Mengenal Sertifikat Bahasa Inggris TOEFL ITP, iBT, dan Duolingo untuk Beasiswa

Mengenal Sertifikat Bahasa Inggris TOEFL ITP, iBT, dan Duolingo untuk Beasiswa

Pentingnya Sertifikat Bahasa Inggris untuk Beasiswa

Dalam proses pendaftaran beasiswa, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu syarat yang paling sering diminta oleh lembaga pendidikan maupun penyedia beasiswa. Banyak program beasiswa dalam negeri maupun luar negeri mensyaratkan pelamar untuk melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagai bukti bahwa mereka mampu mengikuti perkuliahan dan berkomunikasi dalam lingkungan akademik internasional.

Beberapa jenis sertifikat bahasa Inggris yang paling populer saat ini adalah TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan Duolingo English Test (DET). Masing-masing memiliki karakteristik, format ujian, biaya, serta tingkat pengakuan yang berbeda.

Bagi calon penerima beasiswa, memahami perbedaan ketiga sertifikat ini sangat penting agar dapat memilih tes yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan studi.

Apa Itu TOEFL dan Duolingo English Test?

TOEFL merupakan singkatan dari Test of English as a Foreign Language, yaitu tes kemampuan bahasa Inggris yang dirancang untuk mengukur kemampuan akademik non-penutur asli bahasa Inggris.

🔖 Baca juga:
Perjalanan Hotman Paris Setelah Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah

Sementara itu, Duolingo English Test adalah tes bahasa Inggris berbasis online yang semakin populer karena lebih fleksibel dan biaya yang relatif lebih terjangkau.

Ketiga jenis tes ini sering digunakan sebagai syarat:

  • Beasiswa dalam negeri
  • Beasiswa luar negeri
  • Pendaftaran universitas
  • Program pertukaran pelajar
  • Seleksi kerja internasional
  • Program magister dan doktor

Mengenal TOEFL ITP

Apa Itu TOEFL ITP?

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) merupakan tes bahasa Inggris yang umumnya digunakan untuk kebutuhan akademik di dalam negeri.

Tes ini sering menjadi syarat:

  • Beasiswa LPDP tertentu
  • Seleksi masuk universitas
  • Program pertukaran mahasiswa
  • Persyaratan kelulusan kampus

TOEFL ITP tidak digunakan secara luas untuk pendaftaran universitas luar negeri seperti TOEFL iBT.

Materi TOEFL ITP

TOEFL ITP terdiri dari tiga bagian utama:

Listening Comprehension

Peserta mendengarkan percakapan atau dialog dalam bahasa Inggris dan menjawab pertanyaan terkait.

Structure and Written Expression

Bagian ini menguji pemahaman tata bahasa Inggris atau grammar.

Reading Comprehension

Peserta membaca beberapa teks akademik kemudian menjawab pertanyaan berdasarkan bacaan tersebut.

Skor TOEFL ITP

Skor TOEFL ITP berkisar antara:

310 – 677

Beberapa syarat beasiswa biasanya meminta skor:

  • 450 untuk tingkat sarjana
  • 500–550 untuk magister
  • 550 ke atas untuk program kompetitif

Kelebihan TOEFL ITP

  • Biaya lebih murah
  • Banyak tersedia di kampus
  • Cocok untuk beasiswa dalam negeri
  • Proses ujian relatif mudah diakses

Kekurangan TOEFL ITP

  • Tidak menguji kemampuan speaking
  • Tidak semua universitas luar negeri menerima TOEFL ITP
  • Pengakuan internasional lebih terbatas

Mengenal TOEFL iBT

Apa Itu TOEFL iBT?

TOEFL iBT (Internet-Based Test) merupakan versi TOEFL yang paling banyak diterima oleh universitas internasional.

Tes ini dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris akademik secara menyeluruh.

Saat ini ribuan universitas di berbagai negara menerima hasil TOEFL iBT sebagai syarat penerimaan mahasiswa internasional.

Materi TOEFL iBT

TOEFL iBT menguji empat kemampuan utama:

Reading

Mengukur kemampuan memahami teks akademik.

Listening

Menguji kemampuan memahami percakapan dan kuliah berbahasa Inggris.

Speaking

Peserta menjawab pertanyaan secara lisan menggunakan mikrofon.

Writing

Peserta menulis esai berdasarkan topik tertentu.

Skor TOEFL iBT

Rentang skor TOEFL iBT adalah:

0 – 120

Umumnya syarat beasiswa meminta skor:

  • 70–80 untuk program standar
  • 90–100 untuk universitas ternama
  • 100+ untuk program sangat kompetitif

Kelebihan TOEFL iBT

  • Diakui secara internasional
  • Diterima oleh ribuan universitas
  • Menguji seluruh kemampuan bahasa Inggris
  • Sangat cocok untuk studi luar negeri

Kekurangan TOEFL iBT

  • Biaya lebih mahal
  • Persiapan lebih kompleks
  • Tes berlangsung cukup lama

Mengenal Duolingo English Test (DET)

Apa Itu Duolingo English Test?

