Sekolapedia – 22 Maret 2026 | Inter Milan kembali menegaskan ketertarikannya pada gelandang muda asal Brasil, Andrey Santos, dalam upaya memperkuat lini tengah menjelang musim 2026/2027. Kepindahan ini dipandang sebagai bagian integral dari strategi besar klub nerazzurri untuk merombak formasi dan taktik setelah meraih gelar Serie A pada musim lalu.
Profil Andrey Santos
Andrey Santos lahir pada tahun 2004 dan bergabung dengan Chelsea pada tahun 2023 dengan nilai transfer sekitar €12,5 juta yang dibayar dari Vasco da Gama. Kontraknya bersama Blues berlangsung hingga Juni 2030, memberikan klub London jaminan jangka panjang atas talenta muda tersebut. Sejak bergabung, Santos sempat dipinjamkan ke Nottingham Forest dan Strasbourg untuk mendapatkan pengalaman bermain reguler di level kompetitif. Kembali ke Chelsea, ia mencatatkan 40 penampilan, mencetak satu gol, memberikan lima assist, serta menerima delapan kartu kuning.
Alasan Inter Menargetkan Santos
Menurut laporan yang beredar di Italia melalui GOAL, Inter berencana melakukan “overhaul” pada lini tengah, menyiapkan transisi dari sistem tiga gelandang menjadi formasi dua gelandang tengah. Kepala taktik Inter, Mircea Lucescu, menginginkan seorang pemain yang mampu berperan sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah, sekaligus memiliki kemampuan mengatur tempo permainan. Andrey Santos dianggap cocok karena fleksibilitas taktisnya, terbukti saat bermain bersama Moisés Caicedo di Chelsea dan bersama Bruno Guimarães di timnas Brasil di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Selain kemampuan bertahan, Santos memiliki visi permainan yang baik dan mampu memberikan umpan-umpan terobosan, yang menjadi nilai tambah dalam skema permainan yang lebih dinamis. Keberadaannya diharapkan dapat menyeimbangkan kehadiran pemain kreatif seperti Hakan Çalhanoğlu dan penyerang serba guna seperti Lautaro Martínez, sekaligus memberikan opsi defensif yang solid.
Target Lain Inter di Tengah
Andrey Santos bukan satu-satunya pilihan Inter di pasar transfer. Klub juga mengincar Leon Goretzka yang akan menjadi agen bebas pada musim panas mendatang setelah kontraknya dengan Bayern Munich berakhir. Pemain Jerman tersebut dikenal sebagai gelandang box‑to‑box dengan kemampuan serangan dan pertahanan yang seimbang. Di sisi lain, mantan gelandang Roma, Manu Koné, juga berada dalam radar Inter, meskipun harga yang diminta (€40 juta) dianggap terlalu tinggi.
Selain itu, Inter masih mempertimbangkan opsi membawa kembali Aleksandar Stanković dari Belgia dengan biaya pembelian kembali sekitar €23 juta. Kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda menjadi strategi utama klub dalam menyiapkan skuad yang kompetitif untuk tantangan domestik dan Eropa.
Strategi Perubahan Formasi
Ide perubahan formasi datang dari mantan pemain dan asisten pelatih Inter, Cristian Chivu, yang menyarankan peralihan dari formasi tiga gelandang menjadi dua gelandang tengah. Langkah ini bertujuan memberi kebebasan bagi sayap sayap menyerang, sekaligus memperkuat lini pertahanan tengah. Dalam skema baru, gelandang bertahan akan menutup ruang-ruang kosong di antara bek tengah dan lini depan, sementara gelandang tengah akan mengatur transisi serangan.
Jika Andrey Santos berhasil bergabung, ia dapat menempati peran sebagai gelandang tengah atau gelandang bertahan, menyesuaikan diri dengan kebutuhan taktik. Fleksibilitas ini memberi Inter kebebasan beradaptasi melawan berbagai lawan di Serie A maupun kompetisi Eropa.
Prospek Negosiasi
Pihak Inter sudah pernah menghubungi agen Santos, Giuliano Bertolucci, pada tahun sebelumnya, namun pada saat itu kondisi belum memungkinkan untuk melanjutkan pembicaraan. Menurut informasi terkini, Inter telah kembali membuka jalur komunikasi untuk menilai apakah situasi telah berubah, terutama mengingat kepastian kepergian pemain senior seperti Çalhanoğlu dan Henrikh Mkhitaryan yang diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim.
Jika negosiasi berhasil, Inter berpotensi mengamankan Santos dengan biaya transfer yang lebih terjangkau dibandingkan pemain lain yang dibidik. Hal ini sejalan dengan kebijakan keuangan klub yang berusaha menyeimbangkan antara belanja besar dan pengembangan pemain muda.
Dengan langkah ini, Inter Milan berusaha memperkuat pondasi tengahnya, menyiapkan tim yang lebih seimbang, dan menambah kedalaman skuad untuk menantang rival-rival utama di Serie A serta menargetkan kembali trofi Liga Champions.



Post Comment