Sekolapedia – 16 Maret 2026 | Persib Bandung tetap mendominasi papan atas klasemen Liga Super 2025/2026 pada pekan ke-26 dengan perolehan 58 poin, memimpin jarak empat poin atas Borneo FC yang berada di posisi kedua dengan 54 poin. Persija Jakarta mengisi peringkat ketiga dengan 52 poin, sementara persaingan di antara tiga tim besar ini semakin intens menjelang sisa musim.
Posisi Teratas dan Selisih Poin
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 58 |
| 2 | Borneo FC | 54 |
| 3 | Persija Jakarta | 52 |
| 4 | Malut United | 45 |
| 5 | Persita Tangerang | 41 |
| 6 | Bhayangkara FC | 41 |
| 7 | Persebaya Surabaya | 39 |
Persib menunjukkan konsistensi tinggi di bawah asuhan Bojan Hodak, mencatatkan kemenangan penting melawan Bhayangkara FC pada Desember 2025 dan terus memperkuat posisi di puncak klasemen. Borneo FC, yang dipimpin oleh manajer baru, bertekad mengejar ketertinggalan dengan menyerang lebih agresif, sementara Persija Jakarta berusaha menutup celah lewat strategi ofensif yang dipimpin oleh Maxwell Souza.
Jadwal Pekan ke-26: Laga Penentu
Pekan ke-26 dijadwalkan berlangsung antara 3 hingga 6 April 2026. Beberapa laga yang paling dinanti meliputi:
- Bhayankara FC vs Persija Jakarta
- Madura United vs Borneo FC
- Semen Padang vs Persib Bandung
Laga-laga ini memiliki potensi besar mengubah dinamika klasemen, terutama bagi Persija yang harus menambah poin untuk tetap bersaing dengan Persib.
Persaingan Papan Bawah
Di sisi lain, pertarungan untuk menghindari zona degradasi juga semakin ketat. Persis Solo berhasil keluar dari zona bahaya setelah mengalahkan Bali United 3-0, menempati posisi ke-15 dengan 20 poin. Namun, Persis berbagi poin yang sama dengan Madura United dan Semen Padang yang masing-masing berada di peringkat 16 dan 17. Di dasar klasemen, PSBS Biak berada pada posisi terendah dengan hanya 18 poin, menandakan perlunya perbaikan signifikan untuk menghindari relegasi.
Top Scorer Liga Super 2026
David da Silva dari Malut United memimpin daftar pencetak gol dengan 15 gol. Di posisi kedua, dua pemain bersaing ketat: Dalberto Luan (Arema FC) dan Maxwell Souza (Persija) masing-masing mencatat 14 gol. Persaingan ini menambah warna pada kompetisi, terutama bagi Persija yang mengandalkan Maxwell untuk mengubah hasil imbang menjadi kemenangan.
Secara keseluruhan, musim Liga Super 2025/2026 menampilkan persaingan yang seimbang antara tim-tim papan atas yang berlomba meraih gelar dan tim-tim papan bawah yang berjuang keras menghindari degradasi. Dengan sisa beberapa pekan, setiap poin menjadi krusial, dan penampilan di pekan ke-26 diprediksi akan menjadi titik balik bagi banyak klub.
Para penggemar sepak bola Indonesia kini menantikan aksi-aksi menegangkan di lapangan, mengingat performa impresif Persib Bandung, ambisi Borneo FC, serta tekad Persija untuk kembali ke puncak. Sementara itu, pertarungan di zona degradasi tetap menjadi sorotan, menegaskan bahwa kompetisi ini masih jauh dari selesai.
Dengan jadwal yang padat dan intensitas pertandingan yang tinggi, Liga Super 2026 menjanjikan akhir musim yang penuh drama, persaingan, dan peluang bagi klub-klub untuk menuliskan sejarah baru di kancah sepak bola tanah air.

Post Comment