Blockbuster Semifinal: Argentina Tantang Inggris Usai Drama Perpanjangan Waktu

Blockbuster Semifinal: Argentina Tantang Inggris Usai Drama Perpanjangan Waktu

Daftar Isi

Sekolapedia – 12 Juli 2026 | Panggung semifinal Piala Dunia 2026 kini telah terisi lengkap menyusul keberhasilan dua raksasa sepak bola, Argentina dan Inggris, dalam mengamankan tiket empat besar melalui pertarungan dramatis yang harus ditentukan hingga babak perpanjangan waktu. Hasil ini memastikan pertemuan bergengsi antara La Albiceleste dan The Three Lions di Atlanta pada hari Rabu mendatang, sebuah laga yang telah lama dinantikan oleh para penggemar di seluruh dunia.

Langkah Argentina ke Semifinal

Argentina memastikan diri melaju ke babak semifinal setelah menundukkan perlawanan alot Swiss dengan skor 3-1 di Arrowhead Stadium, Kansas City. Pertandingan ini berjalan sangat ketat sejak awal. Alexis Mac Allister membuka keunggulan bagi juara bertahan pada menit ke-10 melalui sundulan terarah memanfaatkan sepak pojok akurat dari Lionel Messi. Meski mendominasi, Argentina sempat dikejutkan oleh gol penyeimbang dari Dan Ndoye pada menit ke-67 yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Situasi sempat memanas ketika Breel Embolo menerima kartu kuning kedua pada menit ke-72, memberikan keuntungan jumlah pemain bagi Argentina. Memasuki babak perpanjangan waktu, intensitas serangan tim asuhan Lionel Scaloni meningkat drastis. Setelah Thiago Almada nyaris memecah kebuntuan melalui tendangan yang membentur tiang gawang, Julián Alvarez akhirnya menjadi pahlawan dengan gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-112. Lautaro Martínez kemudian mengunci kemenangan melalui gol di masa tambahan waktu, memanfaatkan bola liar hasil serangan balik yang melibatkan Thiago Almada.

Inggris Menang Dramatis atas Norwegia

Di sisi lain, Inggris juga harus berjuang keras sebelum memastikan tempat mereka di semifinal. Menghadapi Norwegia yang tampil disiplin di Miami Stadium, skuad asuhan Thomas Tuchel meraih kemenangan 2-1 dalam laga yang diwarnai oleh penampilan gemilang Jude Bellingham. Gelandang tersebut mencetak dua gol krusial, termasuk gol penentu kemenangan pada menit ke-93 atau tiga menit setelah babak tambahan dimulai. Gol tersebut tercipta melalui sambaran bola muntah setelah tembakan jarak jauh Morgan Rogers gagal diamankan dengan sempurna oleh kiper Norwegia, Orjan Nyland.

🔖 Baca juga:
From Kebab Rows to World Cup Dominance: The Rise of the ‘Dictator Mbappe’ Phenomenon

Meskipun berhasil lolos ke semifinal untuk keempat kalinya dalam lima turnamen besar terakhir, pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui bahwa performa timnya masih jauh dari kata sempurna. Ia menyoroti banyaknya kesalahan teknis dan permainan yang kurang tajam sebagai evaluasi penting sebelum menghadapi Argentina. Sementara itu, Norwegia harus angkat koper dengan kepala tegak setelah memberikan perlawanan hebat dan berhasil mematikan pergerakan Erling Haaland sepanjang pertandingan.

Menuju Duel Klasik

Pertemuan antara Argentina dan Inggris di semifinal nanti menjadi salah satu pertandingan paling dinanti. Kedua tim saat ini berada dalam performa terbaiknya, dengan Argentina yang mengandalkan mental juara dan Inggris yang berambisi mengulang kejayaan tahun 1966. Berikut adalah rangkuman perjalanan kedua tim menuju semifinal:

  • Argentina: Mengandalkan ketajaman lini serang dan kemampuan untuk “menderita” dalam laga-laga sulit.
  • Inggris: Mengandalkan kedalaman skuad dan kemampuan individu pemain bintang seperti Jude Bellingham.

Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua pelatih dalam meracik strategi. Bagi Argentina, ini adalah kesempatan untuk mendekati gelar juara kedua secara beruntun, sementara bagi Inggris, ini adalah momentum untuk membuktikan kapasitas mereka di panggung internasional. Dengan kedua tim yang sama-sama memiliki kualitas papan atas, laga di Atlanta nanti dijamin akan menyajikan tontonan sepak bola kelas dunia yang emosional dan penuh taktik. Seluruh mata kini tertuju pada hari Rabu, di mana sejarah baru akan ditulis di atas lapangan hijau.

Post Comment