Siapa sangka mobil legendaris yang hidup lagi, Honda Prelude, bakal sukses besar di tanah air? Saking meledaknya, capaian penjualannya bukan cuma bikin PT Honda Prospect Motor (HPM) geleng-geleng kepala, tapi pihak Honda global di Jepang pun ikut melongo!
Yusak Billy, selaku Sales & Marketing Director PT HPM, cerita kalau awalnya Indonesia cuma dijatah 40 unit saja per tahun. Maklum, mobil ini kelasnya premium dengan harga nyaris Rp 1 miliar. Tapi ternyata, antusiasme orang kaya di Indonesia di luar prediksi.
Karena peminatnya membeludak, stok akhirnya ditambah jadi 100 unit per tahun. Eh, ternyata sama saja, jatah tambahan itu langsung ludes lari manis cuma dalam waktu tiga hari! Pak Yusak mengakui kalau pasar Indonesia bener-bener mengejutkan.
Baca juga:Susi Air Buka Lowongan Management Trainee Finance 2026
“Iya, asli mengejutkan. Dalam sehari 40 unit habis, terus ditambah 60 unit lagi karena pesanannya sudah tembus 100 unit lebih,” kata Pak Yusak pas lagi ngobrol di JIExpo Kemayoran. Beliau juga mengonfirmasi kalau prinsipal di luar negeri kaget banget dengar kabar ini.
Siap-siap Sabar, Indennya Tembus Sampai 2028!
Nah, buat kamu yang baru niat mau pesan sekarang, kayaknya harus punya stok sabar yang banyak. Pak Yusak bilang kalau jumlah pemesan (SPK) terus nambah tiap hari, sementara barangnya terbatas banget.
Bayangkan saja, saat ini pesanan sudah masuk 237 unit. Padahal, jatah buat Indonesia cuma 100 unit per tahun. Artinya, kalau kamu baru naruh pesanan hari ini, mobilnya baru bakal parkir di garasi kamu tahun 2028 nanti!
Sekilas Info Harga
Sekadar pengingat, Honda Prelude resmi rilis di Indonesia akhir bulan lalu. Mobil mewah ini dibanderol di kisaran Rp 925 juta sampai Rp 975 jutaan (On The Road Jakarta).
Cek Tabel Antrean Prelude Nih:
| Jumlah Pesanan (SPK) | Jatah per Tahun | Estimasi Nunggu (Inden) |
| 237 Unit | 100 Unit | Sampai Tahun 2028 |
Data ini jelas banget nunjukin kalau minat orang Indonesia ke Honda Prelude itu tinggi banget, sampai-sampai antreannya jadi panjang banget kayak kereta api.
penulis:bagas



Post Comment