×

Harga Emas Antam Turun Tajam ke Rp 2.943.000 per Gram pada 19 Maret 2026 – Apa Penyebabnya?

Sekolapedia – 19 Maret 2026 | Pasar logam mulia Indonesia kembali menjadi sorotan pada Kamis, 19 Maret 2026, ketika harga emas Antam mengalami penurunan signifikan sebesar Rp 53.000 per gram. Pada pukul 08.55 WIB, harga jual emas Antam tercatat Rp 2.943.000 per gram, turun dari nilai sebelumnya yang dipublikasikan pada pagi hari, yaitu Rp 2.996.000 per gram. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan harga logam mulia lain yang tetap berada di atas level Rp 3 juta, seperti Galeri24 yang diperdagangkan pada Rp 3.012.000 per gram dan UBS pada Rp 3.026.000 per gram.

Pergerakan Harga pada Pagi Hari

Data resmi yang disediakan oleh Sahabat Pegadaian dan situs Logam Mulia pada pagi hari, sekitar pukul 08.30 WIB, menampilkan harga emas Antam sebesar Rp 2.996.000 per gram. Pada saat yang sama, Galeri24 dan UBS dipasarkan masing‑masing pada Rp 3.012.000 dan Rp 3.026.000 per gram. Harga tersebut biasanya mencerminkan nilai penutupan pasar komoditas global, nilai tukar mata uang, serta kondisi geopolitik yang memengaruhi sentimen investor.

Penurunan Harga Antam pada Sore Hari

Setelah pembaruan pertama, harga emas Antam kembali mengalami penyesuaian pada pukul 08.55 WIB. Penurunan sebesar Rp 53.000 menurunkan harga jual menjadi Rp 2.943.000 per gram. Penurunan ini juga memengaruhi harga buyback (jual kembali) emas batangan Antam, yang kini berada pada level Rp 2.665.000 per gram. Meskipun penurunan ini terlihat signifikan, pasar logam mulia tetap berfluktuasi secara harian, sehingga konsumen disarankan untuk memeriksa harga secara berkala sebelum melakukan transaksi.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga

  • Pasar Komoditas Global: Harga emas internasional yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral utama, terutama Federal Reserve Amerika Serikat, dapat menggerakkan harga emas lokal.
  • Nilai Tukar Rupiah: Penguatan atau pelemahan Rupiah terhadap dolar Amerika berimbas langsung pada harga emas dalam rupiah.
  • Geopolitik: Ketegangan geopolitik, seperti konflik di Timur Tengah atau sanksi ekonomi, sering memicu permintaan safe‑haven, yang dapat mengangkat harga emas.
  • Permintaan Domestik: Minat investasi emas di kalangan masyarakat Indonesia, termasuk pembelian emas fisik di pegadaian, memengaruhi volume penjualan dan harga.

Implikasi Pajak dan Regulasi

Transaksi jual‑beli emas batangan di Indonesia tunduk pada pajak penghasilan (PPh) Pasal 22. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 34/PMK.10/2017, pembeli yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat menikmati tarif PPh yang lebih rendah, yaitu 0,25 % dari nilai transaksi, dibandingkan tarif standar yang lebih tinggi. Pada saat yang sama, penjual yang melakukan buyback juga dikenakan PPh 22, tetapi tarifnya biasanya dipotong langsung oleh PT Antam sebelum dana dibayarkan kepada penjual, sehingga tidak perlu melakukan penyetoran pajak terpisah.

Baca juga:
TOBA Ubah Limbah Jadi Produk Ekspor: US$200 Juta Buka Akses ke 50 Negara

Strategi bagi Investor

Dengan volatilitas harga yang terus berubah, investor emas perlu mengadopsi pendekatan yang hati‑hati. Berikut beberapa langkah yang dapat dipertimbangkan:

  1. Memantau pembaruan harga secara rutin, terutama pada jam 08.30‑09.00 WIB, ketika situs Logam Mulia mengumumkan nilai terbaru.
  2. Menggunakan platform resmi seperti Pegadaian atau Galeri24 untuk memastikan keaslian dan keamanan transaksi.
  3. Menghitung total biaya termasuk PPh 22 serta biaya administrasi sebelum memutuskan membeli atau menjual.
  4. Menilai kondisi makroekonomi, seperti inflasi dan kebijakan moneter, yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas ke depan.

Secara keseluruhan, penurunan harga emas Antam pada 19 Maret 2026 mencerminkan dinamika pasar yang sensitif terhadap faktor eksternal dan internal. Meskipun harga jual kembali (buyback) berada di level Rp 2.665.000 per gram, peluang investasi masih terbuka bagi mereka yang memahami risiko dan manfaat investasi logam mulia.

Baca juga:
Best Most Popular Podcasts Ranked: Top True Crime, Business, Comedy, and Educational Shows

Investor disarankan untuk selalu mengecek harga terbaru, mempertimbangkan beban pajak, dan menyesuaikan strategi investasi dengan tujuan keuangan jangka panjang. Dengan pendekatan yang terinformasi, emas tetap menjadi instrumen perlindungan nilai yang relevan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Baca juga:
Top 10 Democratic States in the US: Voting Trends, Political History, and Key Facts

Post Comment