×

Wildlands Emmen Tutup Area Burung Setelah Tiga Ibis Madagaskar Mati Mendadak

Kebun binatang Wildlands Adventure Zoo Emmen di Emmen, Belanda memutuskan untuk menutup sementara area burung bagi pengunjung. Keputusan ini diambil setelah tiga ekor Madagascar ibis yang tergolong spesies langka ditemukan mati secara tiba-tiba.

Menurut laporan dari NU.nl dan Jeugdjournaal, pihak pengelola kebun binatang cukup terkejut dengan kejadian tersebut dan langsung melakukan langkah isolasi di area terkait. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan apakah flu burung menjadi penyebab kematian burung-burung tersebut.

baca juga:Gak Ada Obat! Pasar Mobil Listrik Indonesia Tetap Gaspol Padahal Insentif Mulai Dipangkas

Sementara itu, Nederlandse Voedsel- en Warenautoriteit (NVWA) menyampaikan bahwa hingga kini belum ada tanda-tanda flu burung pada burung lain yang masih hidup di lokasi tersebut. Meski begitu, pemantauan ketat tetap dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman.

Pihak kebun binatang menjelaskan bahwa penutupan area ini bertujuan mencegah kemungkinan penyebaran virus. Mereka khawatir pengunjung tanpa sengaja membawa bulu yang mungkin terkontaminasi dari satu area ke area lain di dalam taman.

🔖 Baca juga:
Maluku Utara Cek! Jadwal Imsak 26 Februari 2026, Siap-siap Yuk!

“Petugas kami memeriksa kondisi hewan setiap hari. Sampai saat ini tidak ada hewan lain yang mati atau menunjukkan gejala sakit,” tulis laporan dari Jeugdjournaal mengenai kondisi terbaru di Wildlands Emmen.

NVWA bersama pengelola kebun binatang juga akan memantau kesehatan seluruh unggas di area tersebut selama tiga minggu ke depan. Setelah masa pemantauan selesai, tes ulang akan dilakukan untuk menentukan apakah area burung sudah aman untuk dibuka kembali bagi pengunjung.

Sebagai informasi, sejak 16 Oktober 2025 Belanda sudah memberlakukan aturan nasional yang mewajibkan unggas komersial untuk tetap berada di dalam kandang. Kunjungan ke fasilitas unggas tertentu juga diperketat untuk menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit.

baca juga:Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Budi Nida Asih

Meski flu burung dikenal berbahaya bagi populasi unggas, pihak berwenang menegaskan bahwa jenis virus yang sedang dipantau saat ini umumnya tidak menimbulkan risiko langsung bagi manusia maupun hewan lainnya.

penulis:putra

Post Comment