Sekolapedia – 27 Juni 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) telah meluncurkan program Sekolah Rakyat, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Program ini telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah Jawa Timur, yang telah menyediakan fasilitas dan sumber daya untuk mendukung kegiatan Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal sebagai Gus Ipul, telah mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah Jawa Timur dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Ia menyebutkan bahwa Jawa Timur telah menjadi provinsi dengan titik terbanyak untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat, dengan 26 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Selain itu, Kemensos juga telah melibatkan 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) untuk membantu dalam pembinaan karakter siswa Sekolah Rakyat. Mereka akan membantu dalam membentuk karakter siswa, termasuk dalam hal kerapian dan disiplin. Hal ini dilakukan untuk membantu siswa Sekolah Rakyat menjadi lebih disiplin dan rapi, serta memiliki karakter yang baik.
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina juga telah meminta agar peran taruna Akmil dalam Sekolah Rakyat diperjelas, agar tidak menggantikan peran guru. Ia berharap bahwa pelibatan taruna Akmil dapat membantu dalam membentuk karakter siswa, tetapi tidak menggantikan peran guru dalam proses pembelajaran.
Program Sekolah Rakyat juga telah mendapatkan perhatian dari masyarakat, terutama dalam hal penerimaan siswa baru. Kemensos telah mengumumkan bahwa penerimaan siswa baru untuk Sekolah Rakyat akan dilakukan pada tanggal 30 Juni 2026, dan dapat diakses melalui laman SSCASN.
Untuk mengetahui apakah Nomor Induk Kependudukan (NIK) telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, masyarakat dapat mengeceknya melalui situs resmi atau aplikasi mobile. Hal ini dapat membantu masyarakat untuk mengetahui apakah mereka telah terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, dan dapat membantu dalam proses pengajuan bantuan sosial.
Dalam kesimpulan, program Sekolah Rakyat telah diluncurkan oleh Kemensos dengan dukungan penuh dari pemerintah Jawa Timur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, dan telah melibatkan 1.000 taruna Akmil untuk membantu dalam pembinaan karakter siswa. Masyarakat dapat mengecek penerimaan siswa baru dan status penerima bantuan sosial melalui situs resmi atau aplikasi mobile.
Post Comment