Halo, Sobat Kuliner! Nggak kerasa ya, bulan Ramadan sudah di depan mata. Selain fokus ibadah, satu hal yang paling ditunggu-tunggu biasanya adalah momen Buka Bersama alias Bukber. Tapi jujur deh, terkadang kita bosan nggak sih kalau bukbernya di mall lagi, mall lagi? Rasanya pengen cari suasana yang beda, yang lebih adem, tenang, dan bikin kita merasa kayak lagi pulang kampung ke rumah nenek di Jawa.
Nah, buat kamu warga Jakarta yang sudah penat dengan pemandangan gedung pencakar langit dan kemacetan, ternyata di sudut-sudut ibu kota ini masih ada lho “permata tersembunyi” berupa restoran-restoran berkonsep rumah Joglo. Arsitektur kayu yang khas, udara yang lebih sejuk karena biasanya banyak pohon, dan makanan tradisional yang autentik bakal bikin momen bukber kamu jadi lebih berkesan.
Yuk, langsung saja kita bedah satu per satu 7 rekomendasi restoran Joglo di Jakarta dan sekitarnya yang cocok banget buat tempat kumpul bareng keluarga atau teman-teman!
1. Bebek Perdikan: “Hidden Gem” di Tengah Modernitas Setiabudi
Siapa sangka di balik mewahnya gedung-gedung perkantoran Setiabudi, Jakarta Selatan, ada sebuah tempat yang bener-bener “Jawa banget”? Namanya Bebek Perdikan. Lokasinya unik karena nyempil di dalam gang buntu. Begitu masuk, kamu bakal langsung disambut bangunan Joglo kayu yang estetik dan suasana yang hijau royo-royo.
Menu jagoan di sini tentu saja Bebek Gorengnya. Dengan harga sekitar Rp42.000, kamu sudah dapet paket lengkap: nasi, bebek, sambal korek yang pedasnya nampol, dan lalapan segar. Rahasia kelezatannya ada pada daging bebek yang super empuk dan bumbunya meresap sampai ke tulang. Buat kamu yang nggak suka bebek yang bau amis, tenang aja, di sini pengolahannya juara banget. Cocok banget buat bukber yang santai tapi tetap berkelas.
2. Roemah Kraton: Makan Cantik ala Bangsawan di Tebet
Geser dikit ke daerah Tebet yang selalu ramai, ada Roemah Kraton. Kalau kamu pengen bukber dengan suasana yang sedikit lebih formal tapi tetap terasa hangat, inilah tempatnya. Sesuai namanya, interior di sini penuh dengan ornamen khas keraton Jawa yang klasik. Lampu gantungnya yang temaram bikin suasana buka puasa makin syahdu.
Kalau mampir ke sini, wajib pesan Ayam Kremes Kraton atau Ayam Kalasan. Harganya cukup terjangkau, cuma Rp37.000-an per porsi. Bayangin deh, ayam goreng yang krispi di luar tapi juicy di dalam, dimakan bareng nasi hangat dan sayur asem yang segar. Wah, godaan banget kan buat menu buka puasa nanti?
3. Warung Kondre: Suasana Pedesaan Milik “Sultan” Bintaro
Nah, kalau yang satu ini pasti sudah banyak yang tahu karena pemiliknya adalah komedian ternama, Andre Taulany. Terletak di kawasan Ciputat, Warung Kondre menawarkan konsep rumah Joglo dengan halaman luas yang asri banget. Vibes-nya itu lho, berasa lagi main ke rumah saudara di Jogja!
Menu yang paling sering dipesan orang adalah Nasi Campur Kondre. Harganya sekitar Rp55.000, tapi jangan kaget sama isinya yang melimpah. Ada mie goreng, telur sambal, kikil, cakalang, sampai cumi hitam yang gurihnya minta ampun. Porsinya pas banget buat isi tenaga setelah seharian berpuasa. Tempatnya juga luas, jadi aman kalau kamu mau bawa rombongan besar.
4. Kandang Ingkung: Obati Kangen Jogja Tanpa Harus ke Luar Kota
Buat alumni Jogja atau yang sering liburan ke sana, pasti nggak asing sama nama Kandang Ingkung. Kabar baiknya, mereka sudah buka cabang di Jakarta dengan tetap mempertahankan konsep aslinya: bangunan Joglo di tengah pepohonan rindang.
Menu spesialnya adalah Ayam Ingkung. Ini bukan sekadar ayam goreng biasa, tapi ayam kampung utuh yang dimasak lama dengan santan dan rempah-rempah sampai bumbunya meresap total. Teksturnya lembut banget, hampir copot dari tulangnya kalau ditarik. Harganya pun bersahabat, sekitar Rp50.000. Makan di sini sambil dengerin suara angin sepoi-sepoi bakal bikin kamu lupa kalau kamu masih di Jakarta.
baca juga:Dosen Universitas Teknokrat Indonesia Raih Hibah Pengembangan Modul Digital dari Kemendiktisaintek
Baca juga:Kumpulan Contoh Soal Anggaran Biaya Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan
5. Garden by The Joglo: Nuansa Hijau di Jakarta Barat
Siapa bilang Jakarta Barat cuma isinya beton? Di kawasan Taman Permata Buana, ada Garden by The Joglo yang lokasinya agak tersembunyi di area perumahan. Sesuai namanya, ini adalah perpaduan antara taman hijau yang luas dengan rumah Joglo yang kokoh.
