Rekomendasi Kuliner Enak di Sekitar Sirkuit Buriram Sambil Nonton MotoGP

Menonton perhelatan MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, bukan sekadar tentang raungan mesin 1000cc atau aksi saling salip di Tikungan 12 yang ikonik. Bagi para pelancong dan penggemar balap, perjalanan ke “Kota Kebahagiaan” ini adalah sebuah ziarah rasa. Buriram, yang terletak di jantung wilayah Isan (Thailand Timur Laut), menawarkan kekayaan kuliner yang autentik, berani, dan penuh rempah.

Jika Anda berencana hadir langsung di lintasan tahun ini, pastikan perut Anda tidak kosong. Menikmati balapan dengan cuaca tropis yang menyengat membutuhkan energi ekstra. Berikut adalah panduan lengkap rekomendasi kuliner enak di sekitar Sirkuit Buriram yang wajib Anda coba, mulai dari jajanan legendaris di stasiun hingga restoran lokal yang menjadi favorit para pembalap.

1. Look Chin Yuen Kin: Bakso Berdiri yang Mendunia

Tidak ada daftar kuliner Buriram yang lengkap tanpa menyebutkan Look Chin Yuen Kin. Fenomena kuliner ini menjadi viral secara global setelah Lisa BLACKPINK, yang asli Buriram, menyebutnya sebagai makanan yang paling ia rindukan.

Baca juga:Cek Imsak Hari Ini di Kendari Sabtu 28 Februari 2026, Biar Gak Ketinggalan Start Puasa

🔖 Baca juga:
Cara Menghitung THR 2026 yang Kena Pajak Menggunakan Metode Terbaru

Terletak di area depan Stasiun Kereta Api Buriram, sekitar 15 menit dari sirkuit, puluhan pedagang bakso berkumpul menjajakan bakso babi dan ayam goreng atau rebus. Keunikannya terletak pada cara makannya: pembeli berdiri di depan gerobak, mencelupkan bakso ke dalam saus cabai manis khas yang kental, dan menyantapnya bersama sayuran segar seperti mentimun dan kubis. Saus cabai rahasia dengan aroma ketumbar dan asam jawa inilah yang membuat setiap tusuk bakso begitu nagih. Ini adalah snack wajib sebelum Anda menuju sirkuit di pagi hari.

2. Som Tum Isan: Sensasi Pedas yang Mengguncang Lidah

Berada di wilayah Isan berarti Anda sedang berada di ibu kota Som Tum (selada pepaya muda). Berbeda dengan Som Tum di Bangkok yang cenderung manis, Som Tum di sekitar Buriram lebih berani, pedas, dan menggunakan pla ra (pasta ikan fermentasi) yang aromanya sangat kuat.

Di sekitar sirkuit, banyak kedai tenda yang menyajikan Som Tum segar yang ditumbuk mendadak. Mintalah Som Tum Thai jika Anda ingin rasa yang lebih “aman” (manis, asam, kacang), atau cobalah Som Tum Pu Pla Ra jika ingin tantangan autentik. Menyantap Som Tum di tengah teriknya cuaca Buriram akan memberikan sensasi segar yang membangkitkan semangat sebelum sesi kualifikasi dimulai.

3. Gai Yang Wichian Buri: Ayam Panggang Sempurna

Pasangan sejati dari Som Tum adalah Gai Yang atau ayam panggang. Di sepanjang jalan menuju Sirkuit Chang, Anda akan melihat kepulan asap beraroma gurih dari panggangan bambu. Ayam panggang khas Buriram biasanya menggunakan ayam kampung yang dimarinasi dengan bawang putih, akar ketumbar, dan lada hitam selama berjam-jam.

Dagingnya tidak setebal ayam broiler, namun rasanya sangat meresap hingga ke tulang. Kulitnya yang kering dan garing menjadi bagian favorit banyak orang. Sajikan dengan Khao Niew (ketan) yang hangat untuk karbohidrat tambahan agar stamina Anda tetap terjaga selama berjalan kaki di area Fan Zone.

4. Kai Yang Buriram (Ayam Panggang Bumbu Merah)

Selain Gai Yang standar, Buriram memiliki varian ayam panggang khas dengan bumbu berwarna kemerahan yang terlihat sangat menggoda. Ayam ini biasanya dipanggang dengan baluran bumbu kelapa dan rempah yang memberikan rasa manis-gurih yang unik. Teksturnya sangat lembut dan sering menjadi pilihan praktis untuk dibawa masuk ke dalam area tribun sebagai bekal menonton race Moto3 dan Moto2.

