Awali Paruh Musim dengan Kekalahan, Columbus Crew Tumbang di Tangan NYCFC

Awali Paruh Musim dengan Kekalahan, Columbus Crew Tumbang di Tangan NYCFC

Sekolapedia – 23 Juli 2026 | Kompetisi Major League Soccer (MLS) kembali bergulir setelah jeda panjang akibat perhelatan Piala Dunia, namun hasil kurang memuaskan harus diterima oleh columbus crew saat menjamu New York City FC (NYCFC) di ScottsMiracle-Gro Field. Pertandingan yang dinanti-nantikan para pendukung setia ini berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan tim tamu pada Rabu malam waktu setempat.

Sebelum jeda dua bulan akibat Piala Dunia, performa columbus crew sebenarnya berada dalam tren positif. Di bawah arahan pelatih interim Laurent Courtois—yang menggantikan Henrik Rydstrom sejak 17 Mei—tim mencatatkan dua kemenangan beruntun, termasuk kemenangan penting 1-0 atas lawan yang sama di ajang U.S. Open Cup. Sayangnya momentum apik tersebut gagal dilanjutkan ketika kembali bertempur di arena liga domestik.

Babak pertama berjalan cukup berat bagi tuan rumah. Dalam 30 menit awal pertandingan, lini serang columbus crew kesulitan melepaskan tembakan ke arah gawang lawan. Kebuntuan pecah bagi NYCFC setelah gelandang Max Arfsten melakukan pelanggaran di area terlarang terhadap Agustin Ojeda pada menit ke-27. Nicolas Fernandez yang maju sebagai eksekutor penalti sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna, mengecoh penjaga gawang Patrick Schulte dan membawa NYCFC memimpin 1-0 hingga turun minum.

Memasuki paruh kedua, intensitas serangan tuan rumah mulai meningkat. Patrick Schulte sempat melakukan beberapa penyelamatan krusial untuk menjaga asa timnya tetap hidup. Namun, kelengahan kembali dimanfaatkan oleh NYCFC pada menit ke-70. Memanfaatkan umpan silang dari Talles Magno, Agustin Ojeda sukses mencatatkan namanya di papan skor dan memperlebar keunggulan tim tamu menjadi 2-0.

Upaya columbus crew untuk mengejar ketertinggalan membuahkan hasil di masa injury time babak kedua. Penyerang Dániel Gazdag berhasil memperkecil kedudukan lewat titik putih setelah pemain bertahan NYCFC melakukan pelanggaran handball di kotak terlarang. Sayangnya, gol penalti tersebut menjadi satu-satunya balasan yang mampu diciptakan tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.

🔖 Baca juga:
Barcelona vs Chelsea: Duel Epik di Camp Nou yang Bisa Mengubah Nasib Champions League

Secara keseluruhan, kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi jajaran pelatih dalam membenahi konsistensi permainan selepas libur panjang. Meski mendominasi beberapa aspek di babak kedua dengan mencatatkan total empat tembakan tepat sasaran dari sembilan percobaan, efektivitas di lini depan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Pertandingan ini juga diwarnai oleh debut penyerang muda berusia 18 tahun, Chase Adams, yang masuk sebagai pemain pengganti menjelang akhir laga. Selanjutnya, skuad asuhan Laurent Courtois harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi laga sarat gengsi bertajuk Hell is Real melawan FC Cincinnati yang dijadwalkan berlangsung di kandang sendiri pada 25 Juli mendatang.

Sebagai penutup, hasil minor ini tentu memotivasi columbus crew untuk segera bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara Wilayah Timur MLS. Dengan jadwal pertandingan yang semakin padat di paruh kedua musim, ketahanan fisik dan kedalaman skuad akan menjadi kunci utama bagi tim dalam bersaing memperebutkan tiket menuju babak play-off.

Post Comment