Sekolapedia – 01 Juli 2026 | Kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu, 1 Juli 2026. Pelemahan ini terjadi di tengah arus keluar dana asing yang meninggalkan pasar saham. Nilai tukar rupiah turun 37 poin atau 0,21% menjadi 17.944 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.907 per dolar AS.
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono, nilai ekspor pada Mei 2026 turun 5,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh melemahnya ekspor nonmigas, terutama pada komoditas logam mulia dan perhiasan, bijih logam, terak dan abu, serta besi dan baja.
Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau warga Indonesia ke luar negeri pada Mei 2026 menurun 14,49% dibandingkan April 2026. Penurunan ini disebabkan oleh kenaikan harga tiket pesawat akibat meningkatnya harga avtur dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Nilai tukar rupiah yang melemah juga berdampak pada wisatawan nusantara (wisnus) di dalam negeri. Jumlah perjalanan wisnus di Tanah Air pada Mei 2026 mencapai 106,16 juta perjalanan, meningkat 8,83% dibandingkan April 2026 dan naik 8,69% dibandingkan Mei 2025.
Kurs dolar AS di BCA, BRI, Mandiri, dan BNI pada Rabu, 1 Juli 2026, juga mengalami pelemahan. Harga beli dolar AS di BCA sebesar Rp17.938 dan harga jual sebesar Rp17.958.
Dalam beberapa waktu terakhir, pelemahan nilai tukar rupiah belum mampu mengerek kinerja ekspor Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor pada Mei 2026 turun 5,73% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berdampak pada perjalanan wisatawan nasional (wisnas) atau warga Indonesia ke luar negeri. Jumlah perjalanan wisnas pada Mei 2026 menurun 14,49% dibandingkan April 2026.
Kesimpulan, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdampak pada kinerja ekspor dan perjalanan wisatawan nasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk menguatkan nilai tukar rupiah dan meningkatkan kinerja ekspor dan pariwisata.



Post Comment