Menu MBG ini dirancang buat memenuhi kebutuhan energi harian kita:
- Makan Pagi: Meng-cover sekitar 20-25% gizi harian.
- Makan Siang: Menyumbang porsi lebih besar, yaitu 30-35%.
Isinya lengkap lho, ada nasi, lauk-pauk, sayur, sampai buah. Buat susu sendiri, biasanya diberikan 2-3 kali seminggu, terutama buat daerah yang dekat dengan peternakan sapi. Kalau jauh gimana? Tenang, asupan kalsium dan proteinnya bakal diganti dengan sumber pangan lain atau protein nabati yang nggak kalah sehat.
Siapa Saja yang Sudah Menikmati?
Program ini beneran merata, mulai dari sekolah umum, madrasah, pesantren, sampai sekolah rakyat. Ini dia rincian penyerapannya sampai tahun 2026:
baca juga:Penegakan Hukum: Tindakan Tegas Polri Terhadap Penimbun BBM dana Minyak Goreng
Data Penerima MBG hingga 2026
| Kelompok Penerima | Jumlah |
| Total Siswa | 49,66 Juta Orang |
| PAUD & TK | 130.726 siswa |
| SD & MI (Kelas 1-6) | 251.237 siswa |
| SMP & MTs | 44.502 siswa |
| SMA, SMK, & MA | 30.269 siswa |
| Pesantren | 5.956 santri |
| PKBM, Seminari, & Sekolah Rakyat | 1.010 peserta |
Meskipun ada beberapa catatan seperti di SMAN 1 Rasau Jaya atau sekolah di Banyuwangi, secara keseluruhan program ini sudah menjangkau hampir semua jenjang pendidikan di tanah air.
penulis:septa



Post Comment