×

Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara: Drama Keluarga, Kritik Pengacara, dan Langkah Banding Selanjutnya

Ammar Zoni Divonis 7 Tahun Penjara: Drama Keluarga, Kritik Pengacara, dan Langkah Banding Selanjutnya

Sekolapedia – 24 April 2026 | Jakarta, 23 April 2026 – Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis kepada aktor terkenal Muhamad Ammar Akbar, lebih dikenal sebagai Ammar Zoni, dengan hukuman 7 tahun penjara serta denda sebesar 1 miliar rupiah atas dugaan peredaran narkotika di dalam Rutan Salemba. Putusan ini menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang selebritas sekaligus menimbulkan reaksi emosional dari keluarga dan tim hukum.

Rangkaian Sidang dan Dakwaan

Kasus Ammar Zoni bermula pada Desember 2024 ketika penyidik mengamankan 100 gram sabu yang diduga diterima oleh terdakwa melalui seorang informan bernama Andre. Sebagian narkoba tersebut, sekitar 50 gram, dilaporkan diserahkan kepada rekan terdakwa lain untuk diedarkan di dalam rutan. Ammar Zoni bersama empat terdakwa lainnya didakwa dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang‑Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) sebagai dakwaan subsidiar. Pada awal proses, jaksa menuntut hukuman 9 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah, namun majelis hakim memutuskan hukuman yang lebih ringan, yakni 7 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah.

Reaksi Keluarga: Dokter Kamelia dan Aditya Zoni

Sesaat setelah putusan dibacakan, dokter Kamelia – yang merupakan kerabat dekat Ammar Zoni – keluar dari ruang sidang dengan ekspresi kecewa. Ia mengungkapkan rasa frustrasi karena “selama ini sudah mengikuti permainan mereka, namun hasilnya tidak sesuai harapan”. Dokter Kamelia menolak memberikan komentar lebih lanjut dan mengarahkan pertanyaan kepada tim kuasa hukum Ammar, menyatakan, “Tanya penasihat hukumnya saja”. Sementara itu, Aditya Zoni, adik Ammar, tampak terkejut dan tidak dapat menemukan kata‑kata yang tepat. Ia hanya menyampaikan doa agar hukuman yang dijatuhkan dapat dipertimbangkan kembali, “Saya berdoa mudah‑mudahan bisa lebih kecil lagi hukumannya”.

Pernyataan Kuasa Hukum: Jon Mathias

Kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Mathias, menanggapi vonis dengan sikap yang terukur. Ia menyatakan bahwa kliennya tidak akan pasrah, namun menghormati keputusan majelis hakim sebagai bagian dari proses hukum. “Kami masih memikirkan langkah selanjutnya, karena masih ada waktu 7 hari untuk mempertimbangkan banding,” ujar Mathias. Ia menambahkan bahwa sejumlah upaya hukum masih terbuka, termasuk banding, peninjauan kembali (PK), serta kemungkinan pengajuan amnesti atau abolisi. “Yang pertama kami hormati keputusan hakim, karena itu hak beliau,” tegasnya.

Analisis Potensi Upaya Hukum Selanjutnya

Berbagai opsi hukum yang dapat ditempuh oleh Ammar Zoni meliputi:

🔖 Baca juga:
Argentina Bidik Tiket Final Lewat Pengalaman Messi
  • Banding ke Pengadilan Tinggi untuk meminta peninjauan kembali hukuman penjara dan denda.
  • Pengajuan Peninjauan Kembali (PK) bila terdapat bukti baru atau prosedur yang tidak sesuai.
  • Pengajuan grasi atau amnesti melalui Presiden, mengingat statusnya sebagai figur publik.
  • Pengajuan abolisi jika terdapat perubahan kebijakan terkait narkotika.

Selama proses banding, tim hukum diperkirakan akan menyoroti aspek prosedural serta mengevaluasi apakah hukuman denda yang ditetapkan sudah proporsional dengan fakta kasus.

Respons Publik dan Media

Putusan terhadap Ammar Zoni memicu perdebatan luas di media sosial. Sebagian netizen menilai bahwa hukuman 7 tahun masih terlalu ringan mengingat ancaman serius narkotika di lingkungan penjara, sementara yang lain menganggap keputusan hakim sudah adil mengingat adanya pertimbangan mitigasi. Kritik juga muncul terhadap kinerja tim kuasa hukum, terutama dari dokter Kamelia yang menilai pengacara belum “becus”. Namun, Jon Mathias menanggapi kritikan tersebut dengan menegaskan bahwa pilihan pengacara tetap berada di tangan klien, dan jika keluarga tidak puas, mereka berhak mencari penasihat hukum lain.

Kesimpulan

Vonis 7 tahun penjara dan denda 1 miliar rupiah bagi Ammar Zoni menandai babak penting dalam saga hukum sang aktor. Reaksi keluarga yang beragam, pernyataan tegas kuasa hukum, serta spekulasi mengenai langkah banding menunjukkan bahwa proses hukum masih jauh dari selesai. Dengan masa tenggang 7 hari untuk mengajukan upaya hukum, semua mata kini tertuju pada keputusan selanjutnya yang dapat menentukan arah karier dan masa depan pribadi Ammar Zoni.

Post Comment