Sekolapedia – 15 Mei 2026 | Pertandingan antara Celtic dan Motherwell diakhiri dengan kontroversi penalti di menit terakhir. Kelechi Iheanacho berhasil mencetak gol penalti di menit ke-98, membuat Celtic memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.
Kontroversi penalti ini bermula ketika wasit John Beaton memutuskan untuk melakukan tinjauan ulang menggunakan VAR. Setelah melakukan tinjauan, Beaton memutuskan bahwa Sam Nicholson dari Motherwell melakukan handball dan memberikan penalti kepada Celtic.
Reaksi dari Pelatih dan Pemain
Pelatih Celtic, Martin O’Neill, menyatakan bahwa keputusan wasit tersebut adalah “sangat jelas” dan bahwa Nicholson melakukan handball. Sementara itu, pelatih Motherwell, Jens Berthel Askou, menyatakan bahwa keputusan wasit tersebut adalah “sangat buruk” dan bahwa Nicholson tidak melakukan handball.
Pemain Celtic, Callum McGregor, menyatakan bahwa gol penalti tersebut adalah “moments terbesar” yang pernah dia lihat di Celtic. Sementara itu, pemain Motherwell, Elliot Watt, menyatakan bahwa keputusan wasit tersebut adalah “keputusan VAR terburuk dalam sejarah”.
Dampak terhadap Liga
Kemenangan Celtic ini membuat mereka tetap dalam persaingan untuk memenangkan liga. Mereka akan bertanding melawan Hearts di pertandingan terakhir musim ini, dan jika mereka memenangkan pertandingan tersebut, maka mereka akan menjadi juara liga.
Sementara itu, kekalahan Motherwell ini membuat mereka tetap dalam posisi ke-6 di klasemen liga. Mereka telah memastikan tempat di liga Europa League musim depan, tetapi masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Pertandingan antara Celtic dan Motherwell ini telah menimbulkan kontroversi dan perdebatan di kalangan penggemar dan komentator sepak bola. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa pertandingan ini telah menambah keseruan dan ketegangan di liga sepak bola Skotlandia.
Post Comment