UI Gercep Bentuk Tim Siber Usai Situsnya “Mampir” Konten Judi Online

Universitas Indonesia (UI) nggak mau kecolongan lagi. Setelah sempat heboh karena situs webnya disusupi konten judi online (judol), pihak kampus langsung tancap gas membentuk tim keamanan siber khusus. Langkah ini diambil buat memastikan data kampus tetap aman dan nggak gampang ditembus “tamu tak diundang”.

Langkah ini ternyata masih satu rangkaian dengan program UI Digital Leap 2026. Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan kalau mau jadi universitas digital yang oke, keamanan datanya juga harus juara.


Apa Saja Tugas Tim Baru Ini?

Menurut Prof. Heri, tim ini berada di bawah Direktorat Transformasi Digital. Tugas mereka nggak main-main:

  • Pengawasan Non-stop: Memantau sistem biar nggak ada celah buat peretas.
  • Update Berkala: Selalu memperbarui sistem supaya benteng digitalnya makin kuat.
  • Proteksi Data: Memastikan informasi penting di dalam sistem nggak bocor.

Beliau juga mengakui kalau insiden tautan judol yang sempat muncul kemarin jadi pengingat penting. “Mudah-mudahan tim ini bisa menjaga sistem dan security-nya dengan baik,” harapnya saat ditemui di Depok, Rabu (4/3/2026).

baca juga:7 Tips Mudik Nyaman Saat Puasa Agar Tetap Sehat

🔖 Baca juga:
Top 10 Trending Movies Right Now: The Most Popular Films Everyone Is Talking About in 2026

Bukan Cuma Tim, Aturannya Juga Diperketat

Biar pertahanannya makin solid, UI sudah menyiapkan “amunisi” tambahan berupa:

  1. Tiga Peraturan Rektor: Mengatur soal rencana induk IT, tata kelola sistem, sampai manajemen keamanan informasi.
  2. Gandeng BSSN: UI sudah melakukan asesmen keamanan bareng Badan Siber dan Sandi Negara.
  3. Rencana Darurat: Menyiapkan Business Continuity Plan dan Disaster Recovery Plan. Jadi, kalau amit-amit ada gangguan siber lagi, operasional kampus tetap bisa jalan terus.

baca juga:Membanggakan ! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Speaker di Forum Internasional ASEAN Intel Student Forum Filipina

Prof. Heri juga menekankan kalau teknologi saja nggak cukup. Infrastruktur (hardware dan software) serta orang-orangnya (people) harus terus update dengan perkembangan zaman. Intinya, keamanan data sekarang jadi pilar utama dalam transformasi digital UI ke depannya.

penulis:septa

Post Comment