Unboxing Xiaomi 17 Ultra: Impresi Pertama Flagship Termahal Xiaomi

Tahun 2026 menjadi saksi bisu bagaimana Xiaomi benar-benar melepaskan citra “ponsel murah” dan bertransformasi menjadi raja kemewahan teknologi. Melalui Xiaomi 17 Ultra, perusahaan pimpinan Lei Jun ini tidak hanya menawarkan spesifikasi, tetapi sebuah prestise. Dengan harga yang menembus angka psikologis baru bagi para penggemar setianya, banyak yang bertanya: Apakah isinya sebanding dengan harganya?

Mari kita bedah satu per satu dalam sesi unboxing dan impresi pertama Xiaomi 17 Ultra, perangkat yang digadang-gadang sebagai kamera profesional yang kebetulan memiliki fitur telepon.

Kemasan yang Elegan: Kesan Pertama yang Berbicara

Sesuai dengan statusnya sebagai flagship termahal, kotak penjualan Xiaomi 17 Ultra datang dengan desain yang minimalis namun sangat premium. Berwarna hitam pekat dengan tekstur matte yang halus, logo Leica berwarna merah ikonik terpampang jelas di bagian tengah, bersanding dengan tulisan “Xiaomi 17 Ultra” yang dicetak dengan efek silver foil.

Saat kotak dibuka, kita tidak hanya menemukan ponsel, tetapi sebuah pengalaman. Berbeda dengan tren beberapa kompetitor yang mulai “pelit” dengan isi kotak, Xiaomi masih memberikan paket lengkap:

  • Unit Xiaomi 17 Ultra dengan pelindung layar pabrikan.
  • Adaptor pengisian daya cepat 120W HyperCharge (yang ukurannya kini lebih ringkas).
  • Kabel data USB-C ke USB-C dengan standar transfer data tinggi.
  • Premium Protective Case dengan tekstur kulit yang elegan.
  • Sim Ejector dan buku panduan yang tertata rapi.

Kesan pertama saat mengangkat ponsel ini dari kotaknya adalah: Solid dan Berkarakter.

🔖 Baca juga:
Xiaomi 17 Ultra: Menghadirkan Tekstur Foto yang Sangat Realistis

Baca juga : Optimisme Produksi: Mengapa BUMI Percaya Diri dengan Angka 75 Juta Ton?

Desain dan Build Quality: Ergonomi yang Mewah

Xiaomi 17 Ultra adalah sebuah karya seni industri. Material bagian belakang menggunakan Xiaomi Dragon Scale Leather Gen-3. Teksturnya lebih halus, lebih tahan gores, dan memberikan grip yang sangat mantap di tangan—sebuah hal penting mengingat modul kameranya yang masif bisa membuat ponsel terasa berat ke atas (top-heavy).

Bingkai atau frame-nya menggunakan material High-Strength Aluminum Alloy (beberapa rumor menyebutkan varian Titanium juga tersedia) yang memberikan struktur sangat kokoh. Garis-garis desainnya terasa lebih ergonomis dibandingkan seri 16 Ultra, dengan lengkungan halus di tiap sudut yang membuat ponsel setebal ini tetap nyaman digenggam meski tanpa case.

Satu hal yang paling mencuri perhatian tentu saja modul kameranya. Berbentuk lingkaran besar yang terinspirasi dari lensa kamera Leica M-series, modul ini kini dilapisi kaca kristal safir yang sangat jernih dan dikelilingi oleh ring berwarna emas yang memberikan kesan mewah tiada tara.

Layar: Jendela Visual yang Sempurna

Begitu dinyalakan, layar C8+ LTPO AMOLED beresolusi 2K milik Xiaomi 17 Ultra langsung memanjakan mata. Xiaomi menyebutnya sebagai All-Around Liquid Display. Layar ini terlihat melengkung di keempat sisinya, namun sebenarnya area fungsionalnya tetap datar, memberikan estetika lengkung tanpa gangguan sentuhan tidak sengaja (ghost touch).

Dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3500 nits, layar ini tetap terlihat sangat kontras bahkan di bawah terik matahari langsung. Akurasi warnanya? Jangan ditanya. Dengan kalibrasi warna profesional, Xiaomi 17 Ultra mampu menampilkan rentang warna yang sangat akurat, sebuah kewajiban bagi para fotografer yang ingin melakukan editing langsung di ponsel.

Impresi Performa: Singkat namun Menjanjikan

Ditenagai oleh chipset terbaru Snapdragon 8 Gen 5 (fabrikasi 2nm), impresi pertama saat menavigasi menu adalah “instan”. Tidak ada jeda, tidak ada stutter. Perpindahan antar aplikasi terasa sehalus sutra berkat optimasi Xiaomi HyperOS 2.0.

Sistem pendinginannya juga terasa ditingkatkan. Saat digunakan untuk pengaturan awal dan mengunduh banyak aplikasi secara bersamaan, bagian belakang ponsel hanya terasa hangat kuku. Xiaomi nampaknya sangat serius mengelola manajemen panas demi menjaga performa kamera saat merekam video 8K dalam waktu lama.

Baca juga : Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik di Lampung Pimpin Doa untuk Para Syuhada Ijtimak Ulama di Masjid Al-Hijrah

Kamera: Menu Utama di Meja Perjamuan

Meskipun ini adalah artikel unboxing, sulit untuk tidak membahas kameranya. Saat mencoba menjepret beberapa foto di dalam ruangan, kecepatan fokusnya luar biasa. Fitur Leica Authentic memberikan kedalaman bayangan yang artistik, sementara Leica Vibrant memberikan saturasi yang pas tanpa terlihat berlebihan.

Penulis : Ellisa

Post Comment