Sekolapedia – 11 Juli 2026 | Rotterdam – Feyenoord mengawali persiapan pramusim dengan hasil positif. Dalam laga uji coba di De Kuip, Sabtu (11/7/2026), tim asuhan Giovanni van Bronckhorst berhasil mengalahkan juara Belgia, Club Brugge, dengan skor 3-1. Kemenangan ini tidak hanya memberikan kepercayaan diri bagi tim, tetapi juga menyoroti performa impresif dari beberapa pemain anyar.
Pertandingan ini menjadi ajang unjuk gigi bagi para rekrutan baru Feyenoord, terutama Nacho Ferri, Mika Mármol, dan Tobias van den Elshout. Ketiganya sukses mencatatkan nama di papan skor, memberikan sinyal positif untuk musim mendatang.
Ferri Langsung Mencuri Perhatian
Nacho Ferri, striker asal Spanyol yang didatangkan dari KVC Westerlo dengan mahar sekitar sepuluh juta euro, langsung mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter. Setelah absen di laga sebelumnya melawan FC Dordrecht karena belum cukup fit, Ferri diturunkan sejak menit awal melawan Club Brugge. Dalam 45 menit penampilannya, Ferri berhasil membuat para penggemar Feyenoord terkesan.
Di media sosial, pujian mengalir deras untuk sang penyerang. Banyak yang memprediksi Ferri akan menjadi mesin gol bagi De Stadionclub musim ini. “Saya sudah cukup melihatnya. Ferri akan mencetak lima belas gol musim ini,” tulis salah seorang suporter di platform X. Komentar lain menyebutkan, “Meski baru 15 menit, saya sangat terkesan dengan Nacho Ferri.” Bahkan ada yang memuji kelengkapannya sebagai seorang striker Feyenoord, “Ferri memiliki semua yang Anda inginkan dari seorang striker Feyenoord. Senang rasanya punya striker lagi yang bisa mengoper bola dengan baik.” Satu-satunya catatan perbaikan yang disorot oleh beberapa pendukung adalah penyelesaian akhir, namun secara keseluruhan, Ferri dinilai memberikan kesan yang sangat baik.
Pelatih Giovanni van Bronckhorst pun turut memberikan apresiasi. “Kesan pertama saya terhadap Nacho (Ferri) bagus. Tapi itu berlaku untuk semua pemain. Kami telah berlatih keras minggu lalu, terutama pada pola pembangunan serangan. Itu terlihat jelas hari ini,” ujar Van Bronckhorst.
Debut Mármol dan Gol Penentu Van den Elshout
Selain Ferri, rekrutan anyar lainnya, Mika Mármol, juga menunjukkan performa gemilang. Bek tengah asal Spanyol ini berhasil menyumbangkan gol kedua bagi Feyenoord melalui sundulan memanfaatkan umpan sepak pojok dari Sem Steijn. Gol ini membawa Feyenoord unggul 2-1 dan menjadi momen penting dalam pertandingan.
Sementara itu, Tobias van den Elshout memastikan kemenangan Feyenoord dengan gol ketiganya di menit-menit akhir pertandingan. Pemain muda ini memanfaatkan blunder pertahanan Club Brugge dan dengan tenang menceploskan bola melewati kiper lawan, Jackers. Gol ini disambut meriah oleh para pendukung yang hadir di stadion.
Club Brugge Sempat Unggul
Club Brugge, yang tampil tanpa sejumlah pemain kunci yang masih menjalani libur pasca-Piala Dunia, sempat memberikan kejutan di awal babak kedua. Christos Tzolis, bintang muda mereka, berhasil mencetak gol pembuka di menit ke-51 setelah mendapatkan ruang yang cukup. Gol Tzolis sempat membuat Feyenoord tertinggal 0-1.
Namun, keunggulan Club Brugge tidak bertahan lama. Feyenoord merespons dengan cepat. Shaqueel van Persie, putra dari legenda Robin van Persie, yang baru masuk tiga menit sebelumnya, berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan memanfaatkan assist dari Sem Steijn. Gol ini membangkitkan semangat tim tuan rumah.
Persiapan yang Menjanjikan
Kemenangan ini merupakan yang kedua bagi Feyenoord dalam persiapan pramusim mereka, setelah sebelumnya sukses membantai FC Dordrecht dengan skor telak 6-0. Dengan performa yang meyakinkan dan kontribusi positif dari para pemain baru, Feyenoord optimis menatap musim baru Eredivisie yang akan dimulai pada 8 Agustus mendatang melawan Sparta Rotterdam.
Sementara itu, Club Brugge, yang memulai kompetisi liga Belgia pada 7 Agustus, masih perlu mematangkan komposisi timnya, terutama dengan kembalinya para pemain yang berlaga di Piala Dunia. Laga ini menjadi evaluasi penting bagi pelatih Giovanni van Bronckhorst dan stafnya untuk mengintegrasikan para pemain baru dan membangun chemistry tim yang solid.
Kehadiran mantan direktur teknis Dévy Rigaux di kubu Feyenoord juga menambah dimensi menarik dalam pertandingan ini, mengingat ia baru saja hijrah dari Club Brugge. Keputusannya untuk merekrut pemain seperti Ferri dan Mármol tampaknya langsung membuahkan hasil positif.
Secara keseluruhan, pertandingan melawan Club Brugge menunjukkan potensi besar yang dimiliki Feyenoord musim ini. Dukungan suporter yang antusias dan performa menjanjikan dari para pemain baru menjadi modal berharga untuk mengarungi kompetisi mendatang.



Post Comment