50+ Contoh Soal Makna Imbuhan (Awalan, Akhiran, Sisipan, Konfiks) dan Kunci Jawaban

Memahami makna imbuhan merupakan salah satu materi penting dalam pelajaran Bahasa Indonesia, baik untuk jenjang SD, SMP, SMA, hingga persiapan ujian seperti AKM, ujian sekolah, maupun tes masuk kerja. Imbuhan atau afiks berperan besar dalam membentuk kata baru serta mengubah makna dan fungsi kata dasar. Oleh karena itu, latihan soal makna imbuhan sangat diperlukan agar siswa lebih terampil dalam mengidentifikasi arti kata berimbuhan secara tepat.

Artikel ini menyajikan lebih dari 50 contoh soal makna imbuhan yang mencakup awalan, akhiran, sisipan, dan konfiks lengkap dengan kunci jawaban. Materi ini dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri, latihan ujian, maupun referensi guru dalam menyusun soal.

baca juga:Doa Buka Puasa dan Amalan Baik Selama Bulan Puasa

Pengertian Imbuhan dalam Bahasa Indonesia

Imbuhan adalah bunyi atau bentuk yang ditambahkan pada kata dasar untuk membentuk kata baru. Dalam kajian tata bahasa yang dibakukan melalui pedoman resmi dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, imbuhan disebut juga sebagai afiks. Penulisan dan penggunaan imbuhan mengacu pada kaidah yang tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.

🔖 Baca juga:
Makalah dan Contoh Soal Rekonsiliasi Bank Lengkap dengan Pembahasan Terbaru

Secara umum, imbuhan dalam Bahasa Indonesia dibagi menjadi empat jenis, yaitu awalan (prefiks), akhiran (sufiks), sisipan (infiks), dan konfiks (gabungan awalan dan akhiran).

Jenis-Jenis Imbuhan dan Maknanya

Awalan (Prefiks)

Awalan adalah imbuhan yang diletakkan di depan kata dasar. Contoh awalan antara lain me-, ber-, ter-, di-, ke-, dan pe-. Awalan dapat mengubah makna kata dasar maupun kelas katanya.

Contoh makna awalan:
me- menyatakan melakukan suatu tindakan, misalnya membaca berarti melakukan kegiatan baca.
ber- menyatakan memiliki atau melakukan, misalnya bersepeda berarti melakukan kegiatan menggunakan sepeda.
ter- menyatakan paling atau tidak sengaja, misalnya tertinggi berarti paling tinggi.
di- menyatakan bentuk pasif, misalnya ditulis berarti dikenai tindakan menulis.

Akhiran (Sufiks)

Akhiran adalah imbuhan yang diletakkan di akhir kata dasar, seperti -kan, -i, -an, dan -nya.

Contoh makna akhiran:
-kan menyatakan menyebabkan atau menjadikan.
-i menyatakan memberi atau melakukan berulang.
-an menyatakan hasil atau tempat.
-nya menyatakan kepunyaan atau penegasan.

Sisipan (Infiks)

Sisipan adalah imbuhan yang disisipkan di tengah kata dasar. Contohnya -el-, -em-, dan -er-. Penggunaan sisipan tidak sebanyak awalan dan akhiran, tetapi tetap penting dipahami.

Contoh:
telunjuk berasal dari tunjuk
gemetar berasal dari getar

Konfiks

Konfiks adalah gabungan awalan dan akhiran yang digunakan secara bersamaan, seperti ke-an, pe-an, per-an, ber-an.

Contoh:
kebaikan (ke- -an)
perjalanan (per- -an)
berlarian (ber- -an)

50+ Contoh Soal Makna Imbuhan dan Kunci Jawaban

Berikut kumpulan soal pilihan ganda tentang makna imbuhan.

Soal 1
Makna imbuhan me- pada kata membaca adalah
A. dikenai tindakan baca
B. melakukan tindakan baca
C. tempat untuk membaca
D. hasil membaca

Jawaban: B

Soal 2
Makna imbuhan ber- pada kata berlari adalah
A. memiliki lari
B. melakukan kegiatan lari
C. dikenai lari
D. tempat lari

Jawaban: B

Soal 3
Kata tertinggi mengandung makna
A. paling tinggi
B. sedang tinggi
C. akan tinggi
D. diberi tinggi

Jawaban: A

Soal 4
Makna imbuhan di- pada kata ditulis adalah
A. melakukan tulisan
B. paling tulis
C. dikenai tindakan menulis
D. tempat menulis

Jawaban: C

Soal 5
Makna akhiran -an pada kata makanan adalah
A. proses makan
B. tempat makan
C. hasil dari makan
D. pelaku makan

Jawaban: C

Soal 6
Makna konfiks ke-an pada kata kedinginan adalah
A. tempat dingin
B. terlalu dingin
C. mengalami keadaan dingin
D. membuat dingin

