Daftar Isi
Subnetting merupakan konsep dasar yang wajib dipahami oleh siapa saja yang ingin berkecimpung di dunia jaringan komputer. Subnetting Class B sering menjadi materi yang paling menantang bagi pemula karena melibatkan perhitungan bit, subnet mask, serta pembagian jaringan menjadi beberapa subnet. Namun, dengan latihan yang tepat dan pemahaman konsep yang benar, subnetting Class B bisa dipahami dengan cepat.
Baca juga:Strategi Cepat Menyelesaikan Contoh Soal Kilometer dengan
Artikel ini menyajikan latihan soal subnetting Class B untuk pemula lengkap dengan jawaban. Materi disusun secara bertahap dari level dasar hingga menengah agar cocok untuk pemula yang baru belajar subnetting. Selain itu, artikel ini juga SEO friendly sehingga mudah ditemukan oleh siswa, mahasiswa, atau teknisi jaringan yang sedang mencari referensi belajar subnetting Class B.
Apa Itu Subnetting Class B?
Subnetting adalah proses membagi sebuah jaringan besar menjadi beberapa jaringan kecil (subnet). Tujuannya adalah untuk mengatur jaringan lebih efisien, meningkatkan keamanan, serta mempermudah manajemen jaringan.
Class B adalah salah satu kelas IP address dengan rentang 128.0.0.0 hingga 191.255.255.255. Default subnet mask Class B adalah 255.255.0.0 atau /16. Artinya, 16 bit pertama digunakan untuk network ID dan 16 bit sisanya untuk host ID.
Pada subnetting Class B, kita meminjam beberapa bit dari bagian host untuk dijadikan subnet. Semakin banyak bit yang dipinjam, maka jumlah subnet akan semakin banyak, namun jumlah host per subnet akan semakin sedikit.
Cara Cepat Menghitung Subnetting Class B
Sebelum masuk ke latihan soal, berikut rumus dasar yang harus dipahami:
- Menentukan jumlah subnet
Jumlah subnet = 2^n
n adalah jumlah bit yang dipinjam dari host. - Menentukan jumlah host per subnet
Jumlah host per subnet = 2^h − 2
h adalah jumlah bit host yang tersisa setelah peminjaman. - Menentukan subnet mask
Subnet mask default Class B adalah /16.
Jika meminjam n bit, maka subnet mask menjadi / (16 + n). - Menentukan increment (nilai loncatan)
Increment ditentukan dari nilai subnet mask pada oktet yang dipinjam.
Contoh: /18 berarti subnet mask 255.255.192.0, sehingga increment = 64.
Dengan memahami rumus di atas, pemula akan lebih mudah menyelesaikan soal subnetting Class B.
Latihan Soal Subnetting Class B untuk Pemula + Jawaban
Berikut latihan soal yang disusun dari level dasar hingga menengah.
Soal 1
Diberikan IP address 172.16.0.0/16. Jika ingin dibuat 2 subnet, berapa subnet mask dan range IP setiap subnet
Jawaban
2 subnet berarti meminjam 1 bit (2^1 = 2).
