambut positif berbagai dinamika korporasi dan makroekonomi ini. Dengan likuiditas yang melimpah, tercatat volume transaksi sepanjang sesi pertama mencapai 34,81 miliar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp 11,89 triliun. Seluruh sektor industri kompak parkir di zona hijau, dipimpin oleh sektor properti yang melonjak hingga 4,46%, memberikan sinyal pemulihan ekonomi yang kian solid di paruh kedua tahun 2026.

Penguatan bursa saham domestik hari ini membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap stabilitas makroekonomi nasional serta prospek cerdas dari aksi korporasi para konglomerat besar. Transformasi tata kelola yang lebih transparan dan efisien di berbagai emiten utama diyakini akan terus menjaga tren positif pasar modal Indonesia ke depannya.

Post Comment