Lebaran Makin Dekat, Warga Cirebon Serbu Tempat Penukaran Uang Baru!

Siapa nih yang sudah mulai merasakan atmosfer Lebaran? Kayaknya belum sah rasanya kalau momen kumpul keluarga nanti nggak bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR) buat keponakan atau saudara yang masih kecil. Nah, tradisi bagi-bagi amplop ini memang selalu jadi bumbu manis di setiap perayaan Idul Fitri. Nggak heran, fenomena tukar uang baru selalu jadi agenda wajib setiap tahun.

Minggu ini, tepatnya hari Senin (9/3/2026), suasana di Grage City Mall, Kota Cirebon, berubah jadi pusat perhatian. Mall yang biasanya jadi tempat nongkrong atau belanja itu mendadak disesaki oleh warga yang punya satu misi penting: menukarkan uang lama dengan uang baru yang masih kinclong alias layak edar.

baca juga: Judul Baru: Spill Kumpulan Caption Lebaran 2026 Paling Kece: Dari yang Bikin Terharu Sampai yang Lucu Buat Update Status!

Perjuangan “War” Online Demi Uang Baru

Bicara soal tukar uang, zaman sekarang memang sudah beda banget. Kalau dulu kita mungkin harus antre berjam-jam dari subuh di depan mobil kas keliling, sekarang sistemnya sudah jauh lebih modern—meskipun kadang bikin geregetan.

Bank Indonesia (BI) sekarang menggunakan sistem pendaftaran daring (online) melalui aplikasi PINTAR. Tujuannya supaya antrean lebih teratur dan nggak ada lagi desak-desakan yang nggak perlu. Tapi, ternyata sistem online ini punya tantangannya sendiri.

🔖 Baca juga:
10 Contoh Soal Reservation Hotel Lengkap Beserta Jawaban

Cynthia Wulandari (25), salah seorang warga asal Kali Tanjung yang ditemui di lokasi, cerita pengalamannya yang cukup “berdarah-darah”. Menurutnya, mendapatkan kuota penukaran itu susahnya minta ampun.

“Pas daftar itu jujur agak susah, ya. Web-nya sering banget loading-nya lama, pas mau masuk malah mental balik lagi ke awal. Harus sabar banget pokoknya,” curhat Cynthia sambil menunjukkan uang hasil penukarannya sebesar Rp 2,8 juta.

Meski harus “war” kuota di depan layar ponsel, Cynthia mengakui ada sisi positifnya. Begitu sampai di lokasi, antrean fisik di mall jauh lebih tertib. Setelah proses verifikasi selesai, dia cuma perlu waktu sekitar satu jam sampai uang baru di tangan. Jadi, capeknya pas war online terbayar dengan efisiensi di lokasi.

Demi Senyum Keponakan, Berapapun Siap!

Antusiasme warga Cirebon memang luar biasa. Bukan cuma Cynthia, ada juga Fani Rizqia dari daerah Plumbon. Dia mengaku menukarkan uang sampai Rp 5,3 juta! Bukan buat foya-foya, uang sebanyak itu disiapkan khusus untuk dibagikan ke keponakan dan kerabat saat silaturahmi Lebaran nanti.

“Ya namanya Lebaran, rasanya kurang lengkap kalau nggak kasih amplop ke anak-anak kecil. Senang saja lihat mereka bahagia pas nerima uang baru,” ujar Fani. Semangat berbagi seperti ini memang jadi salah satu alasan kenapa tradisi uang baru nggak pernah mati.

BI Cirebon “Turun Tangan” dengan Stok Melimpah

Melihat animo masyarakat yang tinggi, Bank Indonesia pun nggak main-main dalam menyiapkan logistik uang. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, membeberkan fakta menarik. Untuk periode Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 2026 ini, BI sudah menyiapkan uang layak edar dengan jumlah yang fantastis: Rp 3,89 triliun!

Angka ini bukan main-main. Kalau dibandingkan dengan realisasi tahun 2025 yang “cuma” Rp 3,09 triliun, ada lonjakan sekitar 25,8 persen. Kenaikan stok ini sengaja dilakukan sebagai antisipasi terhadap kebutuhan masyarakat yang diprediksi bakal makin membludak tahun ini.

Dana sebesar itu didistribusikan tidak hanya untuk warga Kota Cirebon saja, tapi mencakup wilayah kerja BI Cirebon lainnya, mulai dari Indramayu, Majalengka, hingga Kuningan. Jadi, buat kalian yang tinggal di area tersebut, stok uang baru dipastikan aman selama periode yang ditentukan.

baca juga: Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Salurkan Zakat Mal ke Panti Asuhan Mulya Pusat

Gimana Sih Mekanismenya?

Buat yang mungkin masih bingung cara dapetin uang baru ini, BI punya aturan main yang simpel tapi harus dipatuhi. Periode penukaran berlangsung dari tanggal 23 Februari sampai 13 Maret 2026. BI menyiapkan sekitar 14.900 paket penukaran selama periode tersebut.

Setiap orang dibatasi menukarkan maksimal Rp 5,3 juta. Aturan ini dibuat supaya distribusi uangnya merata dan nggak ada pihak yang memborong terlalu banyak, sehingga semua orang punya kesempatan yang sama untuk berbagi di hari raya.

Layanan penukaran ini juga nggak cuma terpusat di mal, lho. BI juga terus menjalankan program kas keliling dan berkolaborasi dengan berbagai jaringan bank umum di seluruh pelosok wilayah kerja mereka. Dengan begitu, jangkauannya jadi makin luas dan lebih dekat dengan masyarakat.

Sekali lagi, diingatkan buat teman-teman yang mau menukar uang, jangan lupa untuk selalu mendaftar via aplikasi PINTAR. Ini adalah pintu masuk utama supaya data kalian tercatat dan proses penukaran jadi transparan. Jadi, buat kalian yang belum sempat menukar uang baru, masih ada waktu beberapa hari lagi sebelum masa penukaran berakhir.

penulis: ridho

Post Comment