Sekolapedia – 25 Juli 2026 | Laga sengit tersaji dalam duel benfica vs St. Gallen pada leg pertama babak kualifikasi kedua Liga Europa 2026-27 yang digelar di Sitterstadion, Swiss. Klub raksasa asal Portugal tersebut secara mengejutkan harus takluk di tangan tuan rumah dengan skor tipis 1-2. Pertandingan benfica vs St. Gallen ini langsung menyita perhatian publik sepak bola internasional mengingat status Benfica sebagai salah satu kekuatan besar di Eropa yang musim lalu tampil impresif di kompetisi domestik.
Tuan rumah tampil tanpa rasa gentar sejak peluit babak pertama dibunyikan. Dukungan penuh dari suporter yang memadati stadion membakar semangat juang para pemain St. Gallen. Hasilnya, Aliou Baldé berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-37 lewat tendangan spektakuler dari sudut sempit yang membuat publik tuan rumah bergemuruh. Tertinggal lebih dulu, Benfica mencoba merespons dan berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum melalui aksi Rafa Silva yang memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan semakin meningkat. Benfica berupaya mengambil alih kendali pertandingan, namun disiplin lini belakang St. Gallen membuat skuad asuhan pelatih Enrico Maassen itu kesulitan menciptakan peluang bersih. Petaka bagi tim tamu hadir pada menit ke-80. Memanfaatkan situasi sepak pojok dari umpan Lukas Daschner, bek tengah Tom Gaal sukses melepaskan tandukan akurat yang tak mampu dijangkau oleh penjaga gol lawan. Skor 2-1 untuk keunggulan St. Gallen bertahan hingga bubaran.
Meskipun menelan kekalahan pada leg pertama benfica vs St. Gallen kali ini, peluang skuad asuhan pelatih asal Portugal tersebut belum tertutup sepenuhnya. Agregat masih akan ditentukan pada leg kedua yang dijadwalkan berlangsung di Estadio da Luz, Lisbon. Benfica tetap diunggulkan saat bermain di kandang sendiri, namun mereka wajib memperbaiki performa jika tidak ingin tersingkir lebih awal di ajang kualifikasi Eropa musim ini. Di sisi lain, kemenangan bersejarah ini akan terus dikenang oleh para pendukung St. Gallen sebagai salah satu momen paling magis dalam sejarah klub.



Post Comment