5. Boat Noodles (Kuay Teow Reua) di Pinggiran Sirkuit

Jika Anda mencari makanan berat yang cepat dan murah, Boat Noodles adalah jawabannya. Ada beberapa kedai di dekat area pintu masuk sirkuit yang menyajikan mi kuah hitam kental dengan aroma rempah kayu manis dan bunga lawang yang kuat.

Porsinya biasanya kecil, sehingga Anda bisa memesan 2-3 mangkuk sekaligus dengan pilihan daging sapi atau babi. Kuahnya yang kaya rasa memberikan efek mengenyangkan instan. Bagi para backpacker MotoGP, ini adalah pilihan kuliner paling ramah kantong namun tetap memberikan kepuasan maksimal.

6. Pad Thai Isan: Twist Lokal pada Masakan Nasional

Meskipun Pad Thai tersedia di mana-mana, versi di Buriram sering kali menggunakan bahan lokal yang lebih segar. Beberapa gerobak di malam hari di pusat kota Buriram menyajikan Pad Thai dengan tambahan udang sungai kecil dan tauge yang sangat melimpah. Rahasianya ada pada penggunaan gula aren asli dan air asam jawa yang memberikan keseimbangan rasa antara manis, asam, dan gurih.

7. Serangga Goreng: Camilan Ekstrem untuk Si Pemberani

Ingin pengalaman yang tak terlupakan? Buriram adalah tempatnya. Di pasar malam dekat sirkuit, Anda akan menemukan penjual serangga goreng seperti jangkrik, ulat kayu, hingga belalang. Serangga ini digoreng hingga renyah dan dibumbui dengan garam serta sedikit kecap asin.

Bagi warga lokal, ini adalah sumber protein tinggi yang lezat. Bagi penonton MotoGP, ini bisa menjadi konten media sosial yang menarik sekaligus camilan unik sambil menunggu race utama dimulai. Rasanya mirip dengan kacang goreng atau kerupuk kulit, sangat cocok dinikmati dengan minuman dingin.

8. Kafe Kekinian di Sekitar Buriram untuk Berteduh

Cuaca Buriram tahun 2026 diprediksi akan sangat panas. Jika Anda butuh tempat berteduh dengan AC yang dingin dan kopi yang enak, beberapa kafe di sekitar jalan utama Buriram-Prakhon Chai menawarkan tempat yang nyaman. Banyak kafe di sini yang didekorasi dengan tema balap atau olahraga, mengingat Buriram adalah kota sepak bola dan balap motor. Cobalah Thai Tea Frappe yang manis dan pekat untuk menurunkan suhu tubuh Anda setelah berjam-jam di tribun.

9. Night Market Buriram (Pasar Malam)

Setelah balapan selesai di sore hari, jangan langsung kembali ke hotel. Pergilah ke pasar malam di pusat kota. Di sini adalah surga kuliner sesungguhnya. Anda bisa menemukan segala hal mulai dari Khao Pad (nasi goreng), Moo Ping (sate babi manis), hingga berbagai macam dessert seperti Mango Sticky Rice. Atmosfer di pasar malam saat pekan MotoGP sangat meriah, sering kali dipenuhi oleh para kru mekanik dan penggemar balap dari seluruh dunia yang membaur jadi satu.

Tips Kulineran Saat Nonton MotoGP Thailand 2026:

  • Bawa Uang Tunai: Meskipun beberapa tempat menerima pembayaran digital, sebagian besar pedagang kaki lima di Buriram lebih memilih uang tunai (Thai Baht).
  • Perhatikan Tingkat Pedas: Kata “Phet” berarti pedas. Jika Anda tidak kuat pedas, selalu katakan “Mai Phet” (tidak pedas) atau “Phet Nit Noy” (pedas sedikit). Cabai di Isan terkenal sangat kuat!
  • Hidrasi adalah Kunci: Selalu bawa air mineral. Banyaknya bumbu asin dan pedas pada kuliner Buriram bisa membuat Anda cepat haus di tengah cuaca panas.
  • Kebersihan: Pilihlah kedai yang ramai dikunjungi warga lokal untuk menjamin kesegaran bahan makanannya.

Baca juga:Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Raih Juara Nasional Lomba Videografi di IPB University 2026

Kesimpulan

Menonton MotoGP Thailand 2026 di Buriram bukan hanya tentang siapa yang berdiri di podium tertinggi, tapi juga tentang petualangan rasa yang Anda temui di setiap sudut kota. Dari sensasi “Bakso Berdiri” Lisa hingga pedasnya Som Tum Isan, kuliner Buriram akan memberikan warna tersendiri dalam perjalanan Anda. Pastikan Anda mencoba setidaknya tiga dari rekomendasi di atas untuk melengkapi pengalaman Anda di Negeri Gajah Putih.

penulis:bagas

Post Comment