×

Diego Pavia Gagal Draft 2026, Apa Langkah Selanjutnya Bagi Quarterback Heisman Runner‑Up?

Sekolapedia – 26 April 2026 | Vanderbilt menghasilkan quarterback yang selama satu musim memukau dunia sepak bola perguruan tinggi: Diego Pavia. Sebagai runner‑up Heisman Trophy 2025 dan pemimpin tim mencapai rekor 10 kemenangan, Pavia menjadi sorotan utama menjelang NFL Draft 2026. Namun, malam pengumuman pada 25 April 2026 berakhir dengan kabar mengejutkan—nama Pavia tidak dipanggil dalam satu putaran pun.

Latar Belakang Karier

Diego Pavia menancapkan namanya di catatan sejarah Vanderbilt dengan gaya bermain yang menggabungkan mobilitas, akurasi, dan kepemimpinan di lapangan. Musim 2025 menjadi puncak prestasinya ketika ia mengantarkan Commodores meraih sepuluh kemenangan, sebuah catatan terbaik dalam era modern program tersebut. Penampilan konsistennya di serangan udara dan kemampuan mengatur tempo permainan membuatnya masuk dalam daftar kandidat Heisman, berakhir sebagai runner‑up setelah bersaing ketat dengan pemain-pemain lain.

Momen Draft 2026

Menjelang draft, analis NFL menilai Pavia sebagai pilihan potensial di putaran ketujuh atau sebagai undrafted free agent (UFA) yang dapat menandatangani kontrak pasca‑draft. Prediksi tersebut didasarkan pada faktor‑faktor seperti ukuran fisik yang tidak seunggul beberapa quarterback lain, serta pertanyaan tentang kemampuan menyesuaikan diri dengan kecepatan permainan profesional. Ketika putaran ketujuh selesai, nama Pavia tetap tidak muncul, menandakan bahwa semua tim memilih menunggu proses UFA untuk menilai lebih lanjut.

Reaksi Tim NFL

Berita tidak tinggal diam di antara para pengamat. Beberapa tim, termasuk New York Jets, secara terbuka menyatakan ketertarikan mereka. Dalam sebuah pernyataan internal yang bocor, Jets disebut “urged to sign Diego Pavia after Vandy QB isn’t drafted,” menyoroti bahwa mereka melihat potensi besar dalam kemampuan manajemen permainan dan kepemimpinan Pavia. Sementara itu, tim lain seperti Los Angeles Chargers dan Chicago Bears juga dikabarkan memantau perkembangan UFA untuk menambah kedalaman di posisi quarterback.

🔖 Baca juga:
Drama Comeback Inggris: Harry Kane Peringatkan Bahaya Nyata di Stadion Azteca

Pilihan Karier Selanjutnya

Setelah tidak terpilih, Pavia memiliki beberapa jalur yang dapat diambil:

  • Undrafted Free Agent (UFA)—Menandatangani kontrak dengan tim NFL yang memberi kesempatan mengikuti pelatihan pra‑musim. Ini menjadi pilihan paling umum bagi pemain yang belum terpilih.
  • Canadian Football League (CFL)—Bergabung dengan tim CFL dapat memberikan pengalaman bermain profesional yang berharga, sekaligus memperlihatkan kemampuan Pavia di panggung internasional.
  • Liga alternatif atau spring league—Beberapa liga baru di Amerika menawarkan platform bagi pemain muda untuk mengasah kemampuan dan menarik perhatian tim NFL kembali.

Selain pilihan di atas, Pavia juga dapat mempertimbangkan melanjutkan studi pascasarjana atau terlibat dalam program pelatihan khusus yang diselenggarakan oleh agen pemain profesional.

Harapan dan Tantangan Kedepan

Meski kegagalan draft terasa berat, Pavia tetap memiliki landasan kuat. Rekor 10 kemenangan, pengalaman sebagai Heisman finalist, dan dukungan dari beberapa tim NFL menunjukkan bahwa peluang untuk kembali ke panggung utama masih terbuka. Tantangannya kini terletak pada menyesuaikan diri dengan kecepatan permainan profesional, memperkuat aspek fisik, dan membuktikan konsistensi dalam situasi tekanan tinggi.

Jika Pavia berhasil menandatangani kontrak UFA, ia akan bersaing dalam training camp melawan veteran dan rookie lainnya. Sementara itu, jika memilih CFL, ia dapat mengasah kemampuan di lapangan yang sedikit berbeda namun tetap kompetitif, memberi kesempatan untuk kembali ke NFL pada masa depan.

Keputusan selanjutnya akan menjadi babak penting dalam karier Diego Pavia, sekaligus menjadi contoh bagi pemain perguruan tinggi lain yang menghadapi hasil draft yang tak terduga.

Post Comment