Menu di sini lebih ke arah makanan rumahan yang nyaman di lidah (comfort food). Ada Nasi Pecel Joglo seharga Rp45.000 dengan bumbu kacang yang gurih-manis dan sayuran yang masih kriuk. Kalau lagi nggak pengen makan nasi berat, Bakmi Ayamnya juga patut dicoba karena tekstur mie-nya yang kenyal dan enak banget di mulut. Cocok buat kamu yang pengen bukber dengan suasana yang lebih privat dan tenang.
6. Waroeng Solo: Sederhana, Hangat, dan Bersahaja
Kalau kamu lewat daerah Pasar Minggu, jangan lupa mampir ke Waroeng Solo. Tempat ini nggak neko-neko, mengandalkan kesederhanaan rumah Joglo yang bikin siapa pun merasa diterima. Suasananya sangat homey, cocok buat kumpul keluarga besar sambil mengenang masa kecil.
Yang paling dicari di sini adalah Nasi Liwetnya. Nasi yang dimasak dengan santan dan kaldu ayam ini punya aroma yang harum banget. Dipadukan dengan Ayam Goreng Kampung yang bumbunya meresap, harganya cuma sekitar Rp30.000-an aja. Murah meriah tapi rasanya nggak murahan. Benar-benar definisi makan enak tanpa bikin kantong bolong.
7. Ayam Kelopoe: Sentuhan Modern di Rumah Tradisional
Terakhir, buat yang tinggal di daerah Gading Serpong, ada Ayam Kelopoe. Berbeda dengan yang lain, tempat ini memadukan konsep Joglo dengan gaya kasual modern. Jadi, tampilannya tetap tradisional tapi terasa lebih kekinian dan bersih.
Menu andalannya? Jelas Ayam Kelopoe-nya! Ayam goreng ini disajikan dengan taburan serundeng atau kelapa sangrai yang sangat harum. Tekstur ayamnya krispi di luar tapi tetap empuk di dalam. Dicocol ke sambalnya yang khas, duh, dijamin bakal nambah nasi terus! Tempatnya sangat nyaman untuk dijadikan titik temu teman-teman kantor atau kampus buat acara buka bersama.
Kenapa Harus Memilih Restoran Berkonsep Joglo?
Mungkin ada yang tanya, “Kenapa sih harus ribet nyari restoran Joglo?” Jawabannya sederhana: Pengalaman.
Di tengah hiruk pikuk Jakarta yang bising, suara gemericik air atau hembusan angin di teras rumah Joglo itu adalah kemewahan tersendiri. Bukber bukan cuma soal makan, tapi soal mengobrol, tertawa, dan mempererat silaturahmi. Suasana tradisional yang ditawarkan restoran-restoran di atas secara tidak langsung menciptakan aura yang lebih santai. Orang jadi nggak buru-buru pengen pulang, pembicaraan jadi lebih mengalir, dan rasa capek setelah bekerja seharian seolah luntur begitu saja.
Selain itu, makanan tradisional Jawa yang disajikan biasanya memiliki rasa yang “jujur”. Penggunaan rempah-rempah alami, cara memasak yang masih tradisional, hingga penyajian dengan piring-piring jadul menambah kenikmatan tersendiri.
Tips Bukber di Restoran Joglo Jakarta
Supaya momen bukber kamu maksimal, ada beberapa tips nih:
- Reservasi Sejak Awal: Karena tempat-tempat ini biasanya hits dan punya kapasitas terbatas (terutama yang di dalam gang atau perumahan), pastikan kamu sudah memesan meja minimal 3-5 hari sebelum hari H.
- Cek Lokasi: Beberapa restoran ini lokasinya agak hidden, jadi jangan ragu buat sering-sering cek Google Maps atau tanya warga sekitar kalau sudah masuk ke area perumahan atau gang.
- Datang Lebih Awal: Usahakan sampai di lokasi 30 menit sebelum azan magrib. Selain buat menghindari macet, kamu bisa foto-foto dulu di spot-spot Joglo-nya yang estetik buat stok konten di Instagram atau TikTok.
- Pesan Paket Sharing: Biasanya restoran tipe ini punya paket porsi besar yang bisa dimakan rame-rame. Selain lebih hemat, makan satu nampan bareng teman-teman itu lebih seru dan terasa kebersamaannya.
Jadi, sudah tahu mau bukber di mana tahun ini? Tujuh rekomendasi di atas bisa jadi pilihan yang pas buat kamu yang pengen suasana berbeda. Selamat menyambut bulan suci Ramadan, dan selamat berburu kuliner tradisional yang menggugah selera!
penulis:rinaldy


Post Comment