Sekolapedia – 27 Juni 2026 | Pertandingan penutup Grup I Piala Dunia 2026 menyajikan drama luar biasa di Gillette Stadium pada Sabtu, 27 Juni 2026. Tim nasional Prancis tampil perkasa dengan melumat Norwegia melalui skor telak 4-1. Kemenangan ini tidak hanya memastikan posisi Prancis sebagai juara grup, tetapi juga menjadi panggung bagi bintang mereka, Ousmane Dembele, yang mencatatkan sejarah baru di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia ini.
Dominasi Les Bleus dan Hattrick Bersejarah Ousmane Dembele
Sejak peluit pertama dibunyikan, Prancis langsung mengambil kendali permainan. Meskipun tidak didampingi oleh pelatih utama Didier Deschamps yang tengah berduka karena kehilangan ibundanya, asisten pelatih Guy Stephan mampu menjaga kedisiplinan taktis tim. Prancis bahkan nyaris mencetak gol hanya dalam 20 detik setelah kick-off melalui Kylian Mbappe, meski bola masih membentur mistar gawang.
Momentum Prancis pecah pada menit ketujuh. Berawal dari aksi merebut bola oleh Mbappe di wilayah Norwegia, ia mengirimkan umpan akurat ke sisi kanan untuk Dembele. Dengan tembakan kaki kanan yang tajam, Dembele berhasil mengecoh kiper Egil Selvik dan mengubah skor menjadi 1-0. Tidak berhenti di situ, Dembele kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemenang Ballon d’Or 2025 dengan mencetak gol kedua pada menit ke-20 melalui sepakan kaki kiri yang tak terbendung.
Puncak performa Dembele terjadi pada menit ke-32, di mana ia mencetak hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia FIFA. Pencapaian luar biasa ini menyamai rekor yang sebelumnya dipegang oleh Oleg Salenko dari Rusia pada edisi 1994. Dembele menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol, menjadikan Prancis unggul jauh atas lawan mereka.
Strategi Rotasi Norwegia dan Perlawanan Singkat
Di sisi lain, hasil telak ini tidak lepas dari keputusan pelatih Norwegia, Stale Solbakken, yang memilih untuk melakukan rotasi besar-besaran. Demi menjaga kebugaran pemain pilar menjelang babak gugur, pemain kunci seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, dan Alexander Sorloth diistirahatkan. Keputusan ini membuat lini pertahanan Norwegia terlihat rapuh saat menghadapi intensitas serangan Prancis.
Norwegia sempat memberikan sedikit harapan bagi pendukungnya di awal babak kedua. Hanya 14 detik setelah laga berlanjut, Thelo Aasgaard berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3-1. Namun, kegembiraan tersebut hanya sesaat karena dominasi Prancis kembali mengunci jalannya pertandingan. Prancis menutup kemenangan dengan gol tambahan dari Desire Doue pada masa tambahan waktu babak kedua, memastikan skor akhir tetap 4-1.
| Statistik Pertandingan | Prancis | Norwegia |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 4 | 1 |
| Pencetak Gol | Dembele (3), Desire Doue (1) | Thelo Aasgaard (1) |
| Status Grup | Juara Grup I | Runner-up Grup I |
Refleksi Ousmane Dembele dan Langkah Prancis Selanjutnya
Usai pertandingan, Ousmane Dembele menyatakan kepuasannya atas kemenangan ini karena membantu timnya mengamankan posisi puncak grup. Namun, secara mengejutkan, Dembele mengaku bahwa ia lebih menyukai performanya saat melawan Senegal dan Irak karena merasa memiliki pengaruh yang lebih besar dalam permainan tim pada saat itu. Ia juga memuji komunikasi antar penyerang Prancis yang berjalan sangat mulus.
Prancis kini telah mengantongi tiket ke babak 32 besar dan dijadwalkan akan menghadapi Swedia, tim yang menempati peringkat ketiga Grup F. Sementara itu, Norwegia yang finis sebagai runner-up Grup I akan melanjutkan perjuangan mereka di babak gugur dengan menghadapi runner-up Grup E, Pantai Gading.
Kemenangan ini semakin mempertegas kekuatan Prancis di panggung dunia, dengan Dembele yang kini telah mengoleksi empat gol di turnamen ini, sementara Kylian Mbappe terus menunjukkan peran vitalnya dengan menambah catatan empat assist dalam 17 penampilan di Piala Dunia 2026. Perjalanan panjang menuju trofi juara masih terbuka lebar bagi skuad Les Bleues.
Kesimpulan
Kemenangan 4-1 Prancis atas Norwegia merupakan hasil dari perbedaan kualitas skuad dan strategi rotasi yang dilakukan kedua tim. Hattrick fenomenal Ousmane Dembele menjadi sorotan utama yang memastikan Prancis melangkah ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi sebagai juara grup, sementara Norwegia harus bersiap menghadapi tantangan berat di fase gugur setelah kehilangan kekuatan penuh mereka di laga terakhir ini.



Post Comment