Jawaban: C

Soal 7
Makna imbuhan pe- pada kata penjual adalah
A. orang yang menjual
B. tempat menjual
C. hasil menjual
D. proses menjual

Jawaban: A

Soal 8
Kata perjalanan mengandung makna
A. orang yang berjalan
B. proses atau hal berjalan
C. tempat berjalan
D. alat berjalan

Jawaban: B

Soal 9
Makna imbuhan -i pada kata mengisi adalah
A. melakukan isi berulang atau memberi isi
B. tempat isi
C. hasil isi
D. pelaku isi

Jawaban: A

Soal 10
Makna imbuhan -kan pada kata membukakan adalah
A. melakukan buka untuk orang lain
B. tempat buka
C. hasil buka
D. paling buka

Jawaban: A

Soal 11
Makna ber- pada kata bersedih adalah melakukan perasaan sedih
Jawaban: Benar

Soal 12
Makna ter- pada kata terjatuh adalah tidak sengaja jatuh
Jawaban: Benar

Soal 13
Makna ke-an pada kata kebersihan adalah hal atau keadaan bersih
Jawaban: Benar

Soal 14
Makna pe-an pada kata pendaftaran adalah proses mendaftar
Jawaban: Benar

Soal 15
Makna per-an pada kata peraturan adalah hal yang mengatur
Jawaban: Benar

Lanjutan Soal 16–55 (Ringkas)

  1. Membacakan → melakukan baca untuk orang lain (Jawaban benar)
  2. Dibelikan → dikenai tindakan membeli (Benar)
  3. Berjualan → melakukan kegiatan jual (Benar)
  4. Terbuka → sudah dalam keadaan terbuka (Benar)
  5. Kejatuhan → mengalami jatuh (Benar)
  6. Pelari → orang yang berlari (Benar)
  7. Tulisan → hasil tulis (Benar)
  8. Kecantikan → keadaan cantik (Benar)
  9. Perbaikan → proses memperbaiki (Benar)
  10. Bertabrakan → saling tabrak (Benar)
  11. Memasuki → melakukan masuk ke (Benar)
  12. Mengantarkan → membawa sampai tujuan (Benar)
  13. Kedatangan → proses datang (Benar)
  14. Bertebaran → tersebar banyak (Benar)
  15. Tercapai → sudah berhasil dicapai (Benar)
  16. Penulisan → proses menulis (Benar)
  17. Pembelajaran → proses belajar (Benar)
  18. Kerajinan → hasil rajin atau benda hasil karya (Benar)
  19. Perjalanan → proses berjalan (Benar)
  20. Kemerdekaan → keadaan merdeka (Benar)
  21. Pelatihan → proses melatih (Benar)
  22. Kegagalan → keadaan gagal (Benar)
  23. Berlarian → melakukan lari berulang (Benar)
  24. Terlihat → dapat dilihat (Benar)
  25. Dipukuli → dikenai pukul berulang (Benar)
  26. Membelikan → membeli untuk orang lain (Benar)
  27. Perumahan → tempat rumah-rumah (Benar)
  28. Kekurangan → keadaan kurang (Benar)
  29. Pengiriman → proses mengirim (Benar)
  30. Keterlambatan → keadaan terlambat (Benar)
  31. Pekerjaan → hal yang dikerjakan (Benar)
  32. Berpikiran → memiliki pikiran (Benar)
  33. Terambil → sudah diambil (Benar)
  34. Perkantoran → tempat kantor (Benar)
  35. Kepanasan → mengalami rasa panas (Benar)
  36. Penglihatan → proses melihat (Benar)
  37. Pendapatan → hasil mendapat (Benar)
  38. Kebaikan → sifat baik (Benar)
  39. Bertuliskan → memiliki tulisan (Benar)
  40. Terjatuh → tidak sengaja jatuh (Benar)

Tips Mengerjakan Soal Makna Imbuhan

Pertama, pahami arti kata dasar sebelum melihat imbuhannya. Kedua, kenali fungsi masing-masing jenis imbuhan. Ketiga, perhatikan konteks kalimat jika soal berbentuk paragraf. Keempat, sering berlatih dengan berbagai variasi soal pilihan ganda maupun isian.

baca juga:Membanggakan ! Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Kampus Terbaik di Lampung Jadi Speaker di Forum Internasional ASEAN Intel Student Forum Filipina

Kesimpulan

Materi makna imbuhan merupakan bagian penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan memahami fungsi awalan, akhiran, sisipan, dan konfiks, siswa dapat lebih mudah menafsirkan arti kata serta meningkatkan kemampuan literasi. Latihan 50+ contoh soal makna imbuhan dan kunci jawaban di atas dapat menjadi referensi efektif untuk persiapan ujian sekolah maupun tes akademik lainnya.

penulis:septa

Post Comment