Deret geometri tak hingga merupakan salah satu materi krusial dalam matematika, khususnya pada jenjang SMA dan persiapan ujian masuk perguruan tinggi. Memahami konsep ini bukan sekadar menghafal rumus, melainkan memahami bagaimana sebuah penjumlahan angka yang tidak pernah berhenti justru bisa menghasilkan sebuah angka yang pasti atau konstan.
Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas apa itu deret geometri tak hingga, perbedaan antara deret konvergen dan divergen, hingga pembahasan berbagai variasi soal yang sering muncul dalam ujian.
Apa Itu Deret Geometri Tak Hingga?
Deret geometri tak hingga adalah penjumlahan suku-suku pada barisan geometri yang banyaknya tidak terbatas (n = โ). Secara umum, barisan geometri memiliki ciri khas berupa rasio (r) yang tetap antar sukunya.
Struktur umum deretnya adalah:
$a + ar + ar^2 + ar^3 + \dots$
Jenis-Jenis Deret Tak Hingga
Sebelum masuk ke contoh soal, Anda harus memahami dua kategori utama deret ini:
- Deret Konvergen: Deret yang memiliki jumlah total yang terukur atau terbatas. Ini terjadi jika rasio ($r$) berada di antara -1 dan 1 ($-1 < r < 1$). Pada deret inilah kita bisa menggunakan rumus jumlah tak hingga.
- Deret Divergen: Deret yang jumlahnya terus membesar atau mengecil tanpa batas sehingga tidak bisa ditentukan jumlah pastinya. Ini terjadi jika $|r| \geq 1$.
baca juga:Contoh Soal USBN SMP PAI Sesuai Kisi-Kisi Resmi dan
Rumus Utama Deret Geometri Tak Hingga
Untuk mencari jumlah dari deret geometri tak hingga yang konvergen, kita menggunakan rumus yang sangat sederhana namun sakti:
$$S_{\infty} = \frac{a}{1 – r}$$
Keterangan:
- $S_{\infty}$ = Jumlah deret geometri tak hingga
- $a$ = Suku pertama
- $r$ = Rasio (didapat dari $\frac{U_2}{U_1}$)
Contoh Soal 1: Menghitung Jumlah Deret Standar
Ini adalah tipe soal dasar yang sering muncul untuk menguji pemahaman awal Anda terhadap rumus.
Pertanyaan:
Tentukan jumlah dari deret geometri berikut: $18 + 6 + 2 + \frac{2}{3} + \dots$
Pembahasan:
Langkah pertama adalah mengidentifikasi variabel yang diketahui.
- Suku pertama ($a$) = 18
- Rasio ($r$) = $\frac{6}{18} = \frac{1}{3}$
Karena $r = \frac{1}{3}$ berada di rentang $-1 < r < 1$, maka deret ini adalah konvergen.
Penyelesaian:
$S_{\infty} = \frac{a}{1 – r}$
$S_{\infty} = \frac{18}{1 – \frac{1}{3}}$
$S_{\infty} = \frac{18}{\frac{2}{3}}$
$S_{\infty} = 18 \times \frac{3}{2}$
$S_{\infty} = 9 \times 3 = 27$
Jadi, jumlah dari deret tersebut adalah 27.
Contoh Soal 2: Mencari Suku Pertama Jika Jumlah Diketahui
Terkadang, soal membalik logika dengan memberikan hasil jumlahnya dan meminta Anda mencari elemen di dalam deret tersebut.
Pertanyaan:
Sebuah deret geometri tak hingga memiliki rasio $\frac{3}{4}$ dan jumlah totalnya adalah 80. Berapakah suku pertama dari deret tersebut?
Pembahasan:
- $S_{\infty} = 80$
- $r = \frac{3}{4}$
Penyelesaian:
$S_{\infty} = \frac{a}{1 – r}$
$80 = \frac{a}{1 – \frac{3}{4}}$
$80 = \frac{a}{\frac{1}{4}}$
$a = 80 \times \frac{1}{4}$
$a = 20$
Jadi, suku pertama dari deret tersebut adalah 20.
Contoh Soal 3: Deret Tak Hingga dengan Suku Genap dan Ganjil
Variasi soal ini sering muncul di soal SBMPTN atau Olimpiade. Anda diminta memisahkan suku-suku pada posisi ganjil dan genap.
Pertanyaan:
Diketahui deret geometri tak hingga memiliki jumlah 15. Jika jumlah suku-suku pada nomor ganjil adalah 9, tentukan rasio deret tersebut.
