×

Niat Puasa Tasu’a dan Asyura 2026: Lafal Arab, Latin, Arti, serta Jadwal Pelaksanaannya

Bulan Muharram menjadi salah satu bulan yang paling istimewa dalam kalender Islam. Di bulan pertama tahun Hijriah ini, umat Muslim dianjurkan memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunnah Tasu’a dan Asyura. Karena itu, banyak orang mencari informasi mengenai niat puasa Tasu’a dan Asyura 2026 lengkap dengan lafal Arab, Latin, arti, serta jadwal pelaksanaannya.

Puasa Tasu’a dan Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar. Bahkan, Rasulullah SAW menyebut puasa Asyura sebagai salah satu amalan yang dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, memahami niat, waktu pelaksanaan, serta tata cara puasa ini menjadi hal yang penting bagi setiap Muslim.

Artikel berikut akan membahas secara lengkap tentang niat puasa Tasu’a dan Asyura 2026 agar Anda dapat melaksanakannya dengan benar sesuai sunnah Rasulullah SAW.

Apa Itu Puasa Tasu’a dan Asyura?

Puasa Tasu’a adalah puasa sunnah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram.

🔖 Baca juga:
Hardiknas 2026: Membangun Generasi Pintar dan Berbakti pada Bangsa

Kedua puasa ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan Nabi Musa AS. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Nabi Musa berpuasa pada hari Asyura sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas keselamatan yang diberikan kepada Bani Israil dari kejaran Fir’aun.

Ketika Rasulullah SAW mengetahui hal tersebut, beliau ikut berpuasa pada tanggal 10 Muharram dan menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya. Kemudian Rasulullah SAW berkeinginan menambahkan puasa pada tanggal 9 Muharram agar berbeda dengan tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Dari sinilah lahir anjuran melaksanakan puasa Tasu’a dan Asyura secara berurutan.

Jadwal Puasa Tasu’a dan Asyura 2026

Berdasarkan kalender Hijriah tahun 1448 H yang bertepatan dengan tahun 2026, jadwal puasa Tasu’a dan Asyura diperkirakan jatuh pada:

  • Puasa Tasu’a: 9 Muharram 1448 H
  • Puasa Asyura: 10 Muharram 1448 H

Namun, perlu diketahui bahwa penetapan awal Muharram dapat berbeda tergantung hasil rukyatul hilal dan keputusan pemerintah atau otoritas keagamaan masing-masing negara.

Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk selalu mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah atau lembaga yang berwenang menjelang bulan Muharram.

Niat Puasa Tasu’a 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Sebelum melaksanakan puasa Tasu’a, umat Islam dianjurkan untuk membaca niat pada malam hari hingga sebelum terbit fajar.

Bacaan Niat Puasa Tasu’a dalam Bahasa Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma Tasu’a sunnatan lillahi ta’ala.

Arti

“Saya berniat puasa sunnah Tasu’a karena Allah Ta’ala.”

Meskipun niat tempatnya berada di dalam hati, membaca lafal niat dapat membantu memperkuat kesungguhan dalam menjalankan ibadah.

Niat Puasa Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Pada tanggal 10 Muharram, umat Islam dapat melanjutkan ibadah dengan melaksanakan puasa Asyura.

Bacaan Niat Puasa Asyura dalam Bahasa Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma ‘Asyura sunnatan lillahi ta’ala.

Arti

“Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Ta’ala.”

Niat puasa Asyura sebaiknya dilakukan sejak malam hari sebelum pelaksanaan puasa agar lebih sempurna sesuai sunnah.

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura termasuk salah satu puasa sunnah yang memiliki keutamaan luar biasa.

Menghapus Dosa Setahun Sebelumnya

Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa Asyura dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah berlalu.

Keutamaan ini menjadikan puasa Asyura sebagai amalan yang sangat dianjurkan bagi umat Islam.

Meneladani Rasulullah SAW

Melaksanakan puasa Asyura berarti mengikuti sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Menambah Amal Kebaikan

Puasa merupakan ibadah yang memiliki pahala istimewa di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, menjalankan puasa Asyura menjadi kesempatan untuk menambah tabungan amal.