Subnet mask = /17 atau 255.255.128.0
Increment pada oktet ketiga = 128
Subnet 1:
Network ID: 172.16.0.0/17
Range: 172.16.0.1 – 172.16.127.254
Broadcast: 172.16.127.255
Subnet 2:
Network ID: 172.16.128.0/17
Range: 172.16.128.1 – 172.16.255.254
Broadcast: 172.16.255.255
Soal 2
IP 172.20.0.0/16 ingin dibuat 4 subnet. Tentukan subnet mask dan jumlah host per subnet
Jawaban
4 subnet berarti meminjam 2 bit (2^2 = 4)
Subnet mask = /18 atau 255.255.192.0
Host bit tersisa = 14
Jumlah host per subnet = 2^14 − 2 = 16382
Soal 3
Diberikan IP 172.18.0.0/16. Jika subnet mask yang digunakan 255.255.224.0, berapa jumlah subnet dan host per subnet
Jawaban
255.255.224.0 = /19
Bit yang dipinjam = 3
Jumlah subnet = 2^3 = 8
Host bit tersisa = 13
Host per subnet = 2^13 − 2 = 8190
Soal 4
IP 172.25.0.0/16 disubnet menjadi 8 subnet. Tentukan range IP subnet pertama
Jawaban
8 subnet berarti meminjam 3 bit
Subnet mask = /19 atau 255.255.224.0
Increment = 32
Subnet pertama:
Network ID: 172.25.0.0/19
Range: 172.25.0.1 – 172.25.31.254
Broadcast: 172.25.31.255
Soal 5
IP 172.30.0.0/16 ingin dibuat 16 subnet. Tentukan subnet mask dan range subnet ke-5
Jawaban
16 subnet berarti meminjam 4 bit
Subnet mask = /20 atau 255.255.240.0
Increment = 16
Subnet ke-5 berarti subnet nomor 4 jika mulai dari 0 (0,1,2,3,4)
Network ID subnet ke-5: 172.30.(4×16).0 = 172.30.64.0/20
Range: 172.30.64.1 – 172.30.79.254
Broadcast: 172.30.79.255
Soal 6
IP 172.16.0.0/16 disubnet menjadi /22. Berapa jumlah subnet dan host per subnet
Jawaban
/22 berarti meminjam 6 bit (22 − 16 = 6)
Jumlah subnet = 2^6 = 64
Host bit tersisa = 10
Host per subnet = 2^10 − 2 = 1022
Soal 7
IP 172.19.0.0/16 disubnet menjadi /23. Tentukan jumlah subnet dan increment
Jawaban
/23 berarti meminjam 7 bit
Jumlah subnet = 2^7 = 128
Subnet mask /23 = 255.255.254.0
Increment = 2 (pada oktet ketiga)
Soal 8
IP 172.22.0.0/16 disubnet menjadi /21. Tentukan range subnet ke-3
Jawaban
/21 berarti meminjam 5 bit
Subnet mask = 255.255.248.0
Increment = 8
Subnet ke-3 (mulai dari 0):
Subnet 0: 172.22.0.0
Subnet 1: 172.22.8.0
Subnet 2: 172.22.16.0
Subnet 3: 172.22.24.0
Range subnet ke-3:
172.22.24.1 – 172.22.31.254
Broadcast: 172.22.31.255
Soal 9
IP 172.21.0.0/16 disubnet menjadi /18. Tentukan jumlah host per subnet
Jawaban
/18 berarti meminjam 2 bit
Host bit tersisa = 14
Host per subnet = 2^14 − 2 = 16382
Soal 10
IP 172.17.0.0/16 ingin dibuat 3 subnet. Apakah bisa dilakukan? Jelaskan
Jawaban
Tidak bisa dibuat 3 subnet karena jumlah subnet harus berbentuk 2^n (1,2,4,8,16,32,…)
Namun bisa dibuat 4 subnet dan menggunakan 3 subnet saja atau membuat 2 subnet sesuai kebutuhan.
Tips Cepat Belajar Subnetting Class B untuk Pemula
Untuk pemula, subnetting Class B terasa sulit karena melibatkan perhitungan bit. Berikut tips agar belajar subnetting lebih cepat:
Pahami konsep dasar IP dan subnet mask.
Latihan soal secara rutin untuk membiasakan pola perhitungan.
Gunakan tabel subnet (subnetting chart) untuk mempercepat.
Pelajari konsep increment pada oktet yang dipinjam.
Selalu tentukan dulu jumlah bit yang dipinjam dan jumlah host yang dibutuhkan.
Kesimpulan
Subnetting Class B adalah materi penting bagi pemula yang ingin memahami jaringan komputer. Dengan latihan soal subnetting Class B untuk pemula dan jawaban di atas, Anda dapat meningkatkan pemahaman konsep subnetting secara bertahap. Kunci utama adalah memahami cara menghitung subnet mask, jumlah subnet, host per subnet, dan range IP.
Penulis:Loveytha


Post Comment