Jadwal Spanyol vs Belgia Lengkap dengan Jam Kick-off

Pertandingan perempat final ini akan digelar di Amerika Serikat (salah satu dari tiga negara tuan rumah selain Kanada dan Meksiko). Perbedaan zona waktu yang cukup signifikan membuat pencinta sepak bola di tanah air harus bersiap begadang demi menyaksikan laga akbar ini.

Berikut adalah detail jadwal penayangan untuk wilayah Indonesia:

  • Pertandingan: Spanyol vs Belgia (Babak Perempat Final Piala Dunia 2026)
  • Hari: Sabtu
  • Tanggal: 11 Juli 2026
  • Jam Kick-off: 02:00 WIB (Dini hari)
  • Stadion: Los Angeles Stadium (SoFi Stadium), California, Amerika Serikat
  • Stasiun TV Penyiar: TVRI (TVRI Nasional & TVRI Sport)

Bagi Anda yang berada di wilayah Indonesia Tengah (WITA), pertandingan ini akan memulai kick-off pada pukul 03:00 WITA. Sementara untuk wilayah Indonesia Timur (WIT), laga akan disiarkan mulai pukul 04:00 WIT.

Menilik Venue Laga: Kedigdayaan Los Angeles Stadium

Laga super big match ini akan diselenggarakan di Los Angeles Stadium, atau yang dikenal secara komersial sebagai SoFi Stadium, berlokasi di Inglewood, California. Stadion super megah ini memiliki kapasitas penonton mencapai lebih dari 70.000 kursi dan dilengkapi dengan layar video melingkar bersisi ganda raksasa (Infinity Screen).

Bermain di pesisir barat Amerika Serikat dengan atmosfer stadion yang megah dipastikan akan membakar semangat para pemain kedua tim untuk menyuguhkan permainan terbaik mereka.

🔖 Baca juga:
Cara Mendapatkan Uang dari Aplikasi: Daftar APK Penghasil Uang Terpercaya

Mengapa Laga Spanyol vs Belgia Layak Disebut “Super Big Match”?

Pertemuan Spanyol dan Belgia di babak 8 besar ini bukan sekadar laga biasa. Kedua tim membawa modal performa yang sangat impresif sepanjang turnamen bergengsi ini, menjadikannya duel ideal antara tim dengan pertahanan terbaik melawan tim dengan lini serang paling produktif.

1. Spanyol dan Rekor “Suci” Lini Belakang

Di bawah asuhan pelatih Luis de la Fuente, La Roja menjelma menjadi tim dengan organisasi pertahanan paling rapat di Piala Dunia 2026. Hingga menembus babak perempat final, gawang Spanyol yang dikawal oleh Unai Simon belum pernah kebobolan satu gol pun.

Setelah mengandaskan perlawanan Austria dengan skor 3-0 di fase gugur awal, Spanyol sukses melewati ujian berat di babak 16 besar dengan menumbangkan tetangga serumpun mereka, Portugal, lewat kemenangan tipis 1-0 berkat gol Mikel Merino di masa injury time.

2. Belgia yang Haus Gol dan Tak Terkalahkan

Di kubu lawan, Timnas Belgia yang ditukangi oleh Rudi Garcia tampil sebagai kesebelasan yang sangat agresif. The Red Devils tercatat telah meluncurkan total 13 gol sepanjang turnamen bergengsi ini.

Modal utama Belgia bukan hanya produktivitas gol, melainkan konsistensi permainan mereka. Kevin De Bruyne dkk. saat ini mengantongi rekor 18 pertandingan beruntun tak terkalahkan di semua kompetisi resmi. Di babak 16 besar kemarin, Belgia sukses membungkam perlawanan ketat dari tim tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1.

Kabar Skuad dan Kondisi Tim Terkini

Sebelum menyaksikan jalannya laga esok dini hari, mari intip bagaimana kesiapan komposisi pemain dari masing-masing kubu.

Skuad Spanyol: Kekuatan Penuh dan Matang

Luis de la Fuente beruntung karena hampir seluruh pilar utamanya berada dalam kondisi bugar. Sektor pertahanan akan kembali dipimpin oleh duet kokoh Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte. Di lini tengah, jangkar Manchester City, Rodri, akan bertindak sebagai pengatur ritme permainan. Sementara lini serang Spanyol akan mengandalkan kecepatan serta kreativitas bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, untuk mengobrak-abrik sisi kiri pertahanan Belgia.

Skuad Belgia: Kehilangan Jenderal Lapangan Tengah

Ujian berat justru mendatangi kubu Belgia menjelang laga penentuan ini. Gelandang bertahan andalan mereka, Amadou Onana, dipastikan absen karena mengalami cedera robek ligamen lutut (ACL) pada pertandingan sebelumnya.

Kehilangan Onana merupakan kerugian besar bagi lini tengah Belgia karena ia merupakan sosok pemutus serangan lawan yang sangat krusial. Absennya Onana memaksa Rudi Garcia untuk menggeser peran Youri Tielemans atau Nicolas Raskin agar bermain lebih defensif demi menopang Kevin De Bruyne yang diplot sebagai motor serangan utama.

Head-to-Head (H2H) Spanyol vs Belgia di Piala Dunia

Secara keseluruhan, Spanyol memang lebih sering memenangkan duel saat bertemu Belgia di berbagai ajang internasional. Namun, jika mengerucutkan statistik pada kompetisi khusus Piala Dunia, kedua tim memiliki catatan sejarah yang berimbang.

Salah satu memori paling membekas terjadi pada Piala Dunia 1986. Kala itu, di babak yang sama yaitu perempat final, Belgia sukses menyingkirkan Spanyol lewat drama adu penalti dengan skor 5-4 setelah bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit. Pertandingan 10 Juli waktu setempat (atau 11 Juli WIB) ini menjadi kesempatan emas bagi generasi baru Spanyol untuk membalaskan dendam sejarah 40 tahun silam tersebut.

Cara Menonton Live Streaming Spanyol vs Belgia

Di Indonesia, hak siar resmi untuk pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 dipegang oleh TVRI. Anda dapat menyaksikan pertandingan ini secara gratis melalui layar televisi melalui saluran digital TVRI Nasional maupun TVRI Sport.

Bagi Anda yang mobile atau ingin menyaksikan via gawai, layanan live streaming resmi dapat diakses melalui aplikasi atau situs web resmi TVRI Klik sesuai dengan jadwal kick-off pukul 02:00 WIB.

Pastikan koneksi internet Anda stabil agar bisa menikmati siaran langsung pertandingan dengan kualitas resolusi tinggi tanpa gangguan buffering, mengingat pertandingan diprediksi berjalan dengan tempo sangat cepat sejak menit pertama.

Prediksi Jalannya Laga

Pertandingan ini diprediksi akan menyajikan perang taktik yang sangat ketat. Spanyol akan mencoba menerapkan permainan operan pendek dari kaki ke kaki (tiki-taka modern) untuk mengontrol jalannya laga sekaligus meredam agresivitas lini depan Belgia.

Sebaliknya, Belgia yang kehilangan Onana kemungkinan akan bermain sedikit lebih rapat di lini tengah dan mengandalkan transisi balik cepat memanfaatkan kreativitas Kevin De Bruyne dan ketajaman Charles De Ketelaere di sepertiga akhir lapangan.

Pemenang dari partai panas ini dipastikan melaju ke babak semifinal dan sudah ditunggu oleh salah satu kandidat juara lainnya, Prancis, yang telah mengamankan tiket terlebih dahulu usai menekuk Maroko dengan skor 2-0.

penulis: Anisa Ramadani

Post Comment