Sekolapedia – 23 Juli 2026 | Momen liburan sekolah yang seharusnya diisi dengan kebahagiaan dan tawa riang mendadak berubah menjadi pengalaman yang sangat menegangkan bagi selebgram Hamidah Rachmayanti bersama suaminya, Irfan Farhad. Putri sulung mereka, Shireen, nyaris terseret ganasnya ombak pantai di Bali saat sedang asyik bermain bersama beberapa anak lain yang baru mereka kenal di lokasi wisata.
Peristiwa mencekam ini dibagikan langsung oleh Hamidah Rachmayanti melalui akun media sosial pribadinya. Menurut cerita yang dibagikan, liburan tersebut merupakan permintaan khusus dari Shireen yang ingin menikmati keindahan pantai di Bali. Awalnya, suasana terpantau kondusif dan menyenangkan ketika sang ayah, yang akrab disapa Baba, menemani Shireen bermain air di tepi pantai.
Situasi berubah drastis dalam hitungan menit ketika perhatian Hamidah Rachmayanti teralihkan sejenak untuk mengurus anak bungsunya, Shayna, yang hendak memakan pasir pantai. Tanpa disadari, Shireen dan sang ayah bermain semakin menjauh dari bibir pantai bersama dua anak laki-laki lain yang ikut bergabung dalam permainan air tersebut.
Rekaman video amatir yang diambil secara tidak sengaja oleh Hamidah Rachmayanti memperlihatkan detik-detik ketika ombak besar datang menerjang kawasan tersebut. Irfan Farhad yang menyadari bahaya langsung berusaha menarik tangan putrinya agar tetap berada di tepi. Namun, hantaman ombak yang cukup kuat membuat dua anak laki-laki yang ikut bermain sempat terlepas dan terseret arus.
Kabar mengejutkan terungkap setelah insiden tersebut berhasil diredakan. Usut punya usut, salah satu dari dua anak laki-laki yang sempat terseret ombak dan hilang sesaat adalah Bambang, putra bungsu dari pasangan selebritas Meisya Siregar dan Bebi Romeo. Beruntung, kesigapan petugas penyelamat pantai atau lifeguard bersama pengunjung sekitar berhasil menyelamatkan anak-anak tersebut sebelum jatuh korban jiwa.
Meisya Siregar, yang juga mengunggah cerita serupa di media sosialnya, mengaku sempat merasa sangat terpukul dan dihantui rasa bersalah atas kelengahan tersebut. Kendati demikian, ia memilih untuk berdamai dengan keadaan dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi kesalahan yang sama dalam mengawasi buah hati di area perairan terbuka.
Insiden menegangkan ini tentu memberikan alarm penting bagi para orang tua agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ketika mengajak anak-anak berlibur di kawasan pantai. Pengawasan ekstra ketat sangat diperlukan mengingat situasi alam seperti ombak besar dapat berubah dalam hitungan detik tanpa bisa diprediksi sebelumnya.
Post Comment