Sekolapedia – 27 Mei 2026 | Penyanyi asal Kolombia, Shakira, baru-baru ini dibebaskan dari tuduhan penggelapan pajak di Spanyol setelah melalui pertempuran hukum panjang selama delapan tahun.
Pengadilan Tinggi Nasional Spanyol memerintahkan pemerintah setempat untuk mengembalikan dana sekitar 64 juta dollar AS (sekitar Rp 1 triliun) kepada Shakira, berikut bunganya.
Dalam putusannya, pengadilan menyatakan bahwa otoritas pajak Spanyol gagal membuktikan bahwa Shakira telah menetap di negara itu selama minimal 183 hari pada 2011, yang merupakan syarat untuk menetapkan seseorang sebagai wajib pajak residen.
Pengadilan justru menyimpulkan bahwa Shakira hanya berada di Spanyol selama 163 hari sepanjang tahun fiskal tersebut.
Reaksi Shakira
Shakira mengungkapkan perasaannya setelah bertahun-tahun menghadapi tekanan publik.
"Setelah lebih dari delapan tahun menanggung penargetan publik yang brutal, kampanye terorganisir untuk menghancurkan reputasi saya, dan malam-malam tanpa tidur yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan saya serta kesejahteraan keluarga saya, Pengadilan Tinggi Nasional akhirnya meluruskan segalanya," tulis Shakira.
"Tidak pernah ada penipuan, dan pihak administrasi sendiri tidak pernah bisa membuktikannya, karena memang itu bukan kebenaran," lanjutnya.
Karier Shakira
Di luar urusan hukum, karier Shakira tengah berada di puncaknya.
Beberapa hari sebelum putusan ini diumumkan, nama Shakira masuk sebagai salah satu pengisi acara halftime show bersama Madonna dan BTS di final Piala Dunia FIFA edisi musim panas ini.
Sebelumnya, pada awal Mei, Shakira juga tampil di konser gratis di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, yang dihadiri sekitar 2 juta penonton.
Kesimpulan
Shakira telah melewati masa-masa sulit dalam hidupnya, termasuk perseteruan dengan mantan pasangannya, Gerard Pique.
Namun, dia tetap tegar dan fokus pada karier musiknya, yang terbukti dengan kesuksesan yang diraihnya saat ini.
Post Comment