Dinas Kesehatan Aceh Laporkan Peningkatan Anak Zero Dose dan Kasus Campak

Dinas Kesehatan Aceh Laporkan Peningkatan Anak Zero Dose dan Kasus Campak

Gubernur Aceh beserta Dinas Kesehatan Provinsi Aceh telah mencabut surat permohonan sementara penangguhan program vaksinasi rutin anak-anak.

Persinggungan Dinas Kesehatan Aceh dengan Anak Zero Dose

Menurut Bupati Gayo Lues, Mawardi mengatakan bahwa pada tahun 2022 sekitar 70.000 anak di provinsi Aceh tidak pernah menerima vaksin COVID-19.

Menurut Mawardi, angka tersebut diidentifikasi dari sumber data pusat, seperti situs web Puskesmas atau data dari aplikasi Peduli Lindungi (FL). Banyak anak-anak masih belum mendapatkan vaksin untuk melawan wabah COVID-19

Berdasarkan data dari puskesmas dan aplikasi Peduli Lindungi, di tahun 2022 anak-anak yang masih belum pernah mendapatkan vaksin COVID-19 atau seringkali disebut dengan ‘anak zero dose.’

🔖 Baca juga:
Aldila Sutjiadi Biodata Lengkap, Ranking Dunia, Prestasi, dan Perjalanan Karier Terbaru

Seluk-Beluk Kondisi Anak Zero Dose

Dengan banyaknya anak-anak di sekitar provinsi Aceh yang masuk dalam kategori Zero Dose membuat pemerintah Provinsi Aceh mengucapkan sedih atas kondisi tersebut. Bahkan pemerintah berharap bisa melakukan hal-hal terbaik dalam memberantas ‘Zero Dose.’

Hal tersebut dilakukan demi menjaga agar ‘Zero Dose’ tidak menyebar dan anak-anak bisa menyingkirkan pandemi corona.

Mengutip dari berita detik.com, Mawardi menyatakan pihaknya sudah berkolaborasi bersama Dinas Kesehatan Aceh untuk menyelesaikan masalah Zero Dose yang saat ini sedang terjadi.

Kasus Campak di Provinsi Aceh Meningkat

Tahun 2023 ini merupakan tahun awal peningkatan terutama kasus penyakit campak di wilayah provinsi Aceh. Banyak kasus baru yang ditemukan yang kemungkinan besar masih belum mendapatkan imunisasi.

Menuturkan Dinas Kesehatan Aceh, pihaknya berharap masyarakat dapat berinteraksi dengan lebih peduli akan kesehatan anak-anak mereka terutama imunisasi yang dapat menghasilkan kasus terkecil-kecil. Kasus tersebut kemungkinan dapat diminimalkan dengan imunisasi.

Akhirnya berdasarkan kondisi tersebut berharap anak-anak di provinsi Aceh dapat terbebas dari ancaman pandemik sekaligus berperilaku terbaik terhadap imunisasi.

Post Comment