Pembahasan:
Dalam deret tak hingga:
- $S_{\infty} = S_{\text{ganjil}} + S_{\text{genap}}$
- $r = \frac{S_{\text{genap}}}{S_{\text{ganjil}}}$
Diketahui:
- $S_{\infty} = 15$
- $S_{\text{ganjil}} = 9$
Maka:
$S_{\text{genap}} = S_{\infty} – S_{\text{ganjil}}$
$S_{\text{genap}} = 15 – 9 = 6$
Mencari Rasio ($r$):
$r = \frac{S_{\text{genap}}}{S_{\text{ganjil}}}$
$r = \frac{6}{9}$
$r = \frac{2}{3}$
Jadi, rasio dari deret tersebut adalah 2/3.
Contoh Soal 4: Penerapan Soal Cerita (Pantulan Bola)
Ini adalah aplikasi paling populer dari deret geometri tak hingga dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menghitung panjang lintasan bola yang memantul.
Pertanyaan:
Sebuah bola tenis dijatuhkan dari ketinggian 10 meter. Setiap kali menyentuh lantai, bola memantul kembali dengan ketinggian $\frac{3}{4}$ dari ketinggian sebelumnya. Berapakah panjang lintasan total bola sampai berhenti?
Pembahasan:
Ada dua cara untuk menyelesaikan soal ini.
Cara Manual:
Lintasan bola terdiri dari lintasan turun dan lintasan naik.
- Lintasan turun: $10 + 7.5 + \dots$ (ini adalah $S_{\infty}$)
- Lintasan naik: $7.5 + 5.625 + \dots$ (ini juga $S_{\infty}$ tapi suku pertamanya adalah pantulan pertama)
Cara Cepat (Rumus Praktis):
Jika bola dijatuhkan dari ketinggian $h$ dan memantul dengan rasio $\frac{b}{c}$, maka panjang lintasan total ($L$) adalah:
$$L = h \times \frac{c + b}{c – b}$$
Diketahui:
- $h = 10$
- Rasio = $\frac{3}{4}$ (maka $b=3, c=4$)
Penyelesaian:
$L = 10 \times \frac{4 + 3}{4 – 3}$
$L = 10 \times \frac{7}{1}$
$L = 70$
Jadi, panjang lintasan total bola tersebut adalah 70 meter.
Contoh Soal 5: Mencari Rasio dari Deret yang Berkurang
Pertanyaan:
Tentukan rasio dari sebuah deret geometri tak hingga jika diketahui suku pertamanya adalah 12 dan jumlah seluruh sukunya adalah 4.
Pembahasan:
- $a = 12$
- $S_{\infty} = 4$
Penyelesaian:
$S_{\infty} = \frac{a}{1 – r}$
$4 = \frac{12}{1 – r}$
$1 – r = \frac{12}{4}$
$1 – r = 3$
$-r = 3 – 1$
$-r = 2$
$r = -2$
Analisis Penting:
Perhatikan bahwa hasilnya adalah $r = -2$. Secara matematis, kita mendapatkan angka tersebut. Namun, perlu diingat kembali syarat deret konvergen adalah $-1 < r < 1$. Karena $-2$ tidak berada dalam rentang tersebut, maka deret ini sebenarnya bersifat divergen dan secara teknis jumlahnya tidak akan “berhenti” di angka 4 dalam konteks nyata deret positif. Namun, jika ini adalah soal pilihan ganda matematis murni, jawabannya adalah -2.
Tips Menguasai Deret Geometri Tak Hingga
- Cek Rasio Terlebih Dahulu: Sebelum menghitung, pastikan rasio berada di antara -1 dan 1. Jika rasio lebih besar dari 1, jawabannya adalah tak terhingga ($\infty$).
- Hati-hati dengan Soal Bola: Perhatikan apakah bola “dijatuhkan” atau “dilemparkan ke atas”. Jika dilemparkan ke atas, lintasan naik dan turun dimulai dari titik yang sama (hasilnya tinggal dikali 2 dari $S_{\infty}$).
- Sederhanakan Pecahan: Soal deret tak hingga seringkali melibatkan banyak pecahan. Kemampuan menyederhanakan pecahan akan sangat mempercepat waktu pengerjaan Anda.
baca juga:Contoh Soal USBN SMP PAI Sesuai Kisi-Kisi Resmi dan
Kesimpulan
Deret geometri tak hingga adalah konsep yang elegan dalam matematika. Dengan rumus $S_{\infty} = \frac{a}{1 – r}$, kita bisa memecahkan berbagai persoalan mulai dari angka murni hingga dinamika fisik seperti pantulan bola. Kunci utama dalam mengerjakan soal-soal ini adalah ketelitian dalam menentukan suku pertama ($a$) dan rasio ($r$).


Post Comment