Jadwal Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia 2026: Garuda Muda Siap Gempur China, Qatar, dan Jepang

Jadwal Timnas U-17 Indonesia di Piala Asia 2026: Garuda Muda Siap Gempur China, Qatar, dan Jepang

Sekolapedia – 02 Mei 2026 | Piala Asia U-17 2026 akan digelar di Jeddah, Arab Saudi, mulai 5 hingga 22 Mei. Timnas Indonesia U-17, yang dibimbing oleh pelatih Kurniawan Dwi Yulianto, kembali menembus fase grup setelah menjadi perempatfinalis pada edisi 2025. Dengan target utama lolos ke Piala Dunia U-17 2026, skuad muda Garuda Muda menatap tiga laga krusial melawan lawan-lawan kuat di Grup B.

Komposisi Grup B: Lawan Berat di Tanah Arab

Grup B terdiri atas Timnas Indonesia U-17, China U-17, Qatar U-17, dan Jepang U-17. Penempatan ini disebut sebagai “grup neraka” oleh pengamat, mengingat reputasi ketiga lawan tersebut di kancah sepakbola Asia. Pertandingan pembuka melawan China dijadwalkan pada Selasa, 5 Mei 2026, pukul 23.30 WIB di King Abdullah Sports City Training Stadium (Pitch A), Jeddah. Selanjutnya Indonesia akan berhadapan dengan Qatar pada Sabtu, 9 Mei 2026, pukul 23.30 WIB, dan menutup fase grup melawan Jepang pada Selasa, 12 Mei 2026, pukul 23.00 WIB.

Rincian Jadwal Pertandingan

  • 5 Mei 2026 – Indonesia vs China (23.30 WIB) – King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah.
  • 9 Mei 2026 – Indonesia vs Qatar (23.30 WIB) – King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah.
  • 12 Mei 2026 – Indonesia vs Jepang (23.00 WIB) – King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah.

Ketiga laga ini akan disiarkan secara langsung pada jam malam RCTI, memberikan kesempatan bagi para penggemar menonton aksi Garuda Muda secara real time.

Penguatan Tim dengan Tiga Pemain Diaspora

Menjawab kebutuhan taktik dan kedalaman skuad, Timnas Indonesia U-17 kini diperkuat oleh tiga pemain diaspora: Mathew Baker (Melbourne City FC, Australia), Mike Rajasa (FC Utrecht, Belanda), dan Noha Pohan (NAC Breda, Belanda). Mathew Baker menjadi pemain paling berpengalaman, setelah pernah tampil di Piala Asia U-17 dan Piala Dunia U-17 pada tahun sebelumnya. Kehadiran ketiga pemain ini diharapkan menambah kualitas teknis, kecepatan, serta kemampuan taktis tim.

Catatan Pertemuan Sebelumnya dengan China

Pada Februari 2026, Indonesia U-17 dan China U-17 bertemu dua kali di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Hasilnya tidak menguntungkan bagi Garuda Muda: kekalahan 0-7 pada pertemuan pertama dan 2-3 pada pertemuan kedua. Kedua laga tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Kurniawan, yang menekankan peningkatan kekompakan dan konsistensi pertahanan. Menurutnya, tim kini telah menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan tiga bulan lalu.

🔖 Baca juga:
Gelombang Protes Dunia: 10 Juta Orang Tuntut Argentina Didepak dari Piala Dunia 2026

Target dan Harapan ke Piala Dunia U-17 2026

Indonesia U-17 menargetkan pencapaian paling sedikit posisi dua di grup, yang menjamin tiket otomatis ke perempat final Piala Asia U-17 2026. Dengan melaju ke babak perempat final, Timnas Indonesia otomatis memperoleh tempat di Piala Dunia U-17 2026 yang akan diselenggarakan di Qatar. Kurniawan menegaskan bahwa mental juara dan kerja keras selama fase persiapan di GBK Senayan menjadi kunci utama.

Persiapan dan Semangat Tim

Timnas Indonesia U-17 tiba di Jeddah pada pekan sebelumnya, membawa 23 pemain terbaik. Latihan intensif dilakukan di fasilitas latihan setempat serta pemantauan taktik secara video. Pemain-pemain lokal seperti Noah Leo Duvert, Putu Ekayana, Zidane Raditya, Chico Jericho, dan Dava Yunna yang sebelumnya tampil di Kejuaraan AFF U-17 di Jawa Timur, kini berkolaborasi dengan pemain diaspora untuk menciptakan sinergi yang optimal.

Dengan jadwal yang padat dan lawan yang tangguh, Garuda Muda harus memaksimalkan setiap menit di lapangan. Jika berhasil menembus perempat final, Indonesia tidak hanya mengukir prestasi di level Asia, tetapi juga melanjutkan tradisi menembus Piala Dunia U-17, menambah kebanggaan bagi sepakbola tanah air.

Secara keseluruhan, Piala Asia U-17 2026 menjadi panggung penting bagi generasi muda Indonesia untuk menguji diri, belajar dari kekalahan, dan meraih kemenangan yang dapat membuka jalan menuju kompetisi dunia. Semua mata kini tertuju pada tiga laga penentu, dan harapan besar menanti para pemain Garuda Muda untuk menulis sejarah baru.

Post Comment