Keutamaan Puasa Tasu’a

Selain Asyura, puasa Tasu’a juga memiliki nilai ibadah yang tinggi.

Menyempurnakan Puasa Asyura

Puasa Tasu’a menjadi pelengkap puasa Asyura sehingga pelaksanaannya lebih sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW.

Membeda-kan Umat Islam dari Kaum Yahudi

Rasulullah SAW menganjurkan puasa pada tanggal 9 Muharram sebagai bentuk pembeda dari tradisi kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari Asyura.

Mendapatkan Pahala Sunnah

Setiap ibadah sunnah yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan pahala dari Allah SWT.

Tata Cara Puasa Tasu’a dan Asyura

Pelaksanaan puasa Tasu’a dan Asyura tidak berbeda dengan puasa sunnah lainnya.

1. Membaca Niat

Langkah pertama adalah berniat menjalankan puasa karena Allah SWT.

2. Makan Sahur

Makan sahur sangat dianjurkan karena mengandung keberkahan dan membantu menjaga kondisi tubuh selama berpuasa.

3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa

Sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, umat Islam wajib menahan diri dari:

  • Makan dan minum
  • Hubungan suami istri
  • Perbuatan yang membatalkan puasa
  • Perkataan buruk dan perbuatan tercela

4. Memperbanyak Amal Saleh

Selama berpuasa, dianjurkan memperbanyak:

  • Membaca Al-Qur’an
  • Berdzikir
  • Bersedekah
  • Berdoa
  • Melaksanakan salat sunnah

5. Berbuka Saat Waktu Magrib

Ketika matahari terbenam, umat Islam disunnahkan segera berbuka puasa dan bersyukur kepada Allah SWT.

Apakah Boleh Hanya Puasa Asyura Saja?

Pertanyaan ini sering muncul menjelang bulan Muharram.

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa puasa Asyura tetap sah dan mendapatkan pahala meskipun dilakukan tanpa puasa Tasu’a.

Namun, yang lebih utama adalah melaksanakan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram secara berurutan karena lebih sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.

Jika tidak memungkinkan menjalankan keduanya, puasa Asyura tetap dapat dilakukan secara terpisah.

Amalan Sunnah yang Dianjurkan di Bulan Muharram

Selain puasa Tasu’a dan Asyura, terdapat berbagai amalan yang dapat dilakukan untuk meraih keberkahan bulan Muharram.

Memperbanyak Puasa Sunnah

Muharram merupakan salah satu bulan terbaik untuk menjalankan puasa sunnah setelah Ramadan.

Memperbanyak Sedekah

Sedekah menjadi amalan yang dapat membantu sesama sekaligus mendatangkan keberkahan rezeki.

Membaca Al-Qur’an

Membiasakan diri membaca Al-Qur’an setiap hari dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Dzikir dan istighfar membantu mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon ampun atas segala kesalahan.

Tips Menjalankan Puasa Tasu’a dan Asyura

Agar puasa berjalan lancar, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:

  • Niatkan ibadah dengan ikhlas karena Allah SWT.
  • Jangan melewatkan sahur.
  • Perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka.
  • Hindari aktivitas yang terlalu berat jika memungkinkan.
  • Isi waktu dengan ibadah dan kegiatan positif.
  • Perbanyak doa selama berpuasa.

Kesimpulan

Niat puasa Tasu’a dan Asyura 2026 lengkap Arab, Latin, arti, serta jadwal pelaksanaannya menjadi informasi penting bagi umat Islam yang ingin menghidupkan bulan Muharram dengan amalan sunnah.

Niat puasa Tasu’a:

Nawaitu shauma Tasu’a sunnatan lillahi ta’ala.

Niat puasa Asyura:

Nawaitu shauma ‘Asyura sunnatan lillahi ta’ala.

Puasa Tasu’a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura dilakukan pada tanggal 10 Muharram. Kedua puasa ini memiliki keutamaan besar, terutama puasa Asyura yang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang lalu.

Dengan memahami niat, jadwal, tata cara, dan keutamaannya, umat Islam dapat menjalankan puasa Tasu’a dan Asyura dengan lebih khusyuk serta memperoleh pahala yang berlimpah di bulan Muharram yang penuh keberkahan.

penulis:chelsyaa adelia

Post Comment