×

Evakuasi Bertahap WNI di Iran Akan Segera Dilaksanakan

Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di Iran akan segera dievakuasi secara bertahap. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah mengumumkan rencana tersebut secara resmi.

Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi KBRI Teheran, @indonesiaintehran, pada Rabu (4/3/2026). Dalam pengumuman tersebut dijelaskan bahwa proses evakuasi akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan perkembangan situasi.

KBRI menyebut bahwa keputusan ini diambil setelah melihat kondisi terbaru di Iran. Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menyelenggarakan evakuasi bertahap bagi seluruh WNI yang berada di wilayah tersebut.

baca juga:Santai Sejenak di Banda Aceh: Update Jadwal Buka Puasa 6 Maret 2026 & Alasan Kenapa Ramadan Itu Spesial Banget

KBRI juga mengimbau para WNI di Iran agar segera menghubungi pihak kedutaan untuk melakukan koordinasi terkait jadwal evakuasi serta titik kumpul yang telah ditentukan. Meski proses evakuasi berlangsung, layanan kekonsuleran KBRI tetap berjalan seperti biasa.

🔖 Baca juga:
Kupas Tuntas UMPTKIN Penalaran Matematika: Konsep, Strategi, dan Contoh Soal untuk Lolos Seleksi

Dalam pengumuman itu juga dijelaskan bahwa para WNI diminta segera berkoordinasi dengan KBRI Teheran melalui grup komunikasi resmi WNI untuk mendapatkan informasi teknis, termasuk jadwal dan lokasi titik kumpul. Bagi WNI yang menghadapi situasi mendesak, KBRI menyediakan nomor kontak darurat di +98 902 466 8889.

Selama proses evakuasi berlangsung, seluruh WNI di Iran diminta tetap tenang, waspada, serta terus mengikuti informasi dan arahan resmi dari KBRI.

baca juga:Amalia Nur Shabrina Mahasiswa Pendidikan Olahraga Teknokrat Kampus Terbaik di Lampung Raih Perunggu di Kejuaraan Nasional Boxing Championship 2026

Saat ini, situasi di Iran memang tengah memanas akibat konflik yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat. Komando pusat militer AS, CENTCOM, memantau langsung operasi militer AS di kawasan Timur Tengah. Dilaporkan lebih dari 50 ribu tentara AS telah dikerahkan dalam operasi gabungan sejak Sabtu (28/2).

Komandan CENTCOM, Jenderal Brad Cooper, dalam pesan video yang dikutip Anadolu Agency pada Rabu (4/3/2026), menyebut bahwa sekitar 200 jet tempur serta dua kapal induk AS dikerahkan dalam operasi militer yang dinamakan “Operation Epic Fury”. Operasi ini disebut sebagai salah satu pengerahan kekuatan militer terbesar Amerika Serikat di Timur Tengah dalam satu generasi.

penulis:putra

Post Comment