Duolingo English Test atau DET merupakan tes kemampuan bahasa Inggris berbasis online yang dapat dilakukan dari rumah menggunakan komputer dan koneksi internet.

Dalam beberapa tahun terakhir, Duolingo menjadi semakin populer karena kemudahannya.

Banyak universitas internasional kini menerima hasil Duolingo sebagai alternatif TOEFL dan IELTS.

Materi Duolingo English Test

Tes Duolingo mengukur:

  • Reading
  • Listening
  • Speaking
  • Writing

Seluruh proses dilakukan secara online dengan sistem adaptif.

Artinya tingkat kesulitan soal akan menyesuaikan kemampuan peserta.

Skor Duolingo

Rentang skor DET adalah:

10 – 160

Umumnya persyaratan beasiswa meminta:

  • 95–105 untuk program standar
  • 110–120 untuk universitas internasional
  • 125+ untuk program kompetitif

Kelebihan Duolingo

  • Biaya lebih murah
  • Dapat dilakukan dari rumah
  • Hasil keluar lebih cepat
  • Jadwal tes fleksibel

Kekurangan Duolingo

  • Belum diterima semua universitas
  • Membutuhkan koneksi internet stabil
  • Pengawasan ujian cukup ketat

Perbedaan TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan Duolingo

AspekTOEFL ITPTOEFL iBTDuolingo
Pengakuan InternasionalTerbatasSangat LuasLuas
SpeakingTidak AdaAdaAda
WritingTidak AdaAdaAda
Tes OnlineTidak SelaluYaYa
BiayaMurahMahalLebih Murah
Cocok untuk Beasiswa Dalam NegeriYaYaYa
Cocok untuk Beasiswa Luar NegeriTerbatasSangat CocokCukup Cocok

Sertifikat Mana yang Cocok untuk Beasiswa?

Untuk Beasiswa Dalam Negeri

Jika tujuan Anda adalah:

  • LPDP tertentu
  • Beasiswa kampus Indonesia
  • Program pertukaran nasional

Maka TOEFL ITP biasanya sudah cukup memenuhi syarat.

Untuk Beasiswa Luar Negeri

Jika ingin mendaftar:

  • Universitas Amerika Serikat
  • Kanada
  • Australia
  • Inggris

TOEFL iBT menjadi pilihan yang lebih aman karena diterima secara luas.

Untuk Pendaftaran yang Fleksibel

Jika membutuhkan tes cepat dan praktis, Duolingo English Test dapat menjadi alternatif yang menarik.

Namun tetap pastikan universitas atau penyelenggara beasiswa menerima sertifikat tersebut.

Tips Mendapatkan Skor Tinggi

Latihan Secara Konsisten

Belajar sedikit setiap hari lebih efektif dibanding belajar mendadak menjelang tes.

Perbanyak Membaca Artikel Bahasa Inggris

Kebiasaan membaca membantu meningkatkan vocabulary dan kemampuan reading.

Dengarkan Podcast Berbahasa Inggris

Listening menjadi lebih mudah jika telinga terbiasa mendengar bahasa Inggris.

Latih Speaking

Banyak peserta kesulitan pada bagian speaking karena kurang berlatih berbicara.

Ikuti Simulasi Tes

Try out dapat membantu memahami format soal dan mengurangi rasa gugup saat ujian.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pelamar Beasiswa

Banyak pelamar gagal memenuhi syarat bahasa Inggris karena:

  • Terlalu lama menunda tes
  • Tidak memeriksa skor minimum beasiswa
  • Salah memilih jenis sertifikat
  • Kurang latihan speaking
  • Menganggap tes bahasa Inggris mudah

Karena itu, persiapan sebaiknya dilakukan jauh sebelum pendaftaran beasiswa dibuka.

Kesimpulan

TOEFL ITP, TOEFL iBT, dan Duolingo English Test merupakan tiga sertifikat bahasa Inggris yang sering digunakan untuk memenuhi syarat beasiswa. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sesuai tujuan studi dan program beasiswa yang akan dilamar.

TOEFL ITP cocok untuk kebutuhan akademik dan beasiswa dalam negeri. TOEFL iBT menjadi pilihan terbaik untuk studi dan beasiswa internasional karena pengakuannya yang sangat luas. Sementara itu, Duolingo English Test menawarkan fleksibilitas, biaya terjangkau, dan kemudahan akses bagi pelamar modern.

Dengan memahami perbedaan ketiga sertifikat tersebut serta mempersiapkan diri secara matang, peluang untuk lolos seleksi beasiswa akan semakin besar dan membuka jalan menuju pendidikan yang lebih tinggi di dalam maupun luar negeri.

penulis : silva aulia

Post Comment