Sekolapedia – 11 Mei 2026 | Pertandingan derby Praha antara Slavia Praha dan Sparta Praha dihentikan setelah penggemar Slavia menyerbu lapangan dan menyerang pemain Sparta. Insiden ini terjadi pada menit ke-97 saat Slavia memimpin dengan skor 3-2, yang akan membuat mereka memenangkan gelar juara liga Ceko dengan tiga pertandingan tersisa.
Menurut komite disiplin asosiasi sepak bola Ceko, penggemar Slavia bisa dikenakan hukuman berat, termasuk kehilangan pertandingan, larangan masuk stadion, dan denda. Komite juga membuka penyelidikan terhadap Sparta karena penggemar mereka menggunakan bahan piroteknik dan merusak stadion.
Insiden ini dipandang sebagai aib oleh ketua Slavia, yang menyebutnya sebagai ‘aib’ dan ‘tidak dapat diterima’. Polisi juga membuka penyelidikan terhadap kerusuhan ini dan sedang menganalisis video untuk mengidentifikasi pelaku.
Reaksi dari Penggemar dan Pemain
Banyak penggemar Slavia yang menyerbu lapangan, membawa bahan piroteknik dan menyerang pemain Sparta, termasuk penjaga gawang Jakub Surovcik, bek Jakub Martinec, dan penyerang Matyas Vojta. Pertandingan ini akhirnya ditinggalkan dan penggemar Sparta dievakuasi dari stadion.
Beberapa pemain Sparta berencana mengambil tindakan hukum atas serangan fisik yang mereka terima selama insiden ini. Polisi sedang menyelidiki insiden ini dan berusaha mengidentifikasi pelaku.
Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan dan keselamatan dalam pertandingan sepak bola, terutama dalam derby yang sangat ketat seperti Praha. Asosiasi sepak bola Ceko dan pihak berwenang harus mengambil tindakan untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Untuk saat ini, pertandingan antara Slavia Praha dan Sparta Praha masih belum memiliki hasil resmi, dan keputusan tentang nasib pertandingan ini masih menunggu keputusan dari asosiasi sepak bola Ceko.


Post Comment