Sekolapedia – 22 Maret 2026 | Setelah menjalani serangkaian hasil mengecewakan, Newell’s Old Boys berhasil mematahkan rekor buruknya dengan meraih kemenangan pertama pada fase Apertura 2026. Pertandingan melawan Gimnasia de Mendoza yang digelar di Estadio Marcelo Bielsa, Rosario, berakhir dengan skor tipis 1-0. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Walter Mazzantti pada menit ke-40 babak kedua, setelah menerima umpan lepas dari Jerónimo Russo.
Latar Belakang Krisis Newell’s
Tim Asosiasi Santa Fe ini memang berada dalam kondisi yang sangat genting menjelang pertemuan tersebut. Pada tanggal 18 Maret 2026, Newell’s masih belum mencatatkan satu kemenangan pun di Apertura, terperangkap di posisi terbawah klasemen dengan hanya tiga poin. Kekalahan telak 5-0 melawan Lanús menambah beban psikologis dan menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan degradasi. Penurunan performa juga memicu pergantian struktural, termasuk pengunduran diri Roberto Sensini sebagai direktur olahraga, sementara pelatih Frank DarÃo Kudelka masih berusaha menstabilkan skuad.
Gimnasia de Mendoza: Lawan yang Berjuang untuk Bertahan
Di sisi lain, Gimnasia de Mendoza, yang dipimpin oleh Ariel Broggi, tengah berjuang keras untuk mempertahankan tempatnya di Primera División. Tim dari Mendoza mengumpulkan sembilan poin dan menargetkan setiap poin ekstra sebagai kunci bertahan. Pada pertandingan terakhir mereka melawan Estudiantes, mereka hanya mampu menelan kekalahan tipis 2-1, menunjukkan bahwa mereka juga berada dalam kondisi kompetitif.
Berita pra-pertandingan menegaskan pentingnya pertemuan ini bagi kedua belah pihak. Newell’s memerlukan tiga poin untuk menghindari zona degradasi, sementara Gimnasia mendambakan setidaknya satu poin untuk memperkuat posisinya di tengah klasemen.
Jalannya Pertandingan
Awal laga berjalan dengan tempo tinggi, kedua tim menampilkan tekanan serupa. Pada menit ke-3 babak kedua, wasit Sebastián Zunino memberi kartu kuning kepada Ismael Cortez (Gimnasia) karena menahan lawan. Tidak lama kemudian, pada menit ke-18, Esteban Fernández (Gimnasia) juga mendapat peringatan atas perilaku anti‑sportif. Newell’s, yang mengandalkan formasi 4‑3‑3, menempatkan Williams Barlasina di gawang, didukung oleh barisan belakang yang meliputi Armando Méndez, Bruno Cabrera, Nicolás Goitea, dan Jerónimo Russo.
Serangan Newell’s mulai menancap pada menit ke-33 pertama babak pertama ketika Jerónimo Russo melakukan tekel keras terhadap Esteban Fernández. Namun, usaha tersebut belum membuahkan gol. Di babak kedua, tekanan meningkat. Pada menit ke-40, Mazzantti memanfaatkan umpan terobosan Russo, menembakkan bola ke sudut kanan atas gawang, melampaui César Rigamonti (penjaga gawang Gimnasia). Gol tersebut menjadi satu-satunya pencapaian dalam pertandingan.
Setelah gol, dinamika pertandingan berubah. Gimnasia berusaha keras mencari penyamaan, namun serangan mereka dibendung oleh pertahanan Newell’s yang terorganisir. Pada menit ke-79, Bruno Cabrera (Newell’s) melepaskan tembakan keras yang memantul di tiang gawang, hampir menambah keunggulan.
Beberapa insiden disiplin menambah warna pada pertandingan. Armando Méndez (Newell’s) menerima kartu kuning pada menit ke-48 karena protes, kemudian diwarnai dengan kartu merah langsung pada menit ke-49 karena tindakan anti‑sportif, sehingga Newell’s harus melanjutkan dengan sepuluh pemain. Di tim tamu, Diego Mondino (Gimnasia) juga mendapat kartu kuning pada menit ke-51 karena memaki wasit.
Statistik dan Pengganti
Selama pertandingan, Newell’s melakukan tiga pergantian: pada menit ke-68, mereka mengganti Facundo Guch dengan David Sotelo, MatÃas Cóccaro dengan Luciano Herrera, dan Jerónimo Gómez Mattar dengan Michael Hoyos. Pada menit ke-80, Bruno Cabrera digantikan oleh Oscar Salomón. Di pihak Gimnasia, perubahan meliputi masuknya Ismael Cortez menggantikan Luciano Paredes pada menit ke-45, serta masuknya Luciano Cingalani menggantikan Santiago RodrÃguez pada menit ke-73.
Secara keseluruhan, Newell’s mencatatkan 9 tembakan ke arah gawang, dengan 4 di antaranya mengarah ke tiang atau diselamatkan oleh kiper. Gimnasia mencatatkan 7 tembakan, namun tidak satu pun berhasil menembus pertahanan lawan secara signifikan.
Implikasi Kemenangan
Kemenangan ini memberikan dorongan moral yang sangat dibutuhkan bagi Newell’s. Dengan tiga poin tambahan, mereka naik dari posisi terakhir ke posisi menengah bawah, mengurangi tekanan relegasi. Selain itu, kemenangan pertama ini memperlihatkan bahwa taktik Frank Kudelka mulai berbuah, meski masih ada ruang perbaikan terutama dalam hal disiplin pemain.
Bagi Gimnasia de Mendoza, kekalahan ini menambah beban pada agenda bertahan mereka. Meskipun masih berada di zona aman, mereka harus meningkatkan konsistensi di pertandingan berikutnya untuk mengamankan posisi mereka.
Jadwal selanjutnya menanti Newell’s di kandang melawan Central Córdoba (SE), sementara Gimnasia akan menanti kedatangan Vélez di Estadio Malvinas Argentinas. Kedua tim diharapkan akan memanfaatkan hasil terbaru untuk menyesuaikan strategi mereka menjelang putaran berikutnya.
Dengan sorotan media yang kini beralih kembali ke Newell’s, para pendukung klub berharap bahwa senyuman pertama di Apertura ini bukan sekadar kebetulan, melainkan awal dari kebangkitan yang lebih solid.

Post Comment