Infantino Dikecam karena Ejek Italia Gagal Piala Dunia 2026
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendapat kecaman dari sejumlah politisi Italia karena komentarnya tentang kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026. Komentar tersebut dianggap merendahkan timnas dan tidak pantas disampaikan oleh orang nomor satu di FIFA. Infantino menyatakan bahwa Italia mungkin bisa lolos jika peserta Piala Dunia ditambah menjadi 64 tim atau bahkan 208 tim.
Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 memang sangat menyakitkan bagi para pendukungnya. Italia kalah dari Bosnia dan Herzegovina pada partai final play-off akhir Maret lalu, yang membuat mereka absen dari putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Dampaknya langsung terasa di tubuh federasi, dengan pelatih kepala, Gennaro Gattuso, kepala delegasi, Gianluigi Buffon, dan Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, sama-sama meninggalkan jabatan mereka.
Apa yang Terjadi?
Infantino menyampaikan komentarnya dalam wawancara bersama CazeTV yang dikutip Corriere dello Sport. Ia awalnya berbicara mengenai kemungkinan penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim agar lebih banyak negara di dunia bisa terlibat. “Kami sudah mengevaluasi kemungkinan memperluas turnamen menjadi 64 tim agar lebih banyak negara di dunia bisa terlibat,” ujarnya. “Masalah itu sudah diajukan kepada Dewan FIFA. Namun, untuk saat ini, mari kita nikmati edisi pertama dengan 48 tim. Mungkin Italia bisa lolos jika pesertanya 64 tim, atau kami bahkan bisa meningkatkannya menjadi 208 tim untuk memastikan mereka ikut,” kata Infantino sambil bercanda.
Mengapa dan Dampak
Komentar Infantino tidak diterima dengan baik di Italia. Anggota parlemen Italia dari Movimento 5 Stelle, Gaetano Amato, menjadi satu di antara tokoh yang secara terbuka mengecam ucapan Infantino. “Apakah Gianni Infantino mengira dirinya lucu saat bercanda mengenai kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia?” kata Amato. “Kita harus ingat bahwa ia tidak sedang berbicara sebagai suporter di sebuah bar, melainkan sebagai Presiden FIFA. Jabatan yang juga ia peroleh berkat dukungan federasi Italia dan seharusnya menuntut keseimbangan serta rasa hormat,” cetusnya. Amato menegaskan masyarakat Italia tidak membutuhkan sindiran dari pihak luar untuk menyadari keterpurukan yang sedang dialami timnas mereka. “Tidak ada yang lebih malu daripada kami melihat kemunduran tim nasional dan bencana yang sedang dialami sepak bola Italia saat ini. Kami tidak memerlukan lelucon murahan darinya untuk menyadari hal tersebut,” ucap Amato.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia 2026 memang sangat mengecewakan, dan komentar Infantino hanya menambah luka yang masih terasa. Italia masih harus bekerja keras untuk memperbaiki sepak bola mereka dan kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di dunia sepak bola. Presiden FIFA harus lebih berhati-hati dalam menyampaikan komentarnya, terutama ketika berkaitan dengan timnas yang sedang mengalami kesulitan.


Post Comment