Drama Kansas City: Gol Spektakuler Julian Alvarez Antar Argentina ke Semifinal Piala Dunia

Drama Kansas City: Gol Spektakuler Julian Alvarez Antar Argentina ke Semifinal Piala Dunia

Sekolapedia – 12 Juli 2026 | KANSAS CITY – Stadion Arrowhead menjadi saksi bisu pertarungan dramatis yang mengantarkan Argentina melaju ke babak semifinal Piala Dunia setelah menundukkan Swiss dengan skor akhir 3-1. Pertandingan perempat final yang berlangsung sengit ini berakhir dengan kepedihan bagi tim Swiss yang harus mengakui keunggulan sang juara bertahan, meski sempat memberikan perlawanan luar biasa sepanjang laga.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Argentina langsung mengambil inisiatif serangan. Keunggulan cepat tercipta pada menit ke-10 melalui sundulan Alexis Mac Allister yang memanfaatkan sepak pojok akurat dari Lionel Messi. Bola yang disundul Mac Allister meluncur deras ke sudut jauh gawang, gagal diantisipasi oleh penjaga gawang Swiss, Gregor Kobel. Gol ini menandai momen pertama kalinya Swiss tertinggal dalam perolehan skor di sepanjang turnamen ini.

Swiss, yang tampil tanpa penyerang andalan Johan Manzambi akibat cedera, menunjukkan mentalitas baja. Mereka menolak untuk menyerah dan justru meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Kiper Argentina, Emiliano Martinez, dipaksa bekerja keras melakukan serangkaian penyelamatan gemilang untuk menjaga keunggulan timnya. Ketegangan memuncak pada menit ke-72 ketika Breel Embolo diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu merah akibat insiden diving. Bermain dengan 10 orang membuat Swiss berada dalam posisi yang sangat sulit.

Pertandingan seolah akan berlanjut ke babak adu penalti, namun Julian Alvarez memecah kebuntuan melalui aksi individu yang memukau. Pada menit ke-112, Alvarez melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang telak di pojok atas gawang. Gregor Kobel, yang sudah berupaya terbang menjangkau bola, tidak memiliki kesempatan sedikitpun untuk menghalau tembakan tersebut. Gol ini disambut sorak-sorai ribuan pendukung Argentina yang memadati stadion.

Sembilan menit berselang, Lautaro Martinez mengunci kemenangan Argentina. Memanfaatkan bola muntah dari tendangan Thiago Almada, ia dengan tenang menceploskan bola ke gawang Swiss untuk mengubah kedudukan menjadi 3-1. Kemenangan ini memastikan langkah Argentina menantang Inggris di babak semifinal yang akan digelar di Atlanta pada hari Rabu mendatang.

🔖 Baca juga:
CSKA Moskow: Dari Dominasi Domestik hingga Tantangan di Kancah Eropa

Pasca pertandingan, Thiago Almada mengungkapkan bahwa skuad Argentina sudah terbiasa dengan penderitaan dan tekanan tinggi. Menurutnya, mempertahankan gelar juara bukanlah hal yang mudah, namun timnya tetap bertekad untuk mengejar kejayaan hingga akhir. Bagi Swiss, meskipun langkah mereka harus terhenti di babak delapan besar, pencapaian ini merupakan catatan sejarah terbaik mereka sejak tahun 1954.

Keberhasilan Argentina mempertahankan asa untuk menjadi tim pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia kini semakin nyata. Dengan performa lini serang yang tajam dan ketangguhan mental yang ditunjukkan di saat-saat kritis, Argentina kini bersiap untuk menghadapi laga berat melawan Inggris demi memperebutkan tiket ke final.

Laga ini menjadi pengingat betapa kejamnya sepak bola, di mana satu momen kecemerlangan pemain seperti Julian Alvarez bisa mengubah nasib sebuah tim. Gregor Kobel, yang tampil cukup solid sepanjang laga, harus mengakui bahwa gol tersebut berada di luar jangkauannya. Kini, dunia sepak bola menantikan apakah magis Argentina akan terus berlanjut di babak semifinal mendatang.

Post Comment