Kemampuan memahami teks secara utuh tidak hanya bergantung pada penguasaan kosakata, tetapi juga pada pemahaman struktur keterkaitan antar kalimat. Salah satu elemen terpenting dalam keterpaduan teks (kohesi) adalah penggunaan kata rujukan atau pronomina. Bagi siswa SMP dan SMA, materi ini merupakan pilar utama dalam ujian Literasi Bahasa Indonesia, baik dalam asesmen nasional maupun ujian masuk perguruan tinggi.
Memahami kata rujukan berarti mampu melacak jejak informasi. Tanpa kemampuan ini, seorang pembaca akan kehilangan arah saat menghadapi teks yang kompleks. Artikel ini hadir sebagai panduan praktis sekaligus bank soal untuk mengasah ketajaman logika bahasa Anda dalam menentukan kata rujukan.
Memahami Konsep Kata Rujukan dan Pronomina
Kata rujukan adalah kata yang digunakan untuk merujuk pada bagian teks sebelumnya (anaforis) atau sesudahnya (kataforis). Fungsinya sangat krusial, yaitu menghindari pengulangan kata yang sama secara terus-menerus yang dapat membuat teks menjadi kaku dan tidak efektif.
Dalam tata bahasa Indonesia, kata rujukan sering kali berbentuk pronomina atau kata ganti. Berikut adalah klasifikasi yang perlu Anda kuasai sebelum mengerjakan latihan soal:
1. Pronomina Persona (Kata Ganti Orang) Digunakan untuk merujuk pada subjek manusia atau makhluk yang dipersonifikasi.
- Tunggal: Aku, saya, kamu, ia, dia, beliau.
- Jamak: Kami, kita, kalian, mereka.
2. Pronomina Penunjuk (Kata Ganti Benda/Hal) Digunakan untuk merujuk pada objek, konsep, atau peristiwa tertentu.
- Ini: Merujuk pada sesuatu yang dekat dengan penulis atau baru saja disebutkan.
- Itu: Merujuk pada sesuatu yang sudah agak jauh atau sebagai simpulan ide.
- Tersebut/Demikian: Merujuk pada informasi yang telah dipaparkan secara detail.
3. Pronomina Tempat Digunakan untuk merujuk pada lokasi atau posisi ruang.
- Sini, situ, sana.
Strategi Analisis Menemukan Rujukan yang Tepat
Sebelum terjun ke latihan soal, gunakan strategi “Substitusi Silang” berikut ini:
- Temukan Kata Rujukan: Tandai kata seperti ia, mereka, itu, tersebut, atau sana.
- Lacak Kalimat Sebelumnya: Bacalah satu atau dua kalimat tepat sebelum kata tersebut muncul.
- Uji Coba: Gantikan kata rujukan tersebut dengan pilihan jawaban Anda. Jika kalimat tersebut tetap memiliki makna yang logis dan nyambung dengan kalimat sebelumnya, maka jawaban Anda benar.
Latihan Soal Kata Rujukan (Pronomina) Tingkat SMP
Soal 1 “Paman sedang memperbaiki sepeda motor di garasi. Ia tampak sangat serius mengutak-atik bagian mesin yang rusak.” Kata Ia pada kalimat di atas merujuk pada… A. Sepeda motor B. Garasi C. Mesin D. Paman
Pembahasan: Kata “Ia” adalah kata ganti orang ketiga tunggal yang merujuk pada subjek pelaku dalam kalimat pertama. Jawaban: D
Soal 2 “Sampah plastik tidak dapat terurai dalam waktu singkat. Oleh karena itu, kita harus mulai mengurangi penggunaannya.” Kata itu merujuk pada… A. Sampah plastik B. Waktu singkat C. Fakta bahwa sampah plastik tidak dapat terurai dalam waktu singkat D. Pengurangan penggunaan plastik
Pembahasan: Kata “itu” dalam frasa “oleh karena itu” merujuk pada alasan atau pernyataan utuh di kalimat sebelumnya. Jawaban: C
Soal 3 “Anak-anak bermain bola di lapangan sekolah. Di sana, mereka menghabiskan waktu sore dengan penuh keceriaan.” Kata sana merujuk pada… A. Anak-anak B. Lapangan sekolah C. Bola D. Waktu sore
Pembahasan: “Sana” merupakan pronomina tempat yang menunjuk pada lokasi “lapangan sekolah”. Jawaban: B
Soal 4 “Roni dan Andi adalah sahabat karib sejak kecil. Mereka selalu berangkat ke sekolah bersama-sama.” Kata Mereka merujuk pada… A. Sahabat karib B. Sekolah C. Roni dan Andi D. Sejak kecil
Pembahasan: “Mereka” adalah kata ganti orang ketiga jamak yang merujuk pada dua subjek yaitu Roni dan Andi. Jawaban: C
Soal 5 “Ibu membeli buah apel dan jeruk di pasar. Buah-buah tersebut akan dijadikan bahan salad untuk acara arisan.” Kata tersebut merujuk pada… A. Ibu B. Pasar C. Acara arisan D. Buah apel dan jeruk
Pembahasan: Kata “tersebut” menunjuk pada objek benda yang spesifik disebutkan sebelumnya. Jawaban: D
Latihan Soal Kata Rujukan (Pronomina) Tingkat SMA
Pada tingkat SMA, soal rujukan biasanya menggunakan teks yang lebih panjang dan rujukan yang merujuk pada gagasan kompleks (abstraksi).
Soal 6 “Pemanasan global mengakibatkan mencairnya es di kutub utara. Fenomena ini berdampak pada kenaikan permukaan air laut secara signifikan.” Frasa Fenomena ini merujuk pada… A. Es di kutub utara B. Mencairnya es di kutub utara akibat pemanasan global C. Permukaan air laut D. Pemanasan global saja
Pembahasan: “Ini” merujuk pada proses atau kejadian utuh (fenomena) yang dijelaskan pada kalimat sebelumnya. Jawaban: B
Soal 7 “Pemerintah baru saja mengeluarkan kebijakan tentang pajak digital. Langkah demikian diambil untuk menciptakan keadilan bagi pelaku usaha lokal.” Kata demikian merujuk pada… A. Pelaku usaha lokal B. Keadilan ekonomi C. Kebijakan pajak digital yang dikeluarkan pemerintah D. Pajak secara umum
Pembahasan: “Demikian” merujuk pada tindakan atau langkah yang baru saja dipaparkan di kalimat awal. Jawaban: C
Soal 8 “Vaksinasi massal terus digalakkan di berbagai daerah. Hal tersebut dilakukan demi mencapai kekebalan kelompok dalam waktu cepat.” Frasa Hal tersebut merujuk pada… A. Kekebalan kelompok B. Berbagai daerah C. Waktu cepat D. Penggalakan vaksinasi massal
Pembahasan: “Hal tersebut” merujuk pada aktivitas atau upaya yang menjadi subjek utama pembicaraan. Jawaban: D
Soal 9 “Teknologi kecerdasan buatan (AI) berkembang sangat pesat. Ia mampu memproses data dalam jumlah besar hanya dalam hitungan detik.” Kata Ia merujuk pada… A. Data B. Hitungan detik C. Teknologi kecerdasan buatan (AI) D. Jumlah besar
Pembahasan: “Ia” di sini digunakan untuk mempersonifikasi teknologi AI sebagai subjek tunggal yang melakukan tindakan memproses data. Jawaban: C
Soal 10 “Rencana pembangunan ibu kota baru terus menuai pro dan kontra. Masalahnya terletak pada besarnya anggaran yang dibutuhkan di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu.” Kata -nya pada kata masalahnya merujuk pada… A. Situasi ekonomi B. Anggaran pembangunan C. Ibu kota baru D. Rencana pembangunan ibu kota baru
Pembahasan: Akhiran “-nya” berfungsi merujuk pada topik pembicaraan utama yang sedang dibahas permasalahannya. Jawaban: D
Pentingnya Menguasai Kata Rujukan untuk Literasi
Kemampuan menentukan kata rujukan bukan sekadar urusan tata bahasa, melainkan inti dari literasi kritis. Dalam teks ilmiah atau berita, rujukan sering kali digunakan untuk menyembunyikan atau memperhalus subjek. Dengan memahami rujukan, Anda bisa:
- Mendeteksi Ambiguitas: Mengetahui siapa yang sebenarnya melakukan tindakan dalam kalimat yang panjang.
- Meningkatkan Kecepatan Membaca: Anda tidak perlu membaca ulang seluruh paragraf jika sudah memahami siapa atau apa yang dimaksud oleh kata “ia” atau “hal itu”.
- Menulis dengan Lebih Efektif: Anda dapat menyusun kalimat yang tidak membosankan namun tetap jelas maknanya.
Kesimpulan
Berlatih soal kata rujukan secara rutin akan mempertajam kemampuan kognitif Anda dalam memproses informasi. Baik Anda siswa SMP maupun SMA, penguasaan pronomina adalah modal besar untuk menaklukkan berbagai jenis teks, dari narasi hingga eksposisi. Gunakan teknik substitusi dan fokuslah pada konteks kalimat untuk menemukan rujukan yang tepat.
Penulis: Marfel nur hidayat